MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 406


__ADS_3

Keesokan hari nya sesuai dengan janji Erland pada sang kakak Friska mobil mewah keluaran terbaru sudah parkir rapi di rumah Samuel membuat Friska memekik senang.


"Kau meminta nya pada Erland"tanya Samuel pada Friska karna ia melihat anak buah Erland mengantar kan nya.


"Iya pa katanya hadiah pernikahan"ucap Friska membuat Samuel geleng kepala.


"Kenapa tidak sekalian kau meminta di belikan rumah"ucap Samuel.


"Aku sudah memiliki rumah bersama Jerry tapi aku meminta di belikan jet pribadi pada nya"ucap Friska santai.


"Astaga sayang kau menguras uang adik mu"ucap Dea melotot tak percaya mendengar permintaan putri nya tersebut.


"Biarkan saja kapan lagi menguras uang nya banyak"ucap Samuel mendukung Friska.


"Kalian berdua sama saja"ucap Dea.


"Kapan jet nya tiba"tanya Samuel.


"Belum tau pa kata nya ia akan mengubah dalam nya dulu agar nyaman"ucap Friska.


"Kalau sudah datang katakan pada papa"ucap Samuel membuat mata Friska memicing curiga.


"Untuk apa"tanya Friska.


"Untuk papa gunakan dulu pergi liburan berdua sama mama mu"ucap Samuel.


"Papa sudah tua ingin umur"ucap Friska.


"Apa salah nya papa dan mama hanya jalan-jalan saja menghabiskan waktu berdua"ucap Samuel.


"Papa minta saja pada Erland dia kan memiliki dua di sana"ucap Friska.


"Untuk papa sendiri pelit"cibir Samuel.


"Kalian kapan pindah ke rumah baru kalian"tanya Dea.


"Mama seperti mengusir kami saja"ucap Friska.


"Bukan mengusir mama hanya bertanya saja kalau bisa kalian tinggal di sini saja menemani papa dan mama jika kalian pergi rumah ini akan sepi"ucap Dea dengan wajah sedih nya.


"Ma kami kan ingin hidup mandiri jika mama kangen kan bisa datang ke rumah atau Friska dan Jerry yang akan ke sini jika libur"ucap Friska.


"Hahh kenapa kalian cepat sekali sih besar nya"ucap Dea dengan mata berkaca-kaca.


"Mama jangan sedih begini dong Friska kan masih di sini"ucap Friska memeluk Dea.


"Maklum mama mertua mu sedikit cengeng maka nya mudah menangis"ucap Jerry yang sedari tadi diam saja.


"Iya pa,,mungkin mama akan kesepian jika kami pindah"ucap Jerry menatap Dea yang menghapus air mata nya.


"Kalian sering-sering datang ke sini jika sudah pindah"ucap Samuel.

__ADS_1


"Iya pa"ucap Jerry tersenyum tipis.


Acara haru tersebut seketika heboh dengan kedatangan si kembar bersama Jasmine dan Erland.


"Nenek kenapa menangis"tanya Angkasa.


"Nenek tidak menangis hanya kelilipan saja"ucap Dea tersenyum.


"Ayo masuk ke dalam"ucap Dea mengajak mereka semua masuk ke dalam rumah.


"Kau suka mobil nya"tanya Erland merangkul pundak Friska.


"Tentu saja pasti harga nya fantastis bukan"ucap Friska terkekeh.


"Tidak masalah yang penting kau suka dengan hadiah ku"ucap Erland santai.


"Kalian tidak pergi bulan madu"tanya Jasmine pada Friska.


"Seperti nya sih tidak dia terlalu sibuk di perusahaan"cibir Jerry pada Friska membuat pasangan suami istri tersebut tertawa.


"Kau menyindir ku"tanya Friska pada Jerry.


"Tentu saja tidak aku hanya bicara pada Erland"ucap Jerry.


"Ck jika ingin pergi kalian pergi saja,,masalah pekerjaan suruh saja pada nya untuk mengerjakan nya sementara waktu"ucap Jasmine melirik Erland.


