
Sampai di parkiran Jasmine segera menghempas kan tangan Erland yang masih menggenggam tangan nya.
"Kau ini apa-apa sih seenak nya saja menyeret orang"ucap Jasmine ketus.
"Naik"ucap Erland menatap Jasmine.
"Tidak aku ke sini bersama teman jika kau ingin pergi ya pergi saja sendiri"ucap Jasmine yang ingin melangkah kan kaki nya kembali masuk ke dalam cafe namun Erland lebih cepat mengangkat tubuh Jasmine dan menduduk kan nya ke atas motor nya membuat Jasmine melongo dengan perbuatan Erland.
Sedangkan Erland juga naik ke atas motor nya dan menarik tangan Jasmine untuk memeluk pinggang nya,lalu ia melajukan motor nya membuat Jasmine tersadar.
"Woyy bocah kau mau membawa ku kemana"teriak Jasmine memukul pundak Erland.
"Ikut saja"ucap Erland menjawab ucapan Jasmine.
"Kenapa semakin hari kau semakin menyebal kan bocah"gerutu Jasmine membuat Erland tersenyum tipis melihat wajah Jasmine dari kaca.
Ia membawa Jasmine ke taman yang tidak terlalu jauh dari kota,setelah sampai kedua nya turun dari motor.
"Untuk apa membawa ku ke sini" ucap Jasmine ketus.
"Nanti juga kau akan tau" ucap Erland menggandeng tangan Jasmine masuk ke dalam sampai mereka berdua di tepi danau.
__ADS_1
"Tunggu di sini sebentar"ucap Erland menyewa perahu untuk mereka berdua.
Itu bocah kenapa semakin hari tingkah nya semakin aneh saja,biasa nya juga dia tidak akan mau bicara pada siapa pun lah sekarang entah apa yang membuat nya semakin banyak bicara hankan semakin menyebalkan,batin Jasmine menendang-nendang batu-batu kecil di samping nya.
"Jas ayo naik"ucap Erland sudah berada di atas perahu tersebut.
"Kau ini mau nya apa sih aku tidak mau"ucap Jasmine.
"Kau tidak takut kan menaiki nya"ucap Erland agar Jasmine mau naik keatas perahu.
"Tentu saja tidak"ucap Jasmine ketus.
"Kalau kau tidak takut ayo cepat naik"ucap Erland.
"Anggap saja begitu"ucap Erland.
Jasmine pun naik ke atas perahu tersebut langsung duduk di depan Erland.
"Nah kalau begini kan kau terlihat manis"ucap Erland tersenyum.
"Cih sejak kapan kau banyak bicara begini"ucap Jasmine.
__ADS_1
"Sejak aku mencintai mu dari dulu sampai sekarang"ucap Erland menatap Jasmine.
"Kau ingin membawa ku kemana lagi sih"tanya Jasmine mengalih kan pembicaraan.
Erland tidak menjawab nya langsung mendayung perahu tersebut menuju ke tengah danau karna ia tahu Jasmine mengalih kan pembicaraan nya.
"Wauu sangat indah"ucap Jasmine menatap takjub pemandangan dari atas perharu tersebut.
"Apa kau menyukai nya"tanya Erland berhenti mendayung menatap wajah cantik Jasmine yang sedang tersenyum lebar.
"Sangat menyukai nya"ucap Jasmine melihat sekeliling nya.
"Ada yang ingin aku bicara kan pada mu Jas"ucap Erland dengan serius membuat Jasmine menatap Erland.
"Bicara saja"ucap Jasmine pada Erland.
"Aku sangat mencintai mu Jas dan aku ingin kau menjadi milik ku selama nya,aku tahu kau selalu menganggap ku hanya bocah namun aku mengatakan hal yang sebenar nya dari kecil aku sudah mencintai mu sampai sekarang hanya kau wanita yang aku cintai sampai kapan pun"ucap Erland panjang lebar yang lagi-lagi membuat Jasmine menganga karan kata-kata panjang yang keluar dari mulut Erland.
"Apa kau mau menjadi kekasih ku"tanya Erland lagi dan tanpa sadar Jasmine mengangguk membuat senyuman Erland mengembang,ia segera mengeluar kan cincin yang sudah ia persiap kan dan memakai nya di jari manis Jasmine membuat Jasmine kembali tersadar.
"Ehh apa yang kau lakukan"tanya Jasmine melihat cincin tersebut sudah ada di jari manis nya.
__ADS_1
"Itu adalah cincin yang sengaja aku pesan kan untuk mu setelah kau lulus kuliah aku akan melamar mu secara resmi dan akan membeli cincin pernikahan kita seperti yang kau ingin kan untuk sekarang aku memaikan nya di jari mu sebagai tanda kau kekasih ku dan kau hanya milik ku"ucap Erland menggenggam tangan Jasmine.
Jasmine terdiam mendang cincin tersebut yang terkesan sederhana namun elegan dan mewah,Erland sendiri sudah memodifikasi cincin tersebut dan tidak bisa lepas kan jika bukan Erland sendiri yang melepas kan nya atau cincin tersebut di satukan dengan cincin milik nya.