
Akhir nya Jasmine mengalah untuk membujuk ketiga nya duduk dengan benar di sofa namun sama sekali tidak berhasil malah semakin menempel pada Erland.
"Mommy suapi saja"ucap Jasmine pada akhir nya membuat ketiga nya mengangguk cepat.
"Sekarang manja nya pada daddy"cibir Jasmine.
"Besok sama mommy lagi"ucap Angkasa.
"Baik-baik sekarang makan dulu"ucap Jasmine mengambil makanan untuk mereka dan menyuapai keempat nya satu persatu bersama diri nya juga karna sudah merasa lapar.
Selesai makan Erland membawa ketiga nya ke atas ranjang melihat mata mereka yang sudah ingin tidur.
"Kalian tidur lah"ucap Erland.
"Daddy peluk"ucap Galaksi mengulurkan tangan nya.
"Iya daddy peluk"ucap Erland ikut naik ke atas ranjang bersama ketiga nya.
Namun bukan nya ia yang memeluk malah sebalik nya Galaksi naik ke atas dada nya dan memejam kan mata nya sedangkan Bintang dan Galaksi memeluk nya dari kiri dan kanan membuat Erland tersenyum tipis.
"Anak-anak mu sayang"ucap Erland pelan pada Jasmine saat Jasmine juga naik ke atas ranjang.
"Tumben sekali mereka seperti ini"tanya Jasmine keheranan.
"Aku juga tidak tahu"ucap Erland.
"Sekarang mereka yang tidur nyenyak aku malah tidak bisa tidur jika tidak memeluk mu"ucap Erland lagi membuat Jasmine tertawa.
"Gantian sekarang aku yang memeluk mu"ucap Jasmine merebahkan tubuh nya di samping Angkasa dan memeluk mereka.
Mereka pun akhir nya tidur dengan nyenyak dengan posisi seperti itu.
Pagi hari nya Erland membuka mata nya lebih dulu tersenyum tipis melihat kelakukan anak dan istri nya yang memeluk nya erat.
"Mereka kalau begini menggemaskan sekali"ucap nya pelan tanpa menggangu mereka yang masih tertidur,apalagi Galaksi yang semalaman tidur di atas dadanya.
Jasmine perlahan membuka mata di sambut senyum manis dari Erland yang menatap Jasmine.
"Pagi sayang"ucap Erland mencium kening Jasmine.
"Pagi juga"ucap Jasmine tersenyum.
"Astaga apa semalamanan Galaksi tidur seperti itu"tanya Jasmine terkejut melihat Galaksi yang sama sekali tidak turun.
"Iya"ucap Erland tersenyum.
"Sini biar aku pindahkan ke samping Angkasa"ucap Jasmine ingin mengambil Galaksi.
__ADS_1
"Biarkan saja sebentar lagi mereka juga akan bangun"ucap Erland.
"Badan mu pasti pegal semalaman tidur seperti itu terus"ucap Jasmine.
"Tidak masalah nanti juga akan baikan"ucap Erland.
"Kita akan pulang pagi ini"tanya Jasmine duduk di atas ranjang menatap ketiga nya masih tidur pulas.
"Nanti saja agak siang sedikit"ucap Erland di angguki Jasmine.
"Kalau tidur begini mereka mirip sekali dengan mu"ucap Jasmine menatap mereka satu persatu.
"Jelas saja mirip aku daddy mereka yang membuat mereka"ucap Erland mendapat cubitan dari Jasmine.
"Tidak usah mengatakan seperti itu juga"ucap Jasmine membuat Erland tertawa pelan.
"Kita buat lagi yang mirip dengan mu bagaimana"tanya Erland menaik turun kan alis nya.
"Itu sih mau mu"ucap Jasmine ketus.
"Bukan nya kau juga menikmati nya"goda Erland membuat pipi Jasmine memerah.
"Ini masih pagi kau sudah mengatakan seperti itu"ucap Jasmine.
"Apa salah nya aku kan mengatakan nya pada istri ku sendiri"ucap Erland.
"Ya ya ya"ucap Jasmine malas.
"Pagi juga son/nak"ucap Erland dan Jasmine.
