
"Seret mereka berdua dari sini dan jangan biarkan mereka masuk ke sini lagi" ucap tuan Wilson.
"Baik tuan" ucap satpam tersebut segera menyeret Nana dan Afni yang membrontak meminta di lepaskan.
Beda hal nya dengan Karin yang tersenyum puas karna rencana nya berhasil,ia tahu kalau tuan Wilson lebih percaya pada nya karna tuan Wilson mencintai nya setiap malam tuan Wilson selalu tidur dengan nya.
"Ayo obati dulu luka mu" ucap tuan Wilson.
"Baik tuan" ucap Karin dan segera mengobati luka nya.
"Kenapa kau tidak memberitahuku jika mereka selalu menyiksa mu" ucap tuan Wilson.
"Mereka selalu mengancam ku tuan jika aku memgatakan nya" ucap Karin.
"Sekarang mereka sudah pergi jadi kau tidak perlu takut lagi" ucap tuan Wilson.
"Terimakasih tuan" ucap Karin.
"Ayo kita makan dulu" ucap tuan Wilson.
"Iya tuan" ucap Karin.
Kedua nya pun memakan makanan yang sudah tersedia di meja makan. Sedangkan Afni dan Nana mengamuk tidak jelas, setelah kedua nya di usir mereka berdua pergi ke apartemen yang telah mereka beli untuk bersenang-senang dengan uang tuan Wilson.
__ADS_1
"Kita harus membalas nya, berani sekali dia membuat kita keluar dari rumah itu sebelum harta lelaki tua itu kita dapat kan" ucap Afni.
"Kau benar kita sudah susah payah untuk mendapatkan nya wanita tidak tau diri itu malah membuat kita keliar dari sana" ucap Nana.
"Aku punya ide bagaimana kalau kita jebak dia tidur dengan lelaki lain agar ia juga keluar dari sana, setelah ia keluar kita kembali mendekati pria tua itu" ucap Afni.
"Ide bagus, bagaimana cara nya kita membuat ia keluar dari rumah itu" ucap Nana.
"Kita telpon saja pakai nomor palsu setelah ia keluar kita langsung melaksanakan rencana kita" ucap Afni.
"Aku setuju" ucap Nana.
"Sekarang yang harus kita pikir kan adalah bagaimana cara nya kita mendapatkan harta tua bangka itu" ucap Afni.
"Bagaiamana jika kita tertangkap" ucap Afni.
"Tidak akan, setelah harta nya habis pasti tidak akan ada yang membantu nya lagi kita bisa aman" ucap Nana.
"Baik lah, kita jalan kan saja di hari yang sama saat mereka berdua sedang berdebat di hotel kita akan mencuri nya" ucap Afni.
"Tidak masalah, lebih cepat lebih bagus" ucap Nana.
Jessica di kamar nya sudah terbangun, ia turun ke bawah dan duduk di ruang tamu.
__ADS_1
Bagaimana ke adaan mama dan papa sekarang ya, apa mereka masih mencari ku untuk mereka jual, kenapa nasib ku seperti ini, batin Jessica.
Sampai sore Jessica hanya duduk sendiri di sofa sambil melamun,tak lama Aksa datang melihat Jessica melamun sampai tidak sadar jika ia berada di dekat Jessica.
"Kau melamun" ucap Aksa.
"Tidak" ucap Jessica.
"Kau sedang memikirkan apa" ucap Aksa.
"Tidak ada hanya saja aku bosan di sini" ucap Jessica.
"Sana pergi bersiap, kita akan pergi jalan-jalan keluar agar kau tidak bosan" ucap Aksa.
"Tunggu di dini aku ke kamar dulu" ucap Jessica dengan cepat.
Ia pun segera berlari dari hadapan Aksa menuju kamar nya.
"Jangan berlari kau belum sembuh total" teriak Aksa.
"Iyaa" teriak Jessica juga karna ia sudah agak jauh.
đđđđđ
__ADS_1
Jangan lupa Vote, like dan komen nya kkđ