
Sesampai nya di mall mereka segera turun dari mobil dan masuk ke dalam,seperti biasa jiwa posesif seorang Erland kambuh,ia memeluk erat pinggang Jasmine sedangkan Kania berjalan di depan mereka berdua.
Banyak pasang mata yang menatap ke mesraan kedua nya namun tidak di hiraukan kedua nya,Kania sendiri menggeleng kan kepala nya melihat kelakuan Erland yang seakan Jasmine bisa di ambil orang jika ia tidak memeluk nya.
"Kita makan dulu aku sudah lapar"ucap Kania.
"Aku juga sedari tadi memang sudah lapar"ucap Jasmine.
"Ya sudah kita ke restoran atas"ucap Erland.
Mereka segera menuju lantai atas di mana ada restoran di dalam mall tersebut,sampai di atas mereka duduk di kursi kosong dekat jendela yang memperlihat kan jalanan di bawah.
Jasmine dan Kania segera memesan makanan untuk mereka tidak lupa untuk Erland,kedua nya seperti orang yang tidak makan beberapa hari karna pesanan kedua nya cukup banyak.
"Apa kalian bisa menghabis kan nya nanti"tanya Erland.
"Tentu"ucap kedua nya kompak.
__ADS_1
"Lagian kan makan gratis ya gak"ucap Kania pada Jasmine.
"Iya lah selagi ada yang bayar kenapa tidak makan sepuas nya"ucap Jasmine santai sambil melirik Erland.
"Terserah kalian saja"ucap Erland yang mengerti maksut kedua wanita di depan nya yang pasti akan menjadi ATM berjalan kedua nya,Erland sendiri tidak mempermasalah kan hal itu bagi nya jika Jasmine bahagia ia juga ikut bahagia.
Saat menunggu makanan mereka datang,Jasmine dan Kania memilih berbicara tentang perkuliahan mereka sedangkan Erland melihat ponsel nya yang baru saja menerima email dari perusahaan nya yang di negara nya.
"Selamat siang tuan Erland"ucap seorang membuat mereka menoleh.
"Hmm"ucap Erland dingin kembali fokus pada ponsel nya.
Kania dan Jasmine mengedar kan pandangan mereka memang benar jika semua meja sudah penuh karna tepat di jam makan siang.
"Duduk saja nona"ucap Jasmine mendapat tatapan datar dari Erland karna paling tidak suka ada orang lain mengganggu nya.
"Terimakasih nona"ucap wanita tersebut dengan wajah bahagia duduk di samping Erland yang memang kebetulan kosong,sedangkan Erland langsung berdiri dari tempat duduk nya.
__ADS_1
"Kania pindah"ucap Erland,Kania yang mengerti segera pindah ke tempat duduk Erland tadi sedangkan Erland duduk di samping Jasmine.
Jasmine menatap wanita di depan nya dengan intens karna merasa pernah melihat nya namun ia tidak ingat,ia pun menatap Erland yang duduk di samping nya.
"Kenapa"tanya Erland merasa di tatap Jasmine.
"Seperti nya aku pernah melihat nya tapi aku tidak ingat"ucap Jasmine berbisik pada Erland.
"Ck dia wanita yang di restoran dulu"ucap Erland membuat Jasmine mengangguk karna ia sudah ingat.
Sama hal nya dengan Zelina yang sudah ingat dengan Jasmine,ia menatap tajam Jasmine yang duduk di depan nya.
"Jangan menatap istri ku seperti itu"ucap Erland datar membuat mata Zelina terbelalak kaget mendengar kata istri keluar dari mulut Erland.
"Dia istri anda tuan"ucap Zelina terbata.
"Hmm"ucap Erland dingin.
__ADS_1
Kania dan Jasmine menahan tawa melihat wajah terkejut Zelina karna mereka tahu jika Zelina terlihat tertarik dengan Erland membuat kedua nya menggeleng kan kepala.