
"Jangan pikirkan apa pun aku tidak ingin kau sakit besok adalah hari bahagia kita bersama"ucap Aksa membelai rambut Jessica.
"Iya"ucap Jessica tersenyum ke arah Aksa.
"Jadi kapan kalian akan menikah"tanya mama Dea.
"Kami semua akan menikah besok nyonya"ucap Samuel sopan.
"Jangan panggil nyonya panggil saja mama sama seperti Dea"ucap ucap mama Dea tersenyum.
"Terimakasih ma"ucap Samuel tersenyum.
"Apa semua persiapan nha sudah selesai nak"tanya papa Dea.
"Sudah tuan"ucap Samuel.
"Panggil saja papa kita semua akan jadi keluarga"ucap papa Dea.
"Memang kalian sudah merencanakan nya terlebih dahulu sehingga besok kalian akan menikah"tanya mama Dea.
"Aturan besok adalah hari pernikahan Jessica dan tuan Aksa ma karna kami saling mencintai jadi kami memutuskan untuk menikah besok bersama Jessica dan tuan Aksa"ucap Dea.
"Selamat untuk kalian semua maaf kami tidak bisa memberi apa pun untuk saat ini"ucap papa Dea.
__ADS_1
"Tidak masalah pa yang kami butuh kan hanya restu dari kalian dan doa saja itu sudah lebih dari cukup"ucap Jessica tersenyum.
"Lebih baik sekarang kalian berkemas kita akan berangkat sekarang agar sampainya tidak terlalu malam,kita juga masih harus ke rumah Sasa"ucap Aksa.
"Iya tuan"ucap mereka kompak.
"Begini saja kami akan terlebih dahulu ke rumah Sasa untuk mengatakan nya sementara kalian mempersiap kan apa yang ingin di bawa ke sana,setelah selesai langsung saja ke rumah Sasa kami akan menunggu di sana untuk memperhemat waktu"usul Jessica.
"Itu lebih baik"ucap Dea.
"Kalau begitu kami permisi dulu semua nya kita akan bertemu di rumah Sasa"ucap Jessica.
"Hati-hati nak"ucap papa Dea.
Setelah berpamitan Mereka pun segera keluar dari rumah Dea meninggal kan Samuel,Dea beserta orang tua Dea.
Di dalam mobil Sasa dan Vino terlihat Sasa merasa gugup juga,bukan nya ia takut meminta restu pada orang tua nya hanya saja ia akan mengatakan hal yang akan membuag orang tua nya terkejut dengan pernikahan yang akan ia lakukan besok.
"Aku gugup sekali"keluh Sasa.
"Kenapa harus gugup ada aku di sini"ucap Vino.
"Mereka pasti akan terkejut karna kita mengatakan nya secara tiba-tiba"ucap Sasa.
__ADS_1
"Wajar saja mereka terkejut,tapi aku yakin semua akan baik-baik saja"ucap Vino tersenyum.
"Aku harap juga begitu"ucap Sasa.
Tak butuh waktu lama mereka sampai di kediaman orang tua Sasa karna jarak rumah Dea dengan Sasa tidak terlalu jauh,mereka ber empat keluar dari mobil masing-masing dan masuk ke dalam.
Orang tua Dea yang kebetulan berada di halaman depan melihat kedatangan mereka semua.
"Tuan Aksa,tuan Vino silahkan masuk"ucap Papa Sasa.
"Terimakasih tuan"ucap Vino.
Sementara Jessica dan Sasa berjalan di belakang bersama mama Sasa.
"Ada apa tuan Aksa dan tuan Vino datang ke rumah sederhana kami ini"ucap Papa Sasa ramah.
"Begini tuan saya langsung saja ke inti nya saya ke sini karna ingin meminta restu pada anda untuk melamar Sasa menjadi istri saya karna saya mencintai nya begitupun dengan Sasa"ucap Vino dengan mantap.
Papa dan mama Sasa terkejut dengan ucapan Vino,kedua nya langsung menatap Sasa yang menunduk di samping Jessica.
đđđđđđđđ
Jangan lupa vote,like dan komen nya kkđ
__ADS_1