MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 333


__ADS_3

Jasmine menduduk kan Kania tepat di samping Rey yang sedang tersenyum manis,lalu Jasmine duduk kembali di samping Erland.


"Kau ingin makan lagi"tanya Erland mengelus kepala Jasmine.


"Hmm tapi aku ingin di suapi"ucap Jasmine dengan mata penuh harap membuat Erland terkekeh.


"Ambilkan sendok dan piring"ucap Erland pada kepala pelayan.


"Baik tuan"ucap kepala pelayan segera mengambil kan nya ke dapur,tak lama ia memberikan nya kepada Erland.


Erland segera menuangkan nya ke piring dan menyuapi Jasmine dengan telaten.


"Kania apa kabar"tanya Friska.


"Aku baik kok"ucap Kania tersenyum.


"Syukurlah kenapa kau tidak datang saat pertunangan kami"tanya Friska.


"Jasmine kan juga tidak jadi datang aku tidak mau meninggal kan nya sedang dalam keadaan mengandung begini"ucap Kania membuat yang lain nya tersenyum.


"Calon istri idaman"ucap Rey membuat pipi Kania memerah sedangkan yang lain bersorak senang melihat kedua nya.


"Kalian juga cepat lah tunangan tunggu apa lagi"ucap Jerry.


"Kalau kami langsung nikah aja"goda Rey pada Kania.


"Siapa yang mau menikah dengan mu"ucap Kania ketus.


"Benarkah kau tidak mau"ucap Rey.

__ADS_1


"Iyalah"ucap Kania.


"Kalau begitu aku cari wanita lain saja yang mau menikah dengan ku"ucap Rey mendapat pukulan dari Kania.


"Kenapa kau memukul ku"tanya Rey menahan senyum nya.


"Keu menyebalkan"ucap Kania sinis.


"Ada yang cemburu seperti nya"ucap Dara membuat yang lain terkekeh.


"Siang ini temani aku mall ya"ucap Jasmine tiba-tiba.


"Tidak"ucap Erland datar.


"Aku tidak bicara dengan mu"ucap Jasmine ketus.


"Tapi aku tidak mengizinkan mu keluar"ucap Erland.


"Baik lah tapi aku akan ikut"ucap Erland.


"Ck aku hanya ingin pergi bersama mereka para wanita saja"ucap Jasmine kesal.


"Kami bisa menjaga nya tenang saja"ucap Friska.


"Benar lagian Jasmine juga butuh keluar sudah seminggu ini dia tidak ada keluar dari sini kau selalu mengurung nya"ucap Kania kesal.


"Hmm tapi harus ada pengawal yang mengawasi kalian dari jauh tidak ada penolakan jika kau masih ingin menolak jangan keluar sama sekali"putus Erland datar tidak ingin di bantah.


"Menyebalkan"dengus Jasmine namun tetap menganggu kan kepala nya dari pada sama sekali tidak keluar pikir nya.

__ADS_1


"Sangat posesif"ucap Aksa dan Samuel bersamaan membuat yang lain nya terkekeh.


"Ayo kita bersiap-siap"ucap Jasmine pada ketiga nya.


"Aku pinjam baju mu dulu"ucap Kania menatap Jasmine membuat Jasmine mengangguk.


Mereka segera bersiap untuk pergi mall meninggal kan yang lain nya di ruang keluarga.


"Manda tidak ikut"tanya Erland karna biasa nya Manda akan ikut kemana pun mereka pergi apa lagi jika bersama Arka.


"Dia ada ujian maka nya tidak bisa ikut"ucap Sasa membuat Erland mengangguk.


"Kenapa kalian tidak langsung menikah saja sih kalau soal kuliah kan masih bisa di lanjut kan"tanya Erland.


"Kami mah siap-siap saja masalah nya para wanita itu yang belum mau menikah"jawab Jerry mendapat delikan dari Samuel.


"Kuliah dan kerja dulu yang benar jika ingin menikah"ucap Samuel membuat Jerry cengengesan tak jelas jika sudah calon mertua yang berbicara tidak bisa berkutik sama sekali.


"Apa kehamilan Jasmine ini membuat mu repot"tanya Jessica pada Erland.


"Gak juga sih mom"ucap Erland.


"Lagian jika pun Jasmine membuat nya repot dia bisa apa"ucap Rey enteng.


Tak lama mereka berempat keluar dari kamar dengan pakaian sudah rapi. Erland pun segera berdiri dan berjalan keluar rumah untuk mengatakan pada anak buah nya menjaga Jasmine dengan baik.


"Kami pergi dulu"ucap Jasmine pada Erland saat ingin masuk ke dalam mobil.


"Hmm jangan terlalu lelah jika ada apa-apa cepat hubungi aku"ucap Erland.

__ADS_1


"Iya"ucap Jasmine.


Jasmine pun menutup pintu mobil tersebut,setelah mobil yang membawa mereka pergi di ikuti mobil anak buah nya dari belakang baru lah Erland masuk ke dalam rumah.


__ADS_2