MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 505


__ADS_3

Wajah-wajah bodoh sangat terlihat jelas di antara mereka semua yang melihat Deffin berekpresi seperti itu untuk Gazella sendiri mereka sudah mengerti karna sering menggoda siapa pun dengan sifat jahil milik nya yang kadang tidak tahu tempat. Kecuali Rora yang mengepal kan tangan nya menatap benci ke arah Gazella.


Kau juga tidak akan bahagia,lihat lah nanti aku akan membalas mu,batin Rora.


"Bisa kah perkataan mu itu kau saring sedikit jika ingin bicara"ucap Deffin memaling kan wajah nya.


"Hahh ternyata om penguntit tidak mau jadi calon suami ku yah"ucap Gazella pura-pura sedih namun berbeda dengan hati nya yang ingin sekali tertawa kencang,menjahili Deffin rasa nya sangat menyenangkan bagi nya.


"Kalau begitu aku cari calon suami yang lain saja lah yang lebih muda,tampan dan kaya"ucap Gazella lagi yang entah kenapa membuat darah Deffin seakan memanas mendengar nya.


"Kau masih kecil sudah bicara calon suami"ucap Deffin ketus.


"Hey Om penguntit saja yang tidak tahu kemana masa depan nya,,kalau aku mah dari sekarang akan mencari yang pas untuk masa depan ku"ucap Gazella santai.


"Ella"ucap seseorang berlari memeluk Gazella dengan erat membuat Gazella tersenyum tipis membalas pelukan lelaki tampan tersebut.


"Kami mencari mu kemana-mana,jangan membuat kami khawatir lagi"ucap lelaki tampan tersebut.


"Maaf kan Ella"ucap Gazella tersenyum manis pada lelaki di depan nya yang tak lain Nathan.


"Masih sakit"tanya Nathan dengan wajah khawatir di jawab gelengan kepala dari Gazella.


Deffin menatap tajam ke arah pria yang berani memeluk kucing kecil nya,hingga tanpa sadar aura dingin seketika menguar di dalam ruangan tersebut membuat mereka sedikit gemetar.


"Kau kenapa Om penguntit"ucap Gazella menatap Deffin yang menatap tajam ke arah Nathan.


"Kau masih bertanya ada apa"ucap Deffin dingin membuat kening Gazella mengerut bingung.


"Memang nya ada apa"tanya Gazella polos.


"Kenapa kau malah berpelukan dengan nya"ucap Deffin menatap tajam ke arah Gazella.


"Apa salah nya aku memeluk nya"ucap Gazella santai namun tidak untuk Deffin yang semakin menggila mendengar nya.

__ADS_1


"Kau kan sudah mengatakan jika aku calon suami mu jadi jangan asal memeluk orang saja"ucap Deffin menarik tangan Gazella dan memeluk nya membuat mereka terkejut bahkan Gazella sendiri terkejut mendengar ucapan Deffin.


Siapa juga yang mau jadi calon istri nya,aku hanya bercanda saja apa ia tidak pandai bercanda atau aku yang kelewatan bercanda nya,batin Gazella menggaruk kepala nya yang tidak gatal.


"Jangan memeluk lelaki lain lagi kecuali aku"ucap Deffin ketus.


"Ck kau membuat ku marah saja"tambah Deffin semakin memeluk erat Gazella dan menatap tajam ke arah Nathan membuat Nathan menelan ludah nya kasar.


"Hey om pungintit lepas kan aku dulu"ucap Gazella.


"Dia keluar dulu baru aku melepaskan mu"ucap Deffin.


"Dia tidak akan keluar"ucap Gazella membuat wajah Deffin terlihat menyeramkan.


"Kau menyukai nya"tanya Deffin dengan nada yang tidak bersahabat namun mendapat pukulan di kepala nya dari Gazella membuat mereka menelan ludah nya kasar melihat tindakan Gazella,mereka takut Deffin akan membunuh Gazella karna lancang memukul kepala Deffin.


