MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 241


__ADS_3

Airen berjalan cepat ke arah kedua nya yang masih bercerita tanpa mengetahui kedatangan nya.


"Kalian berdua juga sudah selesai kuliah"tanya Airen mengaget kan kedua nya.


"Astaga pak bisa tidak jangan tiba-tiba muncul begitu saja di depan kami untung saja kami tidak memiliki penyakit riwayat jantung"ucap Kania mengelus dada nya.


"Hehehe maaf kan saya jika mengejut kan kalian"ucap Airen dengen cengengesan.


"Sudah lah pak untuk apa bapak menemui kami"tanya Kania.


"Jika di luar seperti ini jangan panggil saya bapak panggil nama saja"ucap Airen.


"Kami tidak enak jika langsung memanggil nama pak"ucap Kania.


"Terserah kalian saja ingin memanggil apa yang penting jangan bapak kedengaran nya terlalu tua"ucap Airen membuat Kania dan Jasmine saling pandang.


Bukan kah dia sudah tua,batin kedua nya karna usia Airen sudah memasuki dua puluh delapan tahun.


"Panggil kakak saja lah"ucap Jasmine yang sedari tadi diam.


"Itu lebih baik"ucap Airen.


"Kalau begitu kami duluan kak masih ada yang harus kami lakukan"ucap Jasmine merasa tidak nyaman.

__ADS_1


"Baik lah kalian hati-hati"ucap Airen.


"Iya kak"ucap Kania dan Jasmine langsung masuk ke dalam mobil milik Jasmine,Kania yang menyetir langsung tancap gas meninggal kan parkiran.


Di negara lain Erland yang sedang duduk di ruangan nya mengepal kan tangan nya mengetahui jika Airen menjadi dosen di kampus di mana Jasmine kuliah.Dengan cepat ia mengambil ponsel nya dan menghubungi Jasmine.


tut tut tut


"Hallo"ucap Jasmine di seberang sana.


"Kau dimana"tanya Erland dengan nada lembut nya.


"Baru saja sampai di apartemen,ada apa kau menelpon ku"tanya Jasmine.


"Jangan dekat-dekat dengan dosen baru mu itu"ucap Erland langsung karna Jasmine tak menjawab ucapan nya.


"Kenapa kau tahu jika ada dosen baru di kampus ku apa kau menyelidi ku"ucap Jasmine dengan penuh selidik.


"Aku tidak ada menyelidiki mu tapi aku menyuruh beberapa orang untuk menjaga dan mengawasi mu"ucap Erland santai namun membuat Jasmine mengendus kesal.


"Untuk apa kau melakukan itu aku akan baik-baik saja di sini"ucap Jasmine ketus.


"Aku tidak tenang jika kau sendirian di maka dari itu aku menyuruh beberapa orang menjaga mu selama aku tidak ada di samping mu"ucap Erland membuat Jasmine tersenyum tipis karna Erland begitu perhatian dan peduli pada nya.

__ADS_1


"Terserah kau saja lah"ucap Jasmine pada akhir nya.


"Ingat yang aku katakan tadi jangan dekat-dekat dengan pria yang bernama Airen itu dia orang yang berbahaya"ucap Erland dengan nada serius karna ia sudah menyelidiki siapa Airen sebenar nya.


"Berbahaya bagaimana maksut mu"tanya Jasmine meski ia juga merasa kalau Airen aneh.


"Dia memiliki gangguan kejiwaan yang belum sepenuh nya sembuh kalian harus hati-hati karna bisa saja ia menyakiti orang-orang bahkan membunuh nya"ucap Erland membuat Jasmine terkejut.


"Kau tidak sedang berbohong kan"tanya Jasmine.


"Aku tidak akan pernah berbohong pada mu lagian apa untung nya untuk ku"ucap Erland.


"Kau tau dari mana"tanya Jasmine.


"Sangat mudah untuk ku mengetahui nya inti nya jauhi dia"ucap Erland.


"Baik lah"ucap Jasmine.


"Kalau begitu aku matikan dulu terlpon nya nanti aku hubungi kau lagi"ucap Erland.


"Ya"ucap Jasmine singkat.


Erland segera mematikan telpon nya dan menyelesaikan pekerjaan nya,sepulang sekolah ia akan langsung ke perusahaan yang baru saja ia bangun dan sudah mulai berjalan meski baru awal namun sudah memiliki karyawan berkat bantuan dari sang papa,Aksa dan juga Vino.

__ADS_1


__ADS_2