
Pagi hari menyapa Rora sudah bersiap pergi ke sekolah begitu juga dengan Erland dan Jasmine yang sudah rapi akan pergi ke kediaman Gazella dan Deffin karna mereka sudah mendapatkan alamat nya dari Angkasa.
"Mommy dan daddy mau kemana sudah rapi"tanya Rora.
"Ke rumah Queen kakak mu sudah berangkat duluan ke sana"ucap Jasmine seketika wajah Rora berubah.
"Ck masih pagi juga"ucap Rora ketus.
"Kau kenapa belum berangkat sekolah"tanya Jasmine.
"Ini mau berangkat mom"ucap Rora berjalan keluar rumah mengendarai motor nya setidak nya sekarang ia tak menggunakan angkot lagi ke sekolah.
__ADS_1
Aku akan beritahu Devan jika Dia sudah menikah dan memiliki anak pasti Devan akan melihat ku dan tak menonak ku lagi,batin Rora melajukan motor nya ke sekolah lama nya.
Tiba di sana kebetulan yang pas mobil Devan ingin masuk ke dalam dengan cepat Rora berhenti di depan mobil milik Devan membuat Devan mengerem mendadak juga.
"Kau gila"ucap Devan ketus membuka kaca mobil nya menatap tajam Rora.
"Ya aku gila"ucap Rora turun dari motor nya menghampiri Devan.
"Ada yang ingin aku katakan dan ini sangat penting"ucap Rora setelah berada di samping mobil Devan.
"Kau masih menunggu adik ku itu bukan"tanya Rora.
__ADS_1
"Lebih baik kau lupakan dia saja dia sudah menikah dengan Deffin dan punya anak kalau kau tidak percaya tanyakan saja pada kak Bintang atau kak Angkasa mereka saat ini berada di rumah nya karna dia akan menetap di negara ini bersama suami dan anak nya"ucap Rora dengan senyum manis nya membuat Devan menatap Rora dengan aneh.
"Meski pun dia sudah menikah dan aku akan mencari wanita lain apa kau pikir aku akan tertarik dengan mu sayang sekali tidak malah aku muak melihat wajah mu"ucap Devan datar.
"Singkirkan motor mu itu atau akan aku tabrak satu lagi jangan temui aku lagi aku tidak ingin melihat wajah mu"tambah Devan menutup kaca mobil nya membuat senyum di wajah Rora memudar mendengar ucapan Devan.
Devan membelok kan mobil nya dan masuk ke dalam sekolah meninggalkan Rora yang diam mematung di sana menatap kepergiaan mobil Devan.
Aku pikir dengan berita itu dia akan melihat ku ternyata tidak sama sekali,tak akan aku biarkan dia dekat dengan wanita lain selain aku,batin Rora mengepalkan tangan nya segera kembali ke motor nya meninggalkan sekolah tersebut menuju ke sekolah nya sendiri.
Beda hal nya dengan Devan yang masih berada di dalam mobil setelah mendengar perkataan Rora pikiran dan hati nya masih sangat jelas mengingat ucapan Rora.
__ADS_1
Semua ini salah ku andai aku percaya dengan nya dulu semua ini pasti tidak akan terjadi kami masih dekat,sekarang dia bahkan sudah menikah dan hidup bahagia sedangkan aku,setidak nya jika tak dapat memiliki nya aku masih ingin jadi sahabat nya seperti dulu,nanti aku akan tanyakan pada kak Angkasa di mana keberadaan nya seperti nya meminta maaf atas kesalahan dulu akan jauh lebih baik,batin Devan.
Ia turun dari dalam mobil nya dengan langkah gontai menuju ke dalam kelas nya.