
Pagi hari yang cerah Dara sudah bersiap akan pergi ke kampus bersama Arka yang kebetulan mereka ada kelas pagi bersama,sesuai dengan impian mereka masing-masing Arka,Jerry dan Rey mengambil jurusan Bisnis,Dara mengambil Desainer sedangkan Friska mengambil jurusan programan(komputer)di universitas yang sama.
"Pagi ma" ucap Dara duduk di meja makan.
"Pagi sayang,apa kau akan pergi kuliah" tanya Sasa.
"Iya ma Dara ada kelas pagi"ucap Dara membuat Sasa mengerti.
Selesai sarapan Dara melihat jam tangan nya lalu berdiri dari duduk nya karna sebentar lagi Arka akan sampai.
"Dara pergi dulu ma" pamit Dara pada Sasa.
"Iya sayang hati-hati"ucap Sasa tersenyum.
Dara pun tersenyum lalu keluar dari dalam rumah bertepatan dengan Arka yang baru saja sampai,ia mendekati mobil Arka dan masuk ke dalam.
"Selamat pagi calon istri ibu dari anak-anak ku"ucap Arka.
"Apaan sih"ucap Dara dengan wajah memerah.
"Kenapa wajah mu memerah begitu"goda Arka.
"Tidak papa"ucap Dara dengan gugup membuat Arka terkekeh.
__ADS_1
"Kenapa kau sangat menggemas kan saat malu begini"ucap Arka mencubit pelan kedua pipi Dara.
"Sakit tau"ucap Dara memukul lengan Arka.
"Cepat lah nanti kita bisa terlambat"ucap Dara lagi.
"Siap tuan putri"ucap Arka membuat Dara menggeleng kan kepala nya.
"Nanti aku tidak bisa menjemput mu"ucap Arka karna ia hanya ada satu mata kuliah setelah selesai kuliah ia akan langsung ke perusahaan membantu sang daddy sekalian belajar.
"Santai saja aku akan pulang naik taksi"ucap Dara yang mengerti kesibukan Arka.
"Jangan dekat dengan pria lain saat aku tidak ada di samping my'ucap Arka.
"Aku hanya tidak mau kau dekat-dekat dengan pria lain selain aku"ucap Arka.
"Ya ya aku tau"ucap Dara malas berdebat dengan Arka.
Di negara lain Jasmine sudah masuk kuliah juga sesuai dengan ke inginan nya menjadi dokter,ia menjadi salah satu wanita yang populer di kampus tersebut karna wajah nya yang cantik serta jenius.
"Jasmine"teriak seseorang dari belakang membuat Jasmine menoleh ke asal suara.
"Kenapa"tanya Jasmine.
__ADS_1
"Aku sudah menunggu mu dari tadi kau malah meninggal kan ku"ucap wanita tersebut dengan kesal.
"Siapa suruh kau menunggu ku"ucap Jasmine membuat wanita tersebut tambah kesal.
"Ck serah lah"ucap nya melangkah kan kaki nya lebih cepat meninggal kan Jasmine yang menggeleng kepala ia tahu jika teman baru nya tersebut sedang kesal pada nya,dengan cepat Jasmine menyusul wanita tersebut menuju kelas mereka.
"Ngambek ni yee"goda Jasmine mencolek dagu Kania wanita yang menjadi teman nya di negera orang.
"Tau ah"ucap Kania ketus.
"Jangan ketus-ketus begitu kau terlihat jelek"ucap Jasmine membuat Kania bertambah kesal.
"Kau ini teman apaan sih entah dari mana juga aku bisa berteman dengan orang menyebal kan seperti mu"ucap Kania.
"Sudah takdir mungkin"ucap Jasmine dengan asal.
"Setelah selesai kuliah apa kau ada acara"tanya Kania tak mau menghiraukan perkataan Jasmine tadi.
"Seperti nya tidak"ucap Jasmine.
"Kita pergi jalan-jalan saja aku bosan di apartemen terus setelah sampai di negera ini aku sama sekali belum pernah berkeliling menikmati indah nya negara yang sementara kita tinggal"ucap Kania.
"Boleh juga"ucap Jasmine karna ia pun sama belum pernah keluar sama sekali meski ia memiliki kenderaaan namun karna sendiran membuat ia malas jika keluar kecuali jika hanya ke kampua saja.
__ADS_1