"Kau ini bodoh atau bagaimana sih om penguntit dia itu kakak ku mana mungkin aku menyukai nya"ucap Gazella kelas namun tidak dengan Deffin yang seperti nya ingin menenggelamkan diri nya mendengar ucapan Gazella.


"Dia kakak mu"tanya Deffin dengan sedikit gugup.


"Iya lah"ucap Gazella dengan sewot.


"Maaf kan kelakuan adik saya tuan"ucap Nathan dengan sopan.


"Ahh tidak masalah"ucap Deffin menggaruk kepala nya yang tidak gatal.


"Kenapa juga kakak harus meminta maaf segala pada nya"ucap Gazella ketus.


"Sudah lah kalian keluar saja aku ingin istirahat"ucap Gazella.


"Kau mengusir ku kucing kecil"tanya Deffin.


"Tentu saja,sana keluar kau membuat mereka semua nya takut,memang kau siapa sih sehingga mereka takut seperti kau pemakan orang saja"ucap Gazella.

__ADS_1


"Nanti juga kau akan tahu sendiri"ucap Deffin mengelus kepala Gazella.


"Terserah"ucap Gazella merebahkan tubuh nya dan menarik selimut,ia masih merasa lelah maka dari itu ia memutus kan untuk tidur.


"Jo suruh anak buah untuk berjaga di luar"ucap Deffin dengan nada dingin nya.


"Baik tuan"ucap asisten Jo.


"Aku keluar dulu kucing kecil nanti aku akan ke sini lagi"ucap Deffin lembut.


Ia segera meninggalkan ruangan tersebut tanpa berkata apapun lagi menuju hotel di mana ia akan istirahat.


"Kalian juga keluar biar aku yang menjaga Queen"ucap Aksa pada mereka semua.


Mereka semua meninggalkan ruangan Gazella menyisakan Samuel dan Aksa di dalam,kedua nya menghela nafas kasar melihat apa yang baru saja terjadi.


"Seperti nya tuan Deffin menyukai Queen"ucap Samuel di angguki Aksa.


"Aku takut jika misal nya mereka bersama akan membahayakan untuk Queen,,tuan Deffin seorang mafia pasti tidak terlepas dari musuh nya karna kita dulu juga mersakan nya"ucap Aksa.


"Kau lihat hanya karna kejadian masa lalu berimbas pada yang lain nya,aku merasa bersalah pada Rora karna kejadian itu membuat nya seperti sekarang"ucap Aksa lagi.


"Cucu kita bukan lah gadis yang lemah dia akan baik-baik saja,aku yakin tuan Deffin bisa menjaga nya nya dengan baik dan bisa membahagiakan nya"ucap Samuel.


"Entah lah aku masih ragu,satu lagi aku rasa Queen mengikuti jejak kita"ucap Aksa mulai serius.


"Maksut mu menjadi mafia"ucap Samuel di angguki Aksa.


"Aku bisa merasakan nya dia bukan hanya saat kejadian itu membunuh seperti sudah terbiasa dan aura yang ia keluarkan juga begitu mengerikan,,kita harus menanyakan nya nanti saat ia bangun"ucap Aksa serius.


"Aku juga merasakan nya saat melihat nya bertarung sendirian bahkan ia dengan mudah menghabisi mereka"ucap Samuel.


Kedua nya pun terdiam dengan pikiran masing-masing sambil menatap Gazella yang tidur.

__ADS_1


Sementara Gazella memejamkan mata nya untuk tidur,tubuh nya terasa lelah karna belum ada sama sekali istirahat belum lagi ia harus melawan semua musuh-musuh di hadapan nya seorang diri.


Lain hal nya dengan Deffin yang menyuruh anak buah nya yang lain untuk menyelidiki tentang keluarga kucing kecil nya yang bisa ia lihat seperti bermasalah,walaupun itu bukan lah urusan nya namun ia ingin menjaga nya dari jauh terutama dari Rora yang menatap benci ke arah Gazella tadi.


__ADS_2