
Selesai menonton dan makan malam berdua Kevan mengantar Gazella pulang karna sudah malam,kedua nya sama-sama diam dalam mobil tersebut hingga sampai di kediaman Gazella.
"Terimakasih untuk jalan-jalan nya"ucap Gazella tersenyum tipis setelah keluar dari mobil.
"Harus nya aku yang berterimakasih,,masuk lah ke dalam aku juga akan pulang"ucap Kevan.
"Hati-hati"ucap Gazella di angguki Kevan,Gazella masuk ke dalam rumah begitu pun dengan Kevan yang langsung meninggalkan kediaman tersebut.
"Cie cie ada yang pergi kencan nih"goda Bella menatap Gazella yang baru saja pulang.
"Kencan kepala mu,,kami menonton dan makan saja"ucap Gazella malas membuat Bella tertawa pelan.
"Kevan sudah pulang sayang"tanya Rose.
"Iya ma"ucap Gazella.
"Kau sudah makan"tanya Rose di angguki Gazella.
Mereka semua duduk di ruang keluarga untuk menonton sambil menghabiskan waktu bersama karna besok hari minggu jadi semua nya libur.
"Jangan lama lagi kalian tidur lah"ucap Niel pada ketiga nya.
"Iya pa"ucap Ketiga nya karna Bella juga di suruh memanggil mereka sama seperti Nathan dan Gazella memanggik kedua nya mama dan papa.
Ketiga nya pun masih asyik menonton di sana hingga tengah malam film tersebut sudah habis dan mereka serga masuk ke kamar masing-masing.
Lain hal nya dengan Rora yang tidak bisa tidur sama sekali setelah melihat Nathan dan Gazella yang akan pergi berduaan membuat hati nya panas seakan tidak terima melihat kedua nya.
"Jangan egois Rora biarkan adik mu bahagia selama ini kau telah merebut kebahagiaan nya"pikir Rora berusaha tenang namun sama sekali tidak bisa ego dan ambisi telah merasuk ki dalam pikiran nya.
"Seperti nya tidak masalah bukan kah dia telah mempunyai segala nya,ia menemukan keluarga baru yang memperhatikan nya apa salah nya aku merebut Kevan dari nya dia juga merebut yang lain nya dari ku"gumam Rora tersenyum sinis,memang setelah Gazella sedikit demi sedikit mulai menerima keadaan tersebut Jasmine dan Erland selalu mencari perhatian Gazella untuk lebih dekta lagi.
Keesokan hari nya hari minggu semua nya berkumpul di kediaman kakek Roy begitupn dengan Aksa dan yang lain nya berada di sana,tak tinggal diam Kevan juga ada di sana karna ingin menghabis kan waktu bersama Gazella sedangkan yang lain sudah tahu membiarkan saja lagian mereka kenal baik dengan keluarga Kevan.
__ADS_1
"Ella di mana tante"tanya Kevan belum melihat Gazella.
"Paling masih tidur"ucap Bella.
"Sebentar biar tante panggil dulu kebiasaan sekali anak itu selalu tidur jika libur"gerutu Rose.
"Biar Rora saja tante"ucap Rora di angguki Rose.
Rora pun berjalan menuju lantai atas di mana kamar Gazella berada,sampai di depan pintu tersebut Rora mengetuk pintu kamar tersebut dengan kuat agar Gazella mendengar nya.
"Siapa sih pagi-pagi mengganggu saja"gerutu Gazella dari dalam kamar dengan malas ia bangun dan membuka pintu tersebut.
"Ada apa"ucap Gazella ketus karna merasa di ganggu bagaimana tidak ia baru beberapa jam tidur setelah selesai memeriksa berkas-berkas perusahaan nya.
"Apa aku mengganggu mu"tanya Rose tersenyum tipis.
"Sudah tahu masih bertanya"ucap Gazella ketus.
Rora masuk ke dalam kamar Gazella begitu saja membuat alis Gazella naik sebelah karna baru kali ini ia melihat Rora yang berani seperti itu biasa nya Rora akan kalem dan diam.
"Ternyata kau sudah tahu"ucap Rora sinis membuat kening Gazella mengerut bingung.
"Apa maksut mu"ucap Gazella datar.
"Aku hanya meminta pada mu agar menjauhi Kevan aku mencintai nya"ucap Rora membuat Gazella menatap sinis ke arah Rora.
"Ternyata ini sifat di balik wajah lugu itu"ucap Gazella sinis.
"Apa salah nya jika aku menginginkan Kevan bukan kah kau juga sudah dekat dengan mommy dan daddy bahkan mempunyai keluarga yang baru apa lagi,,aku hanya meminta Kevan pada mu saja"ucap Rora sedikit berteriak membuat Gazella tertawa sinis.
"Aku tidak menyangka kau akan mengeluarkan sifat asli mu yang sebenar nya,di lihat dari wajah mu yang lugu itu kau terlihat baik namun ternyata dugaan ku salah"ucap Gazella geleng kepala.
"Keluar dari kamar ku dan jangan pernah muncul di hadapan ku"ucap Gazella dingin karna muak melihat wajah lugu saudara kembar nya.
__ADS_1
"Keluar"bentak Gazella kuat membuat Rora tersentak kaget.
Karna tak kunjung keluar Gazella menyeret Rora keluar dari kamar nya,namun saat akan menutup pintu Rora mengatakan hal yang membuta Gazella menahan amarah nya.
"Kenapa juga kau harus datang kembali ke kesini seharus nya kau tidak usah kembali lagi,,kau mulai merebut semua yang aku miliki bahkan orang yang aku cintai"ucap Rora.
"Katakan sekali lagi"ucap Gazella dengan raut wajah dingin dan berjalan mendekati Rora hingga Rora berjalan mundur melihat wajah dingin Gazella yang seakan ingin membunuh nya.
Hingga langkah Rora sampai di tangga namun ia tidak sadar karna takut dengan aura yang Gazella keluarkan hingga kaki nya terpeleset dan jatuhh.
Arrgggkk
Teriakan Rora membuat mereka semua berlari ke asal suara dan melihat Rora berguling-guling di tangga dengan Gazella di atas.
"Rora"teriak mereka segera berlari menghampiri Rora.
"Kau kenapa sayang"tanya Jasmine setelah berada di dekat Rora begitu pun dengan yang lain nya.
"Mommy hiks hiks hiks"ucap Rora menangis membuat yang lain khawatir.
"Ada apa kenapa kau bisa sampai jatuh begitu"tanya Rose.
"Rora tidak tahu kenapa tante Ella mendorong Rora dari tangga"ucap Rora membuat yang lain dima dan menatap ke atas di mana Gazella masih berdiri.
Sedangkan Gazella diam saja ingin melihat bagaimana reaksi mereka apakah mereka akan percaya pada nya atau malah sebalik nya.
"Gazella apa yang lakukan pada kakak mu"teriak Erland kuat membuat Gazella semakin mengepalkan tangan nya.
"Jika kau tidak menyukai nya jangan berusaha membunuh nya"ucap Jasmine juga karna Rora dan Gazella memang tidak terlalu dekat.
"Kenapa kau mendorong nya nak"ucap Rose bertanya namun bagi Gazella berarti mereka tidak mempercayai nya.
"Panggil dokter ke sini"ucap Erland melihat ada memar di tubuh Rora.
__ADS_1
Mereka pun segera membawa Rora ke kamar meninggalkan Gazella yang masih berdiri di atas,bahkan Kevan menatap nya dengan tatapan kecewa membuat hati Gazella lagi-lagi hancur berkeping-keping.