
Sekarang Gazella sedang duduk di depan para anak buah nya yang baru,ia menatap tajam dan dingin mereka semua agar tidak ada yang berani meremeh kan nya serta mengeluarkan aura membunuh milik nya yang ia sendiri juga bingung mengapa ia memiliki aura menakut kan seperti itu,Namun semua itu tidak penting bagi nya yang ada di pikiran nya hanya lah menjadi kuat dan kuat.
"Sekarang aku lah yang memimpin mafia ini,,apa ada di antara kalian yang keberatan"tanya Gazella dingin.
"Tidak bos"ucap mereka serempak masih sayang pada nyawa mereka,meski wanita di depan mereka masih kecil namun aura serta ketegasan nya sudah seperti orang dewasa yang begitu berwibawa.
"Panggil Queen"ucap Gazella.
"Baik Queen"ucap mereka serempak.
"Sekarang mafia ini aku beri nama Black Wolf"ucap Gazella lantang.
"Baik Quenn"ucap mereka serempak membuat Gazella mengangguk puas.
"Untuk sementara markas kita tetap di sini hingga aku mempunyai tempat yang tepat untuk menjadikan markas baru"ucap Gazella.
"Besok malam aku akan datang melatih kalian agar lebih kuat lagi,,aku ingin memiliki anak buah yang tangguh dan kuat setelah itu kita akan menyerang mafia lain agar mafia kita ini lebih kuat dan mempunyai wilayah yang kuat juga"ucap Gazella.
"Baik Queen"ucap mereka semangat membuat Gazella tersenyum tipis melihat semangat anak buah nya.
"Besok malam aku akan datang ke sini jadi persiap kan diri kalian"ucap Gazella berdiri dari duduk nya dan berjalan keluar.
Ia mengenderai mobil di depan dan melajukan nya dengan kencang karna hari sudah mulai pagi,ia tidak mau membuat kedua kakek nya khawatir pada nya.
Mobil itu segera ia tepikan tak jauh dari kediaman tempat nya tinggal,ia keluar dari dalam dan mengendap-endap masuk ke kamar nya memalui jendela lagi.
Hap
Ia melompat dengan mulus hingga di kamar nya,ia bernafas lega karna aman dengan cepat ia masuk ke kamar kandi membersih kan diri nya lalu membaring kan tubuh nya di atas ranjang milik nya tanpa menutup mata nya lagi karna sebentar lagi mata hari sudah terlihat.
Tak berapa lama terdengar suara Aksa yang membangun nya dari luar membuat nya segera berdiri dan membuka pintu.
"Tumben sekali kau cepat bangun"tanya Aksa menatap Gazella.
"Ck sekarang harus di biasakan kek"ucap Gazella asal.
__ADS_1
"Cepat mandi bukan nya kau harus sekolah"ucap Aksa mengelus kepala Gazella.
"Iya kek"ucap Gazella.
"Kakek tunggu di meja makan"ucap Aksa tersenyum tipis dan melangkah ke meja makan di mana Samuel sudah di sana lebih dulu.
Gazella menatap punggung Aksa yang semakin jauh,biasa nya Jessica lah yang akan membangun kan nya sekarang sudah tidak ada lagi,tidak ada lagi yang akan mengomeli nya jika telat bangun,tidak ada lagi yang akan memarahi nya jika memakai baju tomboy,tidak akan ada lagi yang menyuruh nya menggunakan gaun.
"Gazella kangen nenek"gumam Gazella masuk ke dalam kamar nya dengan wajah sedih.
Sama hal nya di meja makan Aksa dan Samuel duduk di kursi mereka masing-masing biasa nya ada istri mereka yang akan menemani mereka makan,melayani mereka sekarang terasa sepi.
Tak lama Gazella datang dengan pakaian sekolah lengkap serta tas di punggung nya,ia duduk di kursi nya dan menatap makanan yang di siap kan pelayan.
"Ayo makan nanti kau terlambat"ucap Samuel pada Gazella.
"Iya kek"ucap Gazella tersenyum kecut dan mulai makan.
Mereka makan dengan diam dan tak berselera karna tidