MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
Episode 140


__ADS_3

Di rumah Bayu dan Wina sedang menunggu Karin pulang namun belum juga ada tanda-tanda kepulangan Karin.


"Pa tumben Karin tidak memberikan kabar pada kita jika ia mau pulang terlambat"ucap Wina.


"Papa juga tidak tau ma"jawab Bayu.


"Perasaan mama tidak enak pa,apa terjadi sesuatu pada nya"ucap Wina.


"Mungkin itu hanya persaan mama saja kita tunggu saja sebentar lagi,kalau gak coba mama telpon saja dulu"ucap Bayu.


"Iya pa"ucap Wina segera mengambil ponsel nya dan menelpon Karin.


Tut tut tut


"Ma suara nya berasal dari luar apa dia sudah pulang"tanya Bayu.


"Seperti nya pa kita lihat saja dia kenapa tidak masuk sudah malam begini"ucap Wina mematikan telpon nya kembali.


Bayu mengangguk dan segera berjalan untuk membuka pintu bersama Wina,setelah membuka pintu kedua nya terkejut melihat Karin sudah tergelak di lantai dengan darah yang di baju nya.


"Karinnnn"teriak Wina berlari ke arah Karin.


"Pa cepat bawa ke rumah sakit"ucap Wina menangis melihat Karin yang berlumuran darah.

__ADS_1


Bayu mendekati tubuh Karin untuk memeriksa denyut nadi nya,setelah memeriksa nya ia langsung terduduk di lantai.


"Pa cepat tunggu apa lagi kasihan Karin pa dia kesakitan pa"ucap Wina menangis.


"Karin sudah meninggal ma"ucap Bayu menangis.


"Tidak mungkin pa,dia anak yang kuat"teriak Wina memeluk tubuh Karin.


Para tetangga yang mendengar suara tangis dan berteriak segera keluar dari rumah dan pergi ke rumah Wina dan Bayu.


"Ada apa pak,buk"tanya tetangga Bayu.


Namun Bayu hanya diam saja dengan air mata yang terus mengalir serta menggenggam erat tangan Karin,sementara tetangga yang melihat nya mengerti kenapa kedua nya menangis.


"Sebaik nya jasat Karin di bawa ke rumah pak besok baru di makam kan"ucap salah satu tetangga Bayu.


"Pak seperti nya Karin terkena tembakan"ucap salah satu tetangga Bayu melihat tepat di dada Karin.


Bayu dan Wina mendengar nya segera melihat ke arah yang tetangga mereka katakan benar saja kedua nya melihat luka tembak di tubuh Karin.


"Pa siapa yang melakukan itu pada putri kita pa"ucap Wina menangis histeris.


Bayu diam saja dengan tatapan kosong melihat tubuh Karin sudah terbujur kaku di depan nya.

__ADS_1


"Ayo pak sebaik nya kita bawa jasat Karin ke dalam"ucap Salah satu tetangga mereka.


Bayu mengangguk kan kepala nya dan memeluk Wina yang memberontak di pelukan nya,para tetangga mengangkat tubuh Karin masuk ke dalam rumah.


Sama hal nya di rumah Tiara seorang satpam yang akan kembali berjaga melihat Tiara tergeletak tepat di depan pagar,satpam tersebut segera berlali masuk ke dalam.


"Tuannn"teriak satpam tersebut panik.


"Ada apa"jawab tuan Smith.


"Tuan nona Tiara pingsan di pagar sana"ucap satpam tersebut.


"Apaa"ucap tuan Smith segera berlari ke arah pagar dan benar saja ia melihat tubuh Tiara tergelak.


"Tiara nak kamu kenapa"tanya tuan Smith menepuk pipi Tiara.


"Tiara kenapa ada darah di baju mu nak"ucap tuan Smith melihat darah yang hampir mengering di baju Tiara.


"Tuan sebaik nya kita bawa nona ke rumah sakit"ucap satpam.


"Sana cepat siap kan mobil kita ke rumah sakit sekarang"teriak tuan Smith panik.


Satpam tersebut segera memanggil supir untuk membawa Tiara ke rumah sakit.

__ADS_1


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Jangan lupa vote,like dan komen nya kk


__ADS_2