
Pagi hari Jasmine membuka mata nya perlahan melihat Erland yang tersenyum pada nya membuat Jasmine ikut tersenyum.
"Pagi sayang"ucap Erland menciun kening Jasmine.
"Pagi juga"ucap Jasmine segera duduk.
"Kenapa cepat sekali bangun"tanya Jasmine menatap Erland.
"Aku juga baru saja bangun"ucap Erland melihat Jasmine yang sudah berdiri dan sedang meningat rambut nya.
"Kau mau kemana"tanya Erland menatap Jasmine.
"Aku melihat Angkasa sebentar semalam tubuh nya panas maka nya kami ada di sini"ucap Jasmine.
"Putra kita sakit"tanya Erland khawatir.
"Hanya demam saja aku ke kamar sebentar"ucap Jasmine di angguki Erland.
Jasmine masuk ke dalam kamar dan memeriksa tubuh Angkasa,ia bernafas lega karna Angkasa sudah sembuh.
"Mom"panggil Angkasa karna merasa ada yang menyentuh kening nya.
"Iya sayang"ucap Jasmine.
"Angkasa haus mom"ucap Angkasa duduk di atas ranjang melihat kedua kembaran nya masih tidur lelap.
__ADS_1
"Sebentar mommy ambilkan dulu"ucap Jasmine mengambil segelas air putih untuk Angkasa.
"Terimakasih mom"ucap Angkasa menerima gelas tersebut dari tangan Jasmine.
"Sama-sama sayang"ucap Jasmine kembali mengambil gelas tersebut setelah diminum habis Angkasa.
"Daddy belum bangun mom"tanya Angkasa.
"Daddy sudah bangun"ucap Jasmine tersenyum.
"Benarkah"ucap Angkasa bahagia dan turun dari ranjang berlari kecil keluar kamar untuk melihat Erland.
"Jangan lagi nanti jatuh"ucap Jasmine mengejar Angkasa apalagi Angkasa baru saja sembuh.
"Daddy"ucap Angkasa berteriak heboh melihat Erland duduk bersandar di atas tempat tidur.
Angkasa segera menaiki ranjang Erland dan duduk di pangkuan Erland memeluk Erland dengan erat begitu pun dengan Erland.
"Anak daddy sudah besar"ucap Erland kembali meneteskan air mata nya melihat anak nya tumbuh dengan baik tanpa ada di samping istri nya.
"Iya lah dad..mommy kan selalu memberikan kami banyak makan maka nya cepat besar"ucap Angkasa dengan bangga membuat Erland terkekeh.
"Siapa nama putra tampan daddy yang satu ini"tanya Erland mencubit kedua pipi Angkasa.
"Angkasa daddy"ucap Angkasa.
__ADS_1
"Angkasa turun sayang kasihan daddy nanti kaki daddy sakit"ucap Jasmine mendekati kedua nya.
"Tidak papa sayang aku masih merindukan anak-anak kita"ucap Erland.
"Tapi kau baru saja sadar"ucap Jasmine dengan tatapan khawatir.
"Aku tidak selemah yang kau lihat jadi jangan khawatir"ucap Erland menatap Jasmine.
Tak lama Galaksi dan Bintang keluar dari kamar bersamaan juga dengan mata yang masih mengantuk membuat Jasmine terkekeh pelan melihat kebiasaan putra nya tersebut.
"Lihat lah kebiasaan mu menurun kepada anak-anak mu"ucap Jasmine pada Erland membuat Erland mengangguk karna setelah menikah dengan Jasmine jika bangun tidur tidak ada Jasmine di samping nya maka ia akan segera bengun mencari keberadaan Jasmine.
"Kalian tidak ingin memeluk daddy"tanya Erland kepada kedua nya,seketika mata Bintang dan Galaksi terbuka lebar melihat ke arah ranjang di mana sang daddy memeluk Angkasa.
"Daddy"ucap kedua nya bersamaan berhambur memeluk Erland.
Jasmine yang melihat pemandangan di depan mata nya meneteskan air mata bahagia keluarga kecil nya sudah lengkap sekarang,ia pun ikut memeluk Erland dan ketiga putra nya.
"Jangan pernah tinggalkan kami lagi"ucap Jasmine pelan.
"Tidak akan lagi sayang"ucap Erland mencium mereka satu persatu.
"Daddy kami sangat merindukan daddy"ucap Galaksi menatap Erland.
"Daddy juga merindukan kalian"ucap Erland.
__ADS_1
Jasmine melepaskan pelukan nya begitu pun dengan anak-anak nya namun mereka duduk mengelilingi Erland bercerita satu sama lain kecuali Jasmine yang mengambil ponsel nya untuk menelpon keluarga nya memberitahukan kabar bahagia jika mereka sudah bertemu dengan Erland.