
Keesokan hari nya orang tua Jasmine dan Erland sudah meninggalkan rumah Jasmine karna pekerjaan yang harus di selesaikan oleh Aksa,Jasmine yang mengerti dengan pekerjaan sang daddy mengizinkan mereka semua pulang meninggalkan nya bersama ketiga putra nya.
"Apa sudah ada kabar tentang Erland"tanya Jasmine menatap kepala pelayan karna ia meminta agar selalu mengubungi Erland.
"Belum ada nona"ucap nya tidak berani menatap wajah Jasmine.
Jasmine terdiam melangkah kan kaki nya masuk ke dalam kamar anak-anak nya,tubuh nya merosot ke lantai karna belum ada kabar sama sekali dari Erland.
"Kemana kau pergi ini sudah hampir seminggu kau tidak bisa di hubungi apa kau tidak ingin melihat putra kita mereka telah lahir,aku merindukan mu"ucap Jasmine pelan dengan air mata yang mengalir di pipi nya.
Saat Jasmine masih menangis tanpa suara di balik pintu kepala pelayan datang mengetuk pintu kamar tersebut.
Tok tok tok
__ADS_1
"Nona asisten tuan Erland dari perusahaan datang ingin menemui nona"ucap nya membuat tangisan Jasmine berhenti.
"Katakan pada nya sebentar lagi aku akan menemui nya"ucap Jasmine dengan suara serak habis menangis.
"Baik nona"ucap kepala pelayan segera meninggalkan kamar tersebut,Jasmine sendiri pergi ke kamar mandi membasuh wajah nya dengan air dingin,setelah merasa baikan ia pun keluar dari dalam kamar menemui asisten Erland.
"Selamat siang nona"ucap asisten Erland sopan.
"Siang juga"ucap Jasmine.
"Saya ingin menanyakan keberadaan tuan Erland nona karna tuan sama sekali tidak bisa di hubungi sementara perusahaan membutuhkan tuan"ucap nya langsung.
Jasmine terdiam mendengarkan hal tersebut masalah terus berdatangan kehadapan nya,Erland yang menghilang tanpa kabar belum lagi ia harus mengurus anak-anak nya yang baru berusia beberapa hari sekarang datang lagi masalah perusahaan.
__ADS_1
"Untuk sementara aku akan menggantikan Erland memimpin nya selagi ia belum kembali"ucap Jasmine bagaimana pun ia tidak ingin perusahaan yang di bangun oleh Erland hancur begitu saja jika tidak ada yang mengurus nya.
"Baik nona saya akan menunggu kedatangan nona besok di perusahaan"ucap nya sopan.
"Ya satu lagi sediakan boks bayi di ruangan itu dan perlengkapan nya"ucap Jasmine.
"Baik nona,kalau begitu saya permisi nona"ucap nya di angguki Jasmine.
Jasmine kembali masuk ke dalam kamar anak nya,senyum nya terbit melihat baby Bintang membuka mata nya menatap kesana kemari dengan mulut mencari sesuatu.
"Anak mommy pintar tidak mengangis saat bangun"ucap Jasmine pelan mengangkat tubuh baby Bintang ke gendongan nya.
Ia pun memberikan Asi pada baby Bintang yang seperti nya haus,mata nya menatap wajah baby Bintang yang mirip dengan Erland membuat nya kembali meneteskan air mata.
__ADS_1
"Daddy pasti pulang bersama kita,kalian sabar ya mungkin daddy masih ada urusan sehingga tidak bisa di ganggu,besok kita akan bekerja menggantikan daddy sementara waktu mommy akan menjaga kalian dengan baik"ucap Jasmine mencium pipi gembul putra nya tersebut.
Setelah baby Bintang tidur kembali Jasmine menaruh nya di box bayi di mana kedua putra nya masih terlelap,ia bersyukur ketiga putra nya tidak selalu menangis dan lebih banyak tidur membuat nya tidak terlalu kewalahan mengurus ketiga nya.