MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 318


__ADS_3

Menjelang pagi Jasmine mulai mengerjap kan mata nya membuat Erland tersenyum tipis karna ia sama sekali tidak tidur walaupun ia lelah dan mengantuk namun ia tahan hanya untuk memastikan Jasmine baik-baik saja meski sudah di periksa dokter.


"Akhir nya"gumam Erland menggenggam tangan Jasmine erat.


"Kapan kau pulang"tanya Jasmine dengan suara lemah menatap Erland.


"Beberapa jam yang lalu aku khawatir dengan mu maka nya aku langsung pulang"ucap Erland mengelus kepala Jasmine membuat Jasmine tersenyum,ia menatap jam di dinding masih jam tengah lima pagi dapat ia lihat wajah lelah Erland membuat nya merasa bersalah.


"Kau tidak tidur semalaman"tanya Jasmine membuat Erland menggeleng dan tersenyum tipis.


"Maaf kan aku"ucap Jasmine dengan mata berkaca-kaca ingin menangis.


"Hey jangan menangis kau tidak salah apa pun aku hanya ingin memastikan kalian baik-baik saja"ucap Erland menenangkan Jasmine.


"Kalian"tanya Jasmine.


"Hmm kau sedang hamil sayang sebentar lagi kita akan jadi orang tua"ucap Erland dengan wajah bahagia nya.


"Hamil"beo Jasmine menatap perut nya.


"Ya ada anak kita di sini"ucap Erland mengelus perut Jasmine yang masih rata.


"Benarkah"ucap Jasmine ikut bahagia mendengar ia akan menjadi seorang ibu.

__ADS_1


"Iya nanti siang kita ke rumah sakit untuk memeriksa nya agar lebih jelas"ucap Erland di angguki Jasmine.


"Sini"ucap Jasmine menggeser tubuh nya agar Erland berbaring di samping nya.


"Kenapa"tanya Erland.


"Kau juga harus tidur aku tau kau lelah"ucap Jasmine membuat Erland tersenyum tipis.


Ia segera berbaring di samping Jasmine,memeluk erat wanita yang kini sedang mengandung anak nya,Jasmine sendiri mengelus kepala Erland yang berada di dada nya tak butuh waktu lama Erland langsung tertidur di pelukan Jasmine.


"Dia pasti sangat kelelahan"gumam Jasmine ikut memejam kan mata nya kembali untuk tidur.


Jam delapan pagi Jasmine bangun dari tidur nya,ia menatap Erland yang masih tertidur pulas di samping nya tak ingin mengganggu Jasmine dengan pelan turun dari ranjang,ia menatap tubuh nya yang sudah berganti baju dengan baju tidur.


Tak ambil pusing Jasmine keluar dari kamar masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya,selesai ia keluar dengan wajah lebih segar segera masuk ke ruang ganti untuk memakai baju.


Jasmine menatap diri nya di kaca besar tepat di depan nya dan tersenyum lebar sambil mengelus perut nya.


"Sehat-sehat di dalam nak mommy dan daddy menunggu mu"gumam Jasmine.


Ia pun segera meninggal kan kamar dengan wajah berseri-seri turun ke lantai bawah.


"Selamat pagi pak"sapa Jasmine pada kepala pelayan.

__ADS_1


"Pagi juga nona"ucap nya ikut bahagia melihat Jasmine.


"Nona ingin apa biar saya ambil kan"ucap nya pada Jasmine.


"Di dapur masih ada stroberi pak"tanya Jasmine.


"Masih nona tunggu saya akan mengambil nya"ucap nya.


"Iya pak tolong bawa ke taman belakang"ucap Jasmine melangkah kan kaki nya ke taman belakang,ia duduk santai di atas rumput tepat di bawah pohon mangga yang berdaun lebat membuat nya tersenyum tipis.


"Sangat menyenang kan"ucap nya pelan.


"Nona kenapa duduk di situ"ucap kepala pelayan panik dan mengahmpiri Jasmine.


"Santai saja pak saya memang ingin duduk di sini"ucap Jasmine mengambil sekotak stroberi dari kepala pelayan tersebut.


"Nanti baju nona bisa kotor saya ambil kan alas untuk nona duduk"ucap nya.


"Tidak usah pak"ucap Jasmine cepat karna ia nyaman duduk di atas rumput tersebut.


"Jika nanti tuan melihat nya kami semua bisa kena marah nona"ucap nya dengan takut-takut.


"Aku yang akan menjelas kan nya jadi bapak tenang saja"ucap Jasmine santai sambil menikmati stroberi tersebut,lagian dia juga tidak akan tahu kan ia masih tidur di kamar,pikir Jasmine.

__ADS_1


__ADS_2