"Pekerjaan ku sudah banyak sayang"ucap Erland cepat tahu jika Jasmine melirik nya.


"Saat kita menikah kan juga tidak pergi"ucap Erland.


"Itu beda kita kan menikah nya di sana lagian aku masih kuliah dan kau sekolah tidak bisa libur maka nya tidak pergi"ucap Jasmine beralasan.


"Baiklah,,hanya seminggu tidak boleh lebih"ucap Erland mengalah.


"Aaaa terimakasih"ucap Friska berteriak senang akhir nya ia bebas dari berkas-berkas di perusahaan dan akan menikmati liburan nya.


"Kalian bersiap lah nanti agar nanti malam kalian langsung berangkat"ucap Jasmine.


"Memang nya kalian ingin ke mana"tanya Erland pada Friska.


"Aku ingin ke negara S"ucap Friska.


"Ya sudah kalian pergi saja"ucap Erland.


"Terimakasih adik ipar ku yang paling cantik"ucap Friska memeluk Jasmine.


"Lebay"dengus Jasmine namun tetap membalas pelukan sahabat sekaligus kakak ipar nya tersebut.


"Kau harus membayar ku untuk ini"bisik Erland pada Jasmine saat mereka akan masuk ke dalam.


"Untuk istri saja harus di bayar"ucap Jasmine.

__ADS_1


"Iyalah,,pekerjaan ku sudah banyak dan akan bertambah lagi karna mu jadi aku meminta bayaran agar lebih semangat lagi"ucap Erland menaik turun kan alis nya.


"Hmm"ucap Jasmine membuat senyum Erland mengembang sempurna.


Tidak masalah pekerjaan bertambah yang penting dapat jatah lebih dari istri ,urusan pekerjaan di kantor aku bisa membayar asisten ku untuk mengerjakan nya,batin Erland.


Mereka menghabis kan waktu bersama di kediaman Samuel,hingga malam menjelang di mana Friska dan Jerry akan pergi bulan madu.


"Kalian jadi pergi"tanya Dea menatap dua koper besar milik kedua nya di bawa pelayan dari lantai atas.


"Jadi lah ma mumpung ada yang mengurus perusahaan"ucap Friska.


"Kalian hati-hati di sana sering-sering hubungi mama"ucap Dea pada Friska.


"Aunty kalau pulang bawa oleh-oleh yang banyak untuk kami"ucap Galaksi pada Friska.


"Tentu saja aunty cantik kalian ini akan membawa banyak khusus untuk ketiga ponakan aunty yang ganteng"ucap Friska.


"Kalau mommy nya ingin oleh-oleh ponakan"ucap Jasmine.


"Bisa di atur"ucap Jerry.


"Doa kan saja nanti jika pulang langsung bawa ponakan"ucap Friska.


"Ohh doa ku selalu untuk mu"ucap Jasmine membuat Friska memutar bola mata nya malas.


"Kalian masih ingin bicara atau tetap di sini"tanya Erland.


"Ayo kami antar ke bandara"ucap Jasmine.


"Kalian saja yang pergi kasihan anak-anak jika di bawa"ucap Dea pada Jasmine.


"Iya papa dan mama di sini saja menjaga mereka"ucap Samuel di angguki Friska.


"Kalau begitu kami pergi dulu ma"pamit Friska dan Jerry.


"Iya,,hati-hati di sana"ucap Samuel.


"Iya pa"ucap kedua nya.


"Mommy dan daddy mengantar aunty dan ancle dulu ke bandara kalian di sini dulu yah"ucap Jasmine pada ketiga putra nya.


"Iya mom"ucap Ketiga nya.


"Mom malam ini kita tidur di sini saja besok kan kami libur"ucap Galaksi pada Jasmine.


"Tentu kita akan menginap malam ini"ucap Erland membuat ketiga nya tersenyum senang.


"Kalau begitu mommy dan daddy pergi dulu"ucap Jasmine.


Mereka pun masuk ke dalam mobil setelah berpamitan untuk mengantar pengantin baru tersebut ke bandara.

__ADS_1


__ADS_2