
Malam hari nya Jasmine dan Erland sudah berada di lantai bawah apartemen mereka dan masuk ke dalam mobil setelah memasuk kan semua barang-barang ke dalam bagasi,Erland melajukan mobil nya menuju bandara.
"Selamat tinggal kota P suatu saat akan kembali ke sini"ucap Jasmine menatap jalanan.
"Kota kenangan"ucap Erland dengan senyum manis nya pada Jasmine.
"Maksut nya"tanya Jasmine.
"Tidak ada"ucap Erland cepat bisa marah jika katakan pada Jasmine kota kenangan yang ia maksut di mana mereka menghabis kan malam panjang.
Jasmine hanya beroh ria saja kembali menatap keluar jendela,ia mengingat kenangan romantis mereka berdua kemaren membuat nya tersenyum tipis.
Tak lama mereka sampai di bandara di mana jet pribadi Erland sudah menunggu di sana,kedua nya masuk ke dalam setelah keluar dari dalam mobil dan duduk santai di kursi yang telah di jadikan senyaman mungkin.
Jet mereka segera lepas landas meninggal kan negara P menuju negara I.
__ADS_1
"Kita pindah ke rumah lagi di apartemen tidak akan aman untuk kita tinggal" ucap Erland karna baru saja mendapat kabar dari anak buah nya jika seseorang sedang mencari keberadaan Airen,ia takut terjadi sesuatu pada Jasmine jika mereka tinggal di apartemen.
"Kenapa begitu"ucap Jasmine.
"Aku tidak bisa menjelas kan nya sekarang nanti kau akan tahu alasan nya"ucap Erland.
"Kalau itu lebih aman tidak masalah"ucap Jasmine menurut dari pada ia akan di culik seperti kemaren membuat nya hampir di lecehkan.
"Jika sampai kita akan langsung ke rumah"ucap Erland di angguki Jasmine.
"Barang-barang di sana bagaimana"tanya Jasmine.
"Hmm"ucap Jasmine.
Erland mendekap Jasmine ke pelukan nya memeluk erat wanita tersebut seakan tak ingin jauh,Sedangkan Jasmine membiar kan saja karna ia juga merasa nyaman saat Erland memeluk diri nya.
__ADS_1
Lain hal nya dengan Kania yang saat ini sedang tersenyum melihat ponsel nya menerika kabar dari seseorang yang saat ini dekat dengan nya siapa lagi kalau bukan Rey yang meminta nomor ponsel nya sebelum mereka berangkat,sejak beberapa hari ini kedua nya dekat walaupun hanya melalui ponsel namun entah kenapa Kania begitu senang padahal ia belum lama putus cinta dengan mantan nya.
"Aku tidak bisa tidur"ucap Kania berguling-guling di atas ranjang milik nya.
Karna tidak bisa tidur Kania pun membuka media sosial nya dan mencari nama Rey.
"Ketemu"gumam nya pelan dengan senyum manis nya.
Ia pun segera membuka nya dan melihat-lihat foto Rey yang di masuk kan Rey di media sosial.
"Kenapa ia setampan itu sih"ucap Kania nicara sendiri sambil senyum-senyum tak jelas melihat foto Rey.
Banyak foto yang Rey masuk kan termasuk foto-foto bersama Jasmine dan yang lain nya,tetapi foto Rey yang hanya sendiri hanya beberapa saja.
"Seperti nya aku jatuh cinta pada nya"gumam Kania memegang dada nya yang berdegup kencang.
__ADS_1
"Kau gila Kania baru beberapa minggu putus dari pria brengsek itu kau sudah jatuh cinta"ucap Kania pada diri nya sendiri.
"Aaaaa menyebal kan sekali sih"ucap Kania berteriak menutup seluruh tubuh nya dengan selimut dan memejam kan mata nya bisa aku jika terus memikir kan lelaki itu,pikir Kania memejam kan mata nya untuk tidur.