
Sedangkan mereka yang di belakang geleng kepapa melihat kedua nya kecuali Erland,Jasmine dan Rora.
"Ma Gazella mau makan dessert buatan mama"ucap Gazella dengan wajah memelas nya.
"Nanti mama buat kan untuk mu"ucap Rose lembut membuat Gazella tersenyum manis.
"Hehehe mama ku yang terbaik"ucap Gazella.
"Mulut sangat berbisa"ucap Nathan.
"Terimakasih"ucap Gazella.
Gazella menyenderkan kepala nya di bahu Bintang sambil memejam kan mata nya menahan rasa sakit yang masih terasa membekas di hati nya,tak terasa air mata nya keluar dari kedua mata nya hingga menetes di pundak Bintang membuat Bintang khawatir.
"Kenapa sayang apa ada yang sakit"tanya Bintang namun Gazella diam saja dan air mata nya tetap keluar.
"Queen kau dengar kakak kan"ucap Bintang lagi.
"Sayang apa ada yang sakit nak"tanya Rose ikut khawatir.
"Gazella tidak apa-apa ma"ucap Gazella menunduk dan menyembunyikan wajah nya di pundak Bintang.
Tubuh ku baik-baik saja yang sakit adalah hati ku,jika mereka datang hanya ingin menyakiti ku lebih baik mereka tidak usah datang jika hanya menambah luka di hati ku,luka yang dulu saja masih membekas dan sekarang malah bertambah sakit lagi,batin Gazella.
Aksa yang memperhatikan Gazella ikut menangis namun dengan cepat ia menghapus air mata nya sebelum ada yang melihat nya,ia jadi teringat di mana Gazella yang dulu saat sakit karna mereka dan sekarang kejadian itu kembali terulang lagi.
"Roy"panggil Aksa.
"Ada apa"tanya Roy.
"Setelah sampai nanti aku mohon hubungi dokter langsung ke rumah dan biarkan dokter tersebut di rumah dulu aku takut Gazella akan sakit nanti"ucap Aksa di angguki Roy.
"Kau tenang saja aku akan mengurus nya"ucap Roy menepuk pundak Aksa pelan.
"Terimakasih jaga dia untuk ku sementara waktu"ucap Aksa.
__ADS_1
"Dia sudah seperti cucu ku sendiri pasti nya aku akan menjaga nya dengan baik"ucap Roy di angguki Aksa.
Akhir nya mereka sampai di parkiran dan langsung masuk ke dalam mobil masing-masing,Bintang menduduk kan Gazella di belakang bersama Rose dan Niel sedangkan ia duduk di depan bersama Nathan dan yang lain nya masuk ke dalam mobil masing-masing.
Nathan melajukan mobil nya untuk kembali ke kediaman mereka di ikuti yang lain nya, Gazella sendiri yang lelah fikiran dan hati nya memejam kan mata nya hingga ia tertidur berharap rasa sakit yang ia rasakan berkurang.
"Tidur lah nak mama dan papa di sini menjaga mu"ucap Rose mengelus kepala Gazella.
Bintang yang melihat dan mendengar nya menetes kan air mata nya melihat keluarga baru Gazella yang tulus menyayangi adik nya.
Tak lama mereka sampai di kediaman mewah di mana Gazella akan tinggal sementara waktu, Niel yang melihat Gazella tidur segera menggendong Gazella keluar mobil.
"Gazella tidur pa"tanya Nathan.
"Iya"ucap Niel pelan membawa Gazella masuk ke dalam begitu pun dengan yang lain nya mengikuti dari belakang.
Niel menidurkan Gazella di ranjang lalu menyelimuti nya tak lupa ia mengecup kening Gazella lembut dan mengelus kepala Gazella sebelum keluar dari dalam kamar tersebut dan menutup pintu kamar Gazella pelan.
Di luar mereka semua duduk di ruang tamu kediaman kakek Roy,tak lama Niel pun ikut bergabung dengan mereka.
"Ya kami orang tua dari Kris"ucap Erland tak kalah datar membuat Niel tertawa sinis.
"Jika kau orang tua nya aku ingin bertanya apakah ada orang tua yang membentak anak nya sendiri hingga jatuh pingsan"ucap Niel.
"Niel"panggil Roy.
"Aku hanya tidak suka putra dan putri ku di bentak orang lain ayah kita saja yang membesarkan mereka tidak pernah melakukan nya,lihat lah putri ku sampai pingsan karna bentakan nya"ucap Niel membuat mereka semua diam.
"Saya hanya tidak suka dia berbicara seperti itu pada kakak nya"ucap Erland.
"Harus nya anda mengerti mengapa ia berbicara seperti itu karna ia yang mengalami nya bukan anda,,jika anda menjadi dia mungkin anda juga akan mengatakan demikian"ucap Niel datar.
"Jika kalian hanya datang membuat putri ku terluka lebih baik jangan temui dia karna kami bisa memberikan nya apa yang ia ingin kan dari orang tua nya"tambah Niel.
"Anda jangan seenak nya Kris putri kandung saya"ucap Jasmine.
__ADS_1
"Anda tahu jika dia putri kandung mu lalu kemana kau sebagai ibu kandung nya"ucap Rose membuat Jasmine terdiam.
"Biar kan Queen di sini untuk menenangkan diri nya kita pulang"ucap Aksa segera keluar dari rumah tersebut di ikuti Samuel.
"Bintang akan di sini bersama Queen"ucap Bintang di angguki Samuel.
Mereka pun pergi dari kediaman Roy setelah Aksa memaksa mereka semua pulang ke rumah nya kecuali Bintang.
Makan malam tiba mereka duduk di meja makan bersama-sama untuk makan bersama,namun kali ini sedikit berbeda biasa nya akan ada kejahilan Gazella sebelum makan atau bertengkar dengan Nathan dan sekarang Gazella hanya diam saja tanpa bicara.
"Kenapa nak"tanya Rose mengelus kepala Gazella.
"Tidak apa-apa ma"ucap Gazella dengan senyum di paksakan dan melajut kan makan nya membuat yang lain menghela nafas kasar.
"Gazella duluan ke kamar"ucap Gazella setelah menyelesaikan makan nya dan segera beranjak pergi ke kamar nya untuk istirahat.
"Maaf kan ketidak sopanan adik saya"ucap Bintang.
"Dia juga adik ku"ucap Nathan ketus.
"Nathan"ucap Rose menatap tajam ke arah Nathan.
"Santai saja nak Bintang Gazella sudah seperti keluarga kami sendiri"ucap Rose.
"Terimakasih nyonya telah menyayangi adik saya dengan tulus"ucap Bintang.
"Panggil mama saja sama seperti Gazella"ucap Rose lembut.
"Oh iya apa wanita muda tadi adalah kembaran Gazella"tanya Rose.
"Iya ma"ucap Bintang sedikit canggung memanggil Rose dengan sebutan mama.
"Mama lihat dia sudah sehat total tidak seperti orang yang sakit"ucap Rose penasaran membuat Bintang tersenyum kecut.
"Itu karna sebelum meninggal nenek Jessica mendonorkan ginjal nya untuk Rora karna selama ini mereka telah membawa Rora berbobat kemana-mana tidak juga sembuh dan juga mereka telah mencari donor ginjal untuk Rora tidak ada yang cocok,ginjal nenek Jessica cocok untuk nya maka nya sekarang dia bisa sembuh"ucap Bintang pelan membuat mereka diam,terutama Gazella yang mendengar semua ucapan Bintang yang tak jauh dari mereka.
__ADS_1