
Saat Gazella masih asyik makan dengan lahap tanpa peduli orang-orang yang memperhatikan nya,bagi nya melihat makanan harus ia cicipi dan masuk ke perut nya hingga ia kenyang dan puas.
"Ck kau bukan cucu ku saat seperti ini"ucap Aksa tiba-tiba sudah ada di samping Gazella.
"Ya sudah sekarang Queen bukan cucu kakek saja setelah selesai makan baru Queen akan jadi cucu kakek lagi"ucap Gazella enteng dengan pipi mengembung karna makanan di mulut nya.
"Hahaha kalau begitu Gazella jadi cucu kakek saja"ucap Roy.
"Tidak masalah aku jadi cucu kakek saja tapi ada syarat nya"ucap Gazella menelan semua makanan di mulut nya dan menatap Roy.
"Katakan saja kakek pasti akan mengabulkan nya"ucap Roy.
"Mudah saja setiap hari nya aku makan enak seperti ini terus"ucap Gazella kembali menyuapi makanan tersebut ke dalam mulut nya.
"Kalau hanya itu tentu saja kakek mu ini bersedia"ucap Roy di angguki Gazella.
"Astaga kau membuat malu kakek mu ini Queen"ucap Aksa meringis membuat yang lain tertawa.
"Kenapa semua berkumpul di sini"ucap seorang pemuda yang terlihat tampan menghampriri mereka.
"Nathan sini kenal kan cucu nya kakek Aksa"ucap Roy membuat pemuda yang bernama Nathan tersebut mendekat.
"Wahh kau cantik sekali gadis kecil"ucap Nathan mencubit pipi Gazella yang mengembung.
"Ck singkir kan tangan mu"ucap Gazella ketus membuat yang lain terkekeh.
"Dia lucu bukan"ucap mama Nathan yang sedari tadi mengikuti Gazella.
"Iya aku ingin mengurung nya di kamar saja"ucap Nathan masih melihat Gazella yang asyik makan.
Ck kau mengganggu saja,mengurung kau bilang aku akan membunuh mu jika kau berani,dan lagi pantas saja dia mudah memberikan apartemen mewah itu untuk ku ternyata cucu nya kakek Roy,batin Gazella menatap nathan sinis dan melanjut kan makan nya.
"Siapa nama mu gadis kecil"tanya Nathan pada Gazella.
"Nama nya Gazella"ucap mama Nathan membuat Nathan menatap Gazella dengan penuh selidik.
__ADS_1
"Gazella"ulang Nathan di angguki mama Nathan.
Gazella bukan kah nama itu sama dengan nama wanita yang kemaren menang balapan dengan ku,jika di lihat postur tubuh nya sama hanya saja mata mereka berbeda,batin Nathan.
"Ahhh kenyang nya"ucap Gazella mengusap perut nya yang sedikit membuncit karna sudah kenyang.
"Terimakasih makanan nya kek semua nya enak"ucap Gazella pada kakek Roy.
"Hahaha sering-sering lah datang ke sini kakek mu ini akan menyajikan makanan enak setiap kau ke sini"ucap kakek Roy.
"Wahh benar ya kek"ucap Gazella di angguki Roy.
"Kau membuat kakek malu Queen"ucap Aksa di jawab cengengesan oleh Gazella.
"Nathan ajak Gazella keliling"ucap Roy pada Nathan.
"Iya kek,,ayo gadis kecil"ucap Nathan menggandeng tangan Gazella untuk menjauh dari orang-orang di sana.
Setelah agak menjauh Nathan melepaskan genggamanan nya dan menatap Gazella dengan penuh selidik.
"Balapan apa maksut kakak"ucap Gazella pura-pura polos dan memanggil Nathan kakak karna Nathan sudah SMA.
"Nama mu Gazella kan"ucap Nathan di angguki Gazella.
"Nama wanita yang ikut balapan dengan ku juga Gazella "ucap Nathan lagi.
