
Setelah selesai makan siang bersama di restoran tersebut Erland mengantar kan Jasmine dan anak-anak nya kembali ke rumah sedangkan ia kembali ke kantor.Di dalam ruangan nya Erland duduk bersama dengan Hans sang asisten.
"Aku akan keluar dari dunia mafia,kalian saja yang mengurus nya"ucap Erland dengan serius membuat Hans terkejut.
"Kenapa tuan harus keluar bagaimana dengan yang lain nya jika tuan keluar"ucap Hans.
"Mereka bisa menjalankan bisnis yang lain atau bergabung dengan perusahaan ini di mana pun yang mereka inginkan"ucap Erland.
"Alasan tuan ingin keluar"tanya Hans.
"Aku sudah mempunyai anak jika musuh tahu jika aku sudah berkeluarga aku takut mereka akan menargetkan mereka yang menjadi kelemahan ku maka dari itu aku memilih berhenti agar mereka aman"ucap Erland.
"Tapi tuan mereka tidak ada yang tahu wajah tuan bagaimana mungkin mereka menganggu keluarga tuan"ucap Hans.
"Mungkin sekarang belum kedepan nya tidak tahu maka dari itu lebih baik mencegah nya sebelum hal itu terjadi"ucap Erland membuat Hans terdiam.
"Saya juga akan keluar jika tuan keluar"ucap Hans.
"Itu hak mu jika masih ingin di sana atau keluar"ucap Erland.
"Saya permisi tuan"ucap Hans sopan keluar dari ruangan Erland.
Sore hari nya Erland sudah pulang dari perusahaan dan sampai di rumah.
"Mommy mana"tanya Erland pada ketiga anak nya yang sedang menonton tv di ruang keluarga dengan makanan di depan mereka.
"Di kamar dad"ucap Galaksi yang mata nya fokus pada tv.
__ADS_1
"Daddy ke kamar dulu"ucap Erland melenggang pergi ke kamar.
Ia melihat Jasmine baru saja keluar dari ruang ganti karna Jasmine baru saja selesai mandi.
"Sudah pulang"ucap Jasmine menatap Erland.
"Hmm"ucap Erland memeluk Jasmine.
"Kenapa"tanya Jasmine menatap Erland.
"Tidak ada aku hanya ingin memeluk mu saja"ucap Erland.
"Kau pasti lelah aku akan menyiapkan air untuk mu mandi agar tubuh mu merasa segar"ucap Jasmine.
"Nanti saja aku masih ingin memeluk mu"ucap Erland di angguki Jasmine.
Jasmine mendapat kabar dari Jessica tentang pernikahan mereka yang akan segera di lakukan membuat Jasmine ikut bahagia mendengarnya.
"Aku ikut saja bagaimana menurut mu"ucap Erland.
"Ya sudah lepas kan pelukan mu jika begini kapan kau akan mandi"ucap Jasmine membuat Erland melepaskan pelukan nya membiarkan Jasmine pergi ke kamar mandi menyiapkan air untuk nya.
Setelah selesai semua nya Jasmine keluar dan menyiapkan pakaian untuk Erland dan meletakan nya di atas ranjang.
"Mandi lah aku akan menemani anak-anak di ruang tamu"ucap Jasmine pada Erland.
"Baik lah sebentar lagi aku akan menyusul"ucap Erland.
__ADS_1
Jasmine mengangguk dan segera keluar dari kamar,ia duduk di sofa di mana ketiga anak nya berada,Bintang yang melihat Jasmine segera duduk di samping Jasmine dan menyenderkan kepala nya di lengan Jasmine.
"Ada apa hmm"tanya Jasmine mengelus kepala Bintang pelan.
"Tidak ada mom"ucap Bintang memejamkan mata nya menikmati elusan lembut di kepala nya.
"Dasar manja"dengus Angkasa melihat Bintang.
"Bilang saja kau iri"ucap Bintang cuek.
"Siapa juga yang iri kau terlihat seperti anak kecil jika begitu"ucap Angkasa ketus.
Bintang hanya mengangkat bahu nya acuh mendengar cemoohan kembaran nya yang menurut nya tidak beguna sama sekali.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Hallo kakak Author meminta maaf karna mungkin cerita Arka dan Dara akan di gabungkan saja di sini karna cerita nya seperti nya tidak akan menyambung nanti nya dan untuk Cerita anak-anak mereka nanti baru akan di buat judul baru.