MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 488


__ADS_3

Setelah semua nya sepakat jika mereka akan tinggal di Indonesia sementara waktu yang tentu nya Gazella akan pindah sekolah ke sekolah nya yang baru lagi sama hal nya dengan Nathan yang juga kuliah di sana setelah kakek Roy mengurus semua nya.


Pagi-pagi sekali seseorang sudah berada di kediaman mereka untuk menjemput Gazella karna mereka akan satu sekolah,siapa lagi kalau bukan Kevan yang dengan senang hati selalu bisa bertemu dengan gadis pujaan nya setiap saat.


"Cepat sekali kau datang"tanya Nathan yang melihat Kevan.


"Hehehe biar tidak telat kak"ucap Kevan.


"Padahal singa betina itu masih tidur kayak nya"ucap Nathan.


"Singa betina"ucap Kevan.


"Itu Ella dia aku beri julukan singa betina"ucap Nathan terkekeh.


"Sebentar aku lihat dia dulu"ucap Nathan pergi ke kamar Gazella.


"Ella kau sudah bangun"teriak Nathan.


"Iya sebentar lagi selesai"teriak Gazella karna ia sedang merapikan baju sekolah nya dan mengingat rambut nya.


"Cepat sedikit Kevan sudah menunggu mu di sana"ucap Nathan berlalu meninggalkan kamar Gazella.


Tak lama Gazella keluar dari dalam kamar nya menenteng tas di tangan nya,ia berlalu ke meja makan untuk sarapan lebih dulu.


"Kau sudah sarapan"tanya Gazella pada Kevan.


"Sudah"ucap Kevan di angguki Gazella.


Selesai sarapan dan berpamitan Gazella dan Kevan meninggalkan kediaman tersebut menggunakan mobil mewah milik Kevan.


"Kau satu lokal bersama kedua teman mu yang kemaren"tanya Gazella.


"Iya"ucap Kevan di angguki Gazella.


Mobil mewah milik Kevan berhenti di parkiran kedua nya segera turun dari dalam dan berjalan meninggalkan parkiran.


"Aku akan mengantar mu ke ruang kepala sekolah dulu"ucap Kevan.


"Tentu saja kau harus mengantar kan ku"ucap Gazella karna ia tidak tahu di mana letak nya.


Sepanjang jalan banyak pasang mata yang menatap kedua nya karna baru pertama kali mereka melihat Kevan dekat dengan wanita.


"Fans mu banyak juga di sini lihat lah mereka seperti akan memakan ku saja"ucap Gazella.


"Tidak usah hiraukan"ucap Kevan di angguki Gazella.


Sampai di depan pintu ruangan kepala sekolah Kevan meninggalkan Gazella sendiri menuju kelas nya.

__ADS_1


Tok tok tok


"Masuk"ucap seseorang dari dalam.


"Permisi pak,saya murid pindahan"ucap Gazella dingin.


"Ohh iya kau yang bernama Gazella"ucap kepala sekolah pada Gazella.


"Ya"ucap Gazella singkat.


"Mari saya antar kan ke ruangan mu"ucap kepala sekolah berdiri dari duduk nya,kedua nya pun berjalan keluar dari ruangan tersebut hingga mereka sampai di kelas X-A.


"Maaf sebentar bapak mengganggu kalian kedatangan teman baru"ucap kepala sekolah dengan ramah.


"Ayo nak perkenalkan diri mu"ucap kepala sekolah tersebut pada Gazella.


"Gazella Queenna Cloevanza"ucap Gazella datar menatap satu persatu orang di ruangan tersebut.


Sial,,kenapa juga aku harus satu lokal dengan mereka sih,batin Gazella melihat di sana ada Aurora dan Kevan.


"Kalau begitu bapak permisi dulu silahkan di lanjut buk"ucap kepala sekolah tersebut segera meninggalkan ruangan kelas baru Gazella.


"Silahkan duduk di kursi yang kosong"ucap guru yang mengajar di dalam kesal itu.


