
"Kita kembali ke mansion atau menginap di hotel saja"ucap Aksa melespas pelukan nya.
"Kita menginap saja"ucap Jessica.
"Aku masih ingin berkeliling mengitari pantai ini"ucap Jessica lagi.
"Tidak masalah"ucap Aksa tersenyum.
"Ayo "ajak Jessica menggenggam tangan Aksa.
Mereka berdua berjalan mengelili pantai di bawah terang cahaya bulan yang menambah kesan keindahan pantai.
"Sudah semakin dingin kita masuk saja ke dalam"ucap Aksa.
"Iya tapi kau harus menggondong ku kaki ku tidak kuat berjalan lagi"ucap Jessica.
"Dengan senang hati"ucap Aksa menggendong tubuh Jessica ala pengantin baru.
Aksa terus berajalan menggendong Jessica hingga ke hotel,sementara Jessica menatap jawah tampan Aksa dan mengalungkan tangan nya di leher Aksa.
"Kenapa menatap ku terus"ucap Aksa saat mereka mendekat ke hotel.
"Aku hanya merasa menjadi wanita yang paling beruntung karna di cintai oleh mu"ucap Jessica.
"Aku juga beruntung mencintai wanita seperti mu"ucap Aksa.
__ADS_1
"Kenapa,aku tidak mempunya apa pun bahkan orang tua ku sendiri mengatakan aku hanya anak pembawa sial saja"ucap Jessica
"Karna mereka hanya melihat dari luar saja tidak dari dalam"ucap Aksa.
"Seperti nya kau sangat mengenali ku luar dalam"ucap Jessica.
"Tentu saja aku mengetahui itu dengan mudah"ucap Aksa.
Setelah sampai di depan loby Jessica pun turun dari dari gendongan Aksa karna tidak mau menjadi pusat perhatian.
"Ayo masuk"ucap Aksa kepada Jessica.
"Kenapa kau main masuk saja,kita harus memesan kamar dulu"ucap Jessica.
"Tidak perlu,ini hotel milik ku"ucap Aksa.
"Kekayaan ku tidak akan bisa di hitung,bahkan tujuh turunan pun tidak akan habis"ucap Aksa.
"Seperti nya setelah aku menjadi istri mu aku akan menghabis kan uang mu itu"ucap Jessica ingin mendengar jawaban Aksa,ia ingin tau apakah Aksa akan memarahi nya atau tidak memberikan nya.
"Silahkan saja,semua itu juga akan menjadi milik mu lakukan apa yang bisa membuat mu bahagia dengan itu semua,aku tidak peduli dengan harta kekayaan yang utama bagiku hanya membuat mu bahagia dan tidak kekurangan apa pun,kau bisa meminta apa pun pada ku selagi aku bisa memenuhi nya akan aku lakukan"ucap Aksa.
Mendengar ucapan Aksa Jessica menjadi diam,ia tidak menyangka Aksa semudah itu mengatakan nya walalaupun ia hanya bercanda saja.
"Ayo masuk"ucap Aksa saat mereka sudah berada di depan kamar khusus milik Aksa.
__ADS_1
"Apa tidak ada kamar lain"tanya Jessica.
"Memang kenapa"tanya Aksa.
"Kita belum menikah jadi tidak mungkin kita tidur bersama"ucap Jessica.
"Di sini memang hanya ada satu kamar saja kamar khusus milik ku dan hanya aku yang bisa berada di sini,aku tidak akan melakukan apa pun pada mu di dalam,jadi jangan khawatir"ucap Aksa.
Jessica hanya mengangguk dan masuk ke dalam,ia melihat sekeliling kamar sangat luas dan mewah,bahkan kamar ini lebih luas dari pada kamar nya di mansion Aksa.
"Aku ingin mandi tapi pakaian ku tidak ada"ucap Jessica.
"Ambil saja di lemari aku sudah menyiap kan nya untuk mu"ucap Aksa.
"Kau menyiapkan semua nya sendiri"tanya Jessica.
"Tidak juga,aku menyuruh Vino dan Samuel"ucap Aksa.
"Ck,berarti kau hanya menyuruh saja yang mengerjakan mereka"ucap Jessica berjalan ke arah lemari dan membuka nya.
Ia cukup terkejut melihat banyak pakaian baru di dalam dan masih bermerek,Jessica mengambil baju tidur dan melihat harga nya.
*Gila harga nya bisa membayar kontarakan ku selama hampir setahun,hanya satu baju saja belum lagi semua yang ada di sini,orang kaya mah memang seperti itu,kalau aku pasti lebih baik membeli nya di toko biasa akan dapat banyak di sana,batin Jeasica.
đđđđđđđ
__ADS_1
Jangan lupa vote,like dan komen nya kkđ
Mampir juga ke novel baru ku ya "**istri dari masa lalu***"