MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
Episode 39


__ADS_3

Tak jauh dari mereka Afni dan Nana yang mendengar ucapan mereka membiar kan saja, karna jika tuan Wilson datang pasti akan memberikan uang pada mereka, setelah mereka mendapat kan uang tersebut Afni dan Nana akan mengambil nya kembali dengan bantuan preman yang sudah mereka janjikan.


"Rencana berhasil" ucap Afni.


"Benar, tinggal tunggu waktu nya saja" ucap Nana.


"Dia selamat dari kita saat orang tua nya di sini setelah mereka pergi kita akan membiat nya menderita kembali" ucap Afni.


"Biar kan saja dia dulu istirahat dari pekerjaan nya, jika sudah waktu nya maka ia mendapatkan yang lebih lagi" ucap Nana.


"Ayo pergi dari sini sebelum mereka melihat kita" ucap Nana kembali.


Mereka berdua pun segera pergi ke lantai atas meninggalakan Karin bersama orang tua nya.


"Mama dan papa istirahat saj dulu di kamar tamu" ucap Karin.


"Iya nak" ucap Bayu.


Karin pun mengantar kedua orang tua nya ke kamar tamu, lalu ia pun kembali ke kamar nya.


Apa yang akan aku lakukan sekarang, perusahaan sudah tidak ada lagi, bahkan semua nya tidak tersisa, satu-satu nya cara adalah menyingkir kan mereka berdua dari sini agar aku yang akan mendapatkan semua nya dari tua bangka itu, tapi bagaimana cara nya aku menyirkan mereka, batin Karin.

__ADS_1


ia pun memikirkan bagaimana cara nya agar Nana dan Afni segera keluar dari rumah tersebut.


Sedangkan di rumah sakit, Jessica terbangun dari tidur nya karna ingin ke kamar mandi. Ia segera berdiri dengan pelan dan mencoba berjalan dengan membawa infus di tangan nya, saat beberapa langkah Aksa masuk dan melihat Jessica.


"Kau mau kemana" ucap Aksa segera menggendong Jessica.


"Turun kan aku, aku hanya ingin ke kamar mandi" ucap Jessica.


"Kenapa tidak memanggil ku" ucap Aksa membawa Jessica masuk ke kamar mandi, ia menduduk kan Jessica di closet.


"Jika sudah selesai panggil aku, jangan berjalan sendiri nanti kau bisa jatuh" ucap Aksa.


"Iya terimakasih" ucap Jessica.


"Aku sudah selesai" ucap Jessica sedikit berteriak agar Aksa mendengar nya.


Aksa yang mendengar segera masuk dan kembali menggendong Jessica, ia pun menduduk kan Jessica.


"Apa kau menginginkan sesuatu" tanya Aksa.


"Tidak hanya saja aku bosan di sini, kapan aku bisa keluar dari sini" ucap Jessica.

__ADS_1


"Nanti akan aku tanyakan dulu" ucap Aksa.


"Apa aku boleh bertanya" ucap Jessica.


"Tanya kan saja" ucap Aksa.


"Kenapa bisa pria yang menculik ku itu ingin membunuh mu" ucap Jessica hati-hati.


"Aku juga tidak tau kenapa ia melakukan itu, dulu dia adalah teman ku tapi entah kenapa ia berubah seperti itu" ucap Aksa.


"Pasti karna ada sesuatu sehingga ia seperti itu" ucap Jessica.


"Entah lah, aku sendiri tidak mengerti" ucap Aksa.


"Apa kau membunuh nya" ucap Jessica dengan hati-hati takut menyinggung Aksa.


"Aku tidak bisa menahan amarah ku saat melihat mu dengan keadaan seperti itu jadi aku membunuh nya" ucap Aksa dengan Jujur.


Jessica hanya terdiam mendengarkan ucapan Aksa, ia tahu jika Aksa tidak membunuh pria itu maka mereka berdua yang akan mati.


🍁🍁🍁🍁🍁

__ADS_1


Jangan Lupa vote, like dan komen nya kk😄


__ADS_2