"Nama Gazella kan banyak kak lagian aku masih kecil mana mungkin balapan yang ada aku akan di kasi pelajaran oleh kakek lagian apa untung nya aku balapan"ucap Gazella membuat Nathan terdiam dan menatap Gazella yang wajah nya polos.
"Benar juga sih dia masih kecil mana mungkin dia balapan dan sehebat itu di arena,mungkin nama mereka saja yang sama"gumam Nathan masih bisa di dengan Gazella.
Ck dasar bodoh,ternyata aku pintar juga berakting dengan wajah polos hihihi,batin Gazella merasa geli dan lucu dengan apa yang baru saja ia katakan.
"Kakak pergi balapan pasti kan,,hayo mengaku"ucap Gazella kembali lagi sifat jail nya membuat Nathan kelabakan.
"Ehh enak saja kakak hanya mendengar ucapan teman kakak saja"ucap Nathan.
__ADS_1
"Benar kah,,lalu kenapa kakak tau nama nya dan menanyakan nya pada ku"ucap Gazella.
"Ck anak kecil tidak akan tahu urusan dewasa"ucap Nathan membuat Gazella mengendus malas.
"Aku tau kakak pasti ikut balapan kan,,aku akan bilang pada kakek Roy jika kakak balapan"ucap Gazella langsung berlari dari hadapan Nathan.
"Wahh hey bocah kecil sini kau"ucap Nathan berteriak takut dan langsung mengerjar Gazella.
"Tidak aku akan bilang pada kakek"teriak Gazella masih berlari sambil tertawa yang seperti nya sifat anak-anak di dalam tubuh nya keluar.
Akhir nya kedua nya saling mengerjar satu sama lain,Gazella yang biasa nya berlari mengelilingi lapangan latihan sudah terbiasa namun berbeda dengan Nathan yang sudah kelelahan mengejar Gazella.
"Ck kakak tidak seru baru begitu saja sudah lelah"ucap Gazella kesal sendiri dan menghampiri Aksa yang tak jauh dari nya.
"Kek Queen haus"ucap Gazella pada Aksa.
"Sudah lari-lari nya"ucap Roy pada Gazella.
"Hmm kak Nathan tidak asyik baru juga segitu sudah lelah"ucap Gazella membuat yang lain terkekeh.
"Ini"ucap mama Nathan memberikan minum pada Gazella.
"Terimakasih tante"ucap Gazella mengambil nya dan langsung meminum nya.
"Boleh kah kau memanggil tante dengan mama sama seperti Nathan"ucap mama Nathan membuat Gazella terdiam kaku,wajah nya yang tadi ceria dan seperti anak seusia nya melupakan sifat dewasa yang melekat di tubuh nya kini berubah pucat dan sedih,tanpa berkata-kata lagi Gazella langsung melangkah kan kaki nya menjauh dari mereka rasa nya sangat sakit dan sesak.
Kenapa aku menyedihkan sekali,orang tua ku saja tidak menganggap ku anak nya dan sekarang orang lain yang ingin menganggap ku anak nya,batin Gazella tak terasa air mata nya keluar.
Sedangkan mereka heran melihat perubahan Gazella yang tiba-tiba kecuali Aksa yang juga merasa kan apa yang Gazella rasakan.
"Gazella kenapa"tanya Roy pada Aksa membuat Aksa tersenyum kecut menatap Gazella dari jauh yang sudah duduk sendirian di taman.
"Dia terlihat kuat dari luar saja namun jika di dalam sangat rapuh"ucap Aksa pelan membuat yang lain diam.
"Apa maksut nya"tanya Roy membuat Aksa menoleh ke arah mereka satu persatu,Aksa sudah mengenal keluarga Roy dari dulu dan mempercayai mereka sebagai keluarga nya juga.
__ADS_1
Akhir nya Aksa menceritakan apa yang terjadi pada Gazella karna ia yakin dengan keluarga Roy apa lagi melihat mereka memperlakukan Gazella dengan tulus membuat ia yakin untuk menceritakan nya.