
Kini jenazah Dea dan Jessica sudah di makam kan setelah mereka keluar dari rumah sakit,awal nya Gazella selalu membrontak agar jenazah kedua nya tidak di makam kan dan mengawet kan nya agar ia selalu melihat kedua, namun Aksa menyadarkan Gazella dan memberi nya nasehat membuat Gazella sejutu karna ia tidak mau kedua orang yang ia sayangi tidak akan tenang hanya karna diri nya.
Dan disini lah mereka berada menatap gundukan yang masih basah tersebut dengan air mata yang masih mengalir kecuali Gazella yang hanya menatap dingin tanpa ekspresi serta tatapan kosong.
"Sayangg kita pulang"ucap Samuel menepuk pundak Gazella.
Ia dan Aksa tak ingin terlihat rapuh di hadapan anak dan memantu serta cucu mereka terutama Gazella walaupun sebenar nya mereka ingin memangis karna kehilangan orang yang mereka cintai namun harus berusaha tegar.
"Kalian pulang saja"ucap Gazella dingin.
"Ini sudah sore sayang,,lihat lah sudah mulai gelap seperti nya akan hujan"ucap Samuel tetap lembut karna ia tahu Gazella sangat terpukul harus sekaligus kehilangan orang yang paling ia sayangi.
"Aku masih ingin di sini"ucap Gazella yang mata nya masih menatap makam kedua nya.
"Queenn"ucap Aksa ikut membujuk Gazella.
"Sudah aku katakan aku masih di sini kalian pergi saja tinggal kan aku sendiri"teriak Gazella keras membuat mereka terkejut.
Saat Jasmine akan bicara di jawab gelengan dari Samuel untuk diam,mereka semua mumutuskan menjauh dan memantau Gazella dari jauh,, Saat merasa mereka semua pergi tubuh Gazella terjatuh terduduk wajah dingin nya berganti kesedihan dan menangis dengan kencang.
"Apa salah ku kenapa kau begitu kejam pada ku Tuhan kau mengambil mereka berdua dari secara bersamaan,,apa salah ku pada mu"teriak Gazella dengan kuat air mata nya mengalir dengan deras, tak berama lama hujan turun dengan deras seakan ikut merasakan kesedihan yang ia rasakan,tubuh nya basah kuyup dan bergetar hebat karna menangis membuat mereka yang menatap Gazella dari jauh ikut menangis terutama Jasmine yang ingin sekali memeluk Gazella namun tidak berani karna melihat tatapan dingin Gazella.
Bintang yang sudah tidak tahan melihat keadaan adik nya segera berlari menerobos hujan dan memeluk Gazella erat.
"Kita pulang yah nanti kau bisa sakit"ucap Bintang segera mengangkat tubuh Gazella yang sudah basah kuyub.
Mereka semua masuk ke dalam mobil dan meninggal kan pemakam tersebut, tak lama mereka sampai di rumah,,Bintang membawa Gazella ke kamar nya lalu keluar menyuruh pelayan untuk membantu Gazella membersihkan diri.
Sama hal nya dengan yang lain membersih kan diri mereka di kamar masing-masing juga.
Gazella yang sudah di kamar nya berdiri dan menatap diri nya di cemin,ia mengepal kan tangan nya kuta serta mata biru milik nya menajam.
"Aku akan mencari kalian yang telah membuat ku kehilangan orang yang paling aku sayangi,,lihat saja aku tidak akan melepaskan kalian dimana pun kalian berada"ucap Gazella dan
Pranggg
__ADS_1
Ia meninju kaca tersebut hingga pecah,tangan yang tadi nya sudah di balut kini mengeluarkan darah.
Sementara di luar yang mendegar suara dari kamar Gazella segera berlari masuk,mereka khawatir Gazella akan melakukan hal yang nekad kembali.
Brukk
Tanpa pikir panjang Aksa mendobrak pintu kamar Gazella karna saat ia membuka nya terkunci.
