
Setelah Jasmine selesai belajar ia pun menatap Erland sedari tadi diam tanpa suara yang ternyata sudah tidur karna kasihan melihat Erland yang tidur pulas dan tidak ingin mengganggu Jasmine pun menyenderkan kepala nya ke sofa dan memejam kan mata nya untuk tidur karna ia sudah mengantuk.
Tengah malam Erland terbangun dari tidur nya segera duduk saat ia sadar tertidur di pangkuan Jasmine.
"Kenapa tidak membangun kan ku sih"gumam Erland mengelus pipi Jasmine lalu menggendong Jasmine masuk ke dalam kamar mereka dan membaringkan nya di atas ranjang.
Erland pun ikut berbaring di samping Jasmine setelah melihat Jam,ia pun memeluk Jasmine kembali memejam kan mata nya.
Pagi hari Jasmine membuka mata nya dan menatap sekeliling dan menoleh ke samping melihat Erland masih tidur pulas memeluk diri nya.
Apa dia semalam membawa ku ke sini,batin Jasmine.
Ia pun segera melepaskan pelukan Erland dan berjalan ke kamar mandi mencuci wajah nya,selesai Jasmine keluar kamar menuju dapur untuk menyiap kan sarapan pagi untuk mereka berdua. Tak lama Erland terbangun dari tidur nya meraba ke samping nya sudah kosong dengan mata masih mengantuk Erland keluar kamar menghampiri Jasmine yang masih sibuk memasak.
"Kenapa bangun cepat sekali"ucap Erland memeluk Jasmine dari belakang dan meletak kan dagu nya di bahu Jasmine.
"Aku sudah biasa bangun pagi sekali"ucap Jasmine masih sibuk dengan masakan nya membiar kan Erland memeluk nya.
"Ini masih terlalu pagi bukan nya kau masuk jam delapan"ucap Erland.
__ADS_1
"Ya tapi aku masih harus mengerjakan yang lain nya setelah selesai memasak"ucap Jasmine.
"Ck nanti aku akan cari kan pembantu saja kau terus sibuk dengan pekerjaan mu tanpa peduli suami mu ini" rajuk Erland.
"Maksut mu"tanya Jasmine.
"Aku masih ingin tidur memeluk mu tapi kau malah sudah sibuk di dapur"ucap Erland.
"Jangan manja begitu biasa nya kau juga tidur sendiri selama ini"ucap Jasmine ketus.
"Itu beda sayang dulu aku masih sendiri sekarang aku sudah memiliki mu sebagai istri ku"ucap Erland.
"Jika kau masih mengantuk sana kembali ke kamar"ucap Jasmine melihat Erland kembali memejam kan mata nya.
"Aku tidak mengantuk aku hanya ingin memeluk mu lebih lama lagi"ucap Erland tanpa membuka mata nya.
"Lepas kan aku sudah selesai"ucap Jasmine dengan terpaksa Erland melepas kan pelukan nya berjalan ke meja makan lalu duduk di kursi,Jasmine sendiri sibuk menata masakan nya di atas meja.
"Sana mandi dulu"suruh Jasmine pada Erland tanpa berkata apa pun Erland segera bangkit dari duduk nya dan berjalan ke dalam kamar kembali untuk memberihkan tubuh nya,setelah melihat Erland masuk ke dalam kamar mandi Jasmine mengeluarkan pakai an Erland dari koper yang belum sempat ia rapikan.
__ADS_1
Selesai menyiapkan keperluan Erland Jasmine mengambil baju milik nya dan masuk ke dalam kamar mandi kamar yang di sebelah nya agar cepat,selesai mandi dan berpakai an Jasmine kembali masuk ke dalam kamar melihat Erland sudah rapi dengan pakai an kantoran yang terlihat cocok di pakai Erland dengan senyum mengembang Jasmine menghampiri Erland.
"Kenapa senyum begitu melihat ku"tanya Erland.
"Kau terlihat tampan dan dewasa sekali"ucap Jasmine jujur.
"Aku juga tahu dan tidak hanya kau saja yang bicara begitu sudah banyak orang mengatakan nya"ucap Erland meski bukan langsung namun ia mendengar para karyawan nya mengatakan hal itu.
"Sekarang kau ganti baju mu itu"ucap Erland menatap Jasmine yang memakai pakain sedikit terbuka,Jasmine menatap diri nya di kaca besar yang ada di depan nya melihat penampilan nya apakah ada yang salah dengan baju yang ia pakai.
Erland kembali memeluk Jasmine dari belakang dan menatap kaca di depan nya.
"Aku tidak suka kau memakai pakaian terbuka seperti ini"ucap Erland.
"Terbuka apa nya ini sudah termasuk tertutup"ucap Jasmine.
"Bagi ku ini terbuka ganti baju mu lagi"ucap Erland menatap Jasmine datar membuat Jasmine menelan ludah nya kasar.
Sejak kapan dia mengerikan begini"batin Jasmine.
__ADS_1
Tak ingin membuat Erland menatap nya seperti itu dengan cepat Jasmine mengganti baju nya kembali membuat Erland tersenyum tipis.