"Dingin"tanya Jasmine pada Bintang karna masih mengeratkan selimut nya.
"Iya mom"ucap Bintang kembali memejam kan mata nya membuat kedua nya terkekeh.
"Bangun hanya menyapa saja dan sekarang ia tidur lagi"ucap Erland.
"Biar kan saja mungkin mereka juga lelah bermain kemaren"ucap Jasmine beranjak dari atas ranjang dan masuk ke kamar mandi.
Erland sendiri mengangguk membenar kan ucapan Jasmine melihat mereka bertiga yang bermain dan berlarian ke sana kemari pasti membuat mereka lelah.
Jam begitu cepat berputar yang mana saat ini mereka telah bersiap untuk kembali pulang ke rumah setelah makan.
"Dad kapan-kapan kita ke sini lagi"ucap Angkasa.
"Setiap minggu kita akan ke sini jika kalian suka tempat ini"ucap Erland.
"Daddy janji"ucap Angkasa di angguki Erland.
__ADS_1
"Daddy yang terbaik"ucap mereka memeluk Erland.
"Jadi mommy tidak nih"ucap Jasmine.
"Mommy juga yang terbaik"ucap mereka bergantian memeluk Jasmine.
"Ayo pulang"ajak Jasmine pada mereka.
Akhir nya mereka meninggalkan hotel dan masuk ke dalam mobil,Erland melajukan mobil nya untuk kembali ke rumah mereka.
Saat di perjalanan melewati jalanan yang lumayan sepi mobil mereka berhenti mendadak karna ada mobil lain yang menghalangi jalan.
"Jangan keluar dari sini jika aku keluar"ucap Erland pada Jasmine saat melihat ada empat orang yang keluar dari dalam mobil tersebut berjalan mendekati mobil mereka.
"Hati-hati mereka membawa senjata"ucap Jasmine pada Erland.
"Daddy"ucap ketiga nya dengan takut tertutama Bintang yang tubuh nya sudah bergetar.
"Jangan takut daddy ada di sini bersama kalian"ucap Erland menenangkan ketiga putra nya.
"Mom Bintang takut"ucap Bintang wajah nya sudah pucat membuat wajah Erland menggelap.
"Jangan turun"ucap Erland pada Jasmine lalu keluar dari dalam mobil menatap tajam mereka yang menghalangi jalan nya,apalagi melihat wajah pucat putra nya membuat amarah nya memuncak.
Tanpa aba-aba Erland menyerang mereka satu-persatu dengan tangan kosong walaupun mereka menggunakan senjata.
Crakk
Dukk
Takk
Suara pertarungan dan teriakan kesakitan menggema di sana,hanya butuh waktu lima menit Erland menghajar mereka semua tanpa ampun walaupun tidak membunuh mereka karna ia tidak mau ketiga anak nya melihat nya membunuh orang.
Setelah selesai Erland kembali masuk ke dalam mobil dan melihat Jasmine masih menenangkan Bintang.
"Sini sama daddy"ucap Erland mengangkat Bintang ke pangkuan nya.
"Jangan takut daddy akan selalu menjaga kalian"ucap Erland mengelus kepala Bintang.
"Kita bawa ke rumah sakit saja aku takut nanti nya ia gangguan mental"ucap Jasmine pada Erland.
"Baiklah kita ke rumah sakit sekarang"ucap Erland kembali melajukan mobil nya dengan Bintang masih di pangkuan nya.
Sesekali tangan nya mengelus punggung Bintang yang memeluk nya erat,wajah nya sudah tidak sepucat tadi namun tubuh nya masih terasa bergetar.
Sampai di rumah sakit milik Jasmine mereka membawa Bintang ke dokter psikiater untuk memeriksa Bintang lebih dulu. Jasmine juga ikut masuk ke dalam untuk menemani Bintang sedangkan Erland bersama Angkasa dan Galaksi di luar.
__ADS_1
"Daddy Bintang kenapa"tanya Galaksi pada Erland.
"Bintang hanya di periksa saja sebentar"ucap Erand membuat kedua nya mengangguk kan kepala,Erland tersenyum tipis melihat ketiga putra nya saling menyayangi satu sama lain.