"Terimakasih"ucap Gazella segera duduk di kursi paling belakang tepat di belakang Kevan dan Dimas karna hanya itu saja yang kosong.


Setelah Gazella duduk pelajaran tersebut pun di mulai kembali,Gazella hanya menatap lurus ke depan tanpa peduli mereka yang melirik dan menatap nya sinis terutama para kaum perempuan.


"Ella"panggil Rora tersenyum tipis.


"Hmm"ucap Gazella.


"Ayo ke kantin"ajak Rora.


"Duluan saja"ucap Gazella.


"Kita pergi bersama saja kau kan tidak tahu di mana letak kantin nya"ucap Rora.


"Ya"ucap Gazella berdiri membuat Rora senang akhir nya Gazella mau berbicara dan dekat dengan nya.


Mereka pun keluar bersama-sama dari ruangan tersebut,Gazella memilih berjalan di belakang mengikuti mereka hingga mata nya menatap seseorang yang seperti nya sedang di bully.


"Ada apa Ella"tanya Rora melihat Gazella berhenti.


"Siapa mereka"tanya Gazella.


"Mereka kakak kelas yang suka membully murid yang kurang mampu,ayo pergi jangan mengurusi mereka karna nanti mereka bisa saja akan membully mu"ucap Rora.

__ADS_1


Namun Gazella tidak bergeming dari tempat nya karna seperti nya ia mengenal wanita yang sedang di bully tersebut namun ia lupa siapa.


"Siapa nama wanita itu"tanya Gazella lagi.


"Kalau tidak salah nama nya Bella dia kelas X-B"ucap Rora.


"Bella"ulang Gazella di angguki Rora.


Seketika raut wajah Gazella menjadi dingin,tangan nya terkepal kuat dan berjalan cepat ke arah mereka yang masih asyik membully Bella,pantas saja aku seperti mengenal nya,pikir Gazella.


"Lepaskan dia"ucap Gazella dingin.


"Eh lo siapa seenak nya saja mengganggu kesenangan ku"ucap wanita tersebut dengan kesal.


Namun Gazella tidak menghiraukan ucapan wanita tersebut,ia berjongkok untuk melihat wajah wanita tersebut yang menunduk.


"Bellaa"ucap Gazella membuat wanita tersebut mendongak karna seperti mengenal suara tersebut.


"Bellaa"ulang Gazella lagi memeluk sahabat nya kecil nya.


"Gazella"ucap Bella menangis membalas pelukan Gazella,tentu saja ia mengenali Gazella dari mata biru milik Gazella.


"Ayo berdiri"ucap Gazella membantu Bella untuk berdiri.


Setelah berdiri Gazella menatap dingin ke arah tiga wanita di depan nya yang telah berani menindas sahabat nya.


Plakk


Plakk


Plakk


Gazella menampar pipi mereka satu persatu dengan kuat membuat yang lain terkejut karna baru pertama kali ada orang yang melawan ketiga nya.


"Ini peringatan untuk kalian jika berani mengganggu nya lagi kalau tidak kalian akan rasakan akibat nya dari ku"ucap Gazella dingin.


"Sialan..memang lo siapa berani nya menampar ku dan mengancam ku haa"teriak salah satu dari ketiga nya.


"Jangan berani berteriak di depan ku"ucap Gazella mencekik leher wanita tersebut.


"Gazella lepas kan dia bisa mati"ucap Bella.


Gazella mendorong wanita tersebut dengan kuat hingga terjatuh di lantai.


"Siapa pun yang berani menganggu sahabat ku aku tidak akan segan berbuat lebih seperti itu dan ini peringatan untuk kalian semua"ucap Gazella dingin membuat yang lain terdiam.


"Kalian mendengar nya"bentak Gazella kuat.

__ADS_1


"I-ya"ucap mereka takut dengan Gazella.


Gazella menarik tangan Bella dari sana untuk mengobati luka Bella yang ada sedikit memar di pipi nya yang seperti nya bekas tamparan.


__ADS_2