"Queenn"ucap Aksa menatap tangan Gazella yang kembali berlumuran dadah.
"Queen tidak papa kek ini hanya luka kecil"ucap Gazella menatap Aksa yang terlihat khawatir pada nya.
"Ayo ke luar kakek akan mengobati luka mu"ucap Aksa.
"Queen bisa sendiri kek"ucap Gazella.
"Gazella"ucap Aksa membuat Gazella mengangguk karna jika Aksa sudah menganggil nya Gazella berarti ia tidak mau di bantah.
Aksa menarik tangan Gazella ke ruang keluarga di ikuti yang lain nya dan segera mengobati luka-luka yang di tangan Gazella yang terkena pecahan kaca.
Gazella tidak menjawab ucapan Jasmine ia hanya menatap mereka semua dingin dan segera berlalu dari hadapan mereka karna Aksa sudah selesai mengobati tangan nya.
Ia berjalan menuju taman belakang di mana biasa nya Jessica dan Dea menghabis kan waktu mereka jika sedang bersama di rumah tersebut,tubuh nya ia rebahkan di atas kursi panjang taman tersebut dan menatap langit yang cerah di hiasi bintang yang berkedip-kedip di atas membuat seutas senyum terbit di bibir Gazella.
"Apa nenek melihat Gazella dari sana"gumam Gazella pelan.
"Aku merindukan kalian,,bagaimana aku hidup jika kalian tidak bersama ku,,tidak ada yang menyayangi ku lagi di sini,,kalian meninggalkan ku sendirian di sini"gumam Gazella air mata nya kembali mengalir membuata nya menghapus air mata nya kasar.
"Aku akan hidup dengan baik di sini untuk membalas siapa yang telah membuat ku kehilangan kalian,,akan aku buat mereka semua menderita"ucap Gazella mengepal kan tangan nya kuat.
Ia berjalan masuk ke dalam dengan tatapan dingin tanpa ekspresi sama sekali,Saat akan berjalan keluar dari pintu Rora yang melihat Gazella memanggil nya.
"Kriss"panggil Rora agak berteriak membuat mereka semua menoleh.
Sedangkan Gazella tidak menghirukan panggilan tersebut masih tetap melangkah hingga sebuah tangan mencekal erat pergelangan tangan nya membuat ia berhenti.
__ADS_1
"Ada apa"tanya Gazella dingin.
"Kau mau kemana ini sudah malam"tanya Rora.
"Bukan urusan mu"ucap Gazella menghempaskan tangan nya dan berjalan kembali.
"Queennn"panggil Samuel lembut.
"Ada apa kek"tanya Gazella karna sekarang di hidup nya hanya ada Aksa dan Samuel.
"Mau kemana sayang"tanya Samuel.
"Keluar sebentar kek"ucap Gazella.
"Ini sudah malam besok saja"ucap Samuel.
Gazella berjalan masuk ke dalam dan menghampiri Aksa yang duduk sendiri tak jauh di mana tempat yang lain nya berkumpul.
"Kakek"ucap Gazella pelan membuat Aksa menoleh dan tersenyum tipis.
"Ada apa sayang"tanya Aksa lembut.
"Queen tidak ingin tinggal di sini kek"ucap Gazella langsung membuat Jasmine dan Erland yang tadi nya duduk langsung berdiri mendengar ucapan Gazella.
"Besok Queen akan pergi dari sini"ucap Gazella lagi karna Aksa diam saja.
"Kriss"panggil Jasmine namun tidak di hiraukan oleh Gazella.
"Kriss"panggil Jasmine lagi.
"Kris sudah mati nyonya nama saya Gazella"ucap Gazella dingin.
"Ini mommy sayang,,kenapa kau panggil nonya"ucap Jasmine mendekati Gazella namun Gazella mundur.
Tawa Gazella langsung keluar saat Jasmine mengatakan kata mommy,bukan tawa kebahagiaan yang mereka rasakan melainkan tawa kesedihan dan kecawa.
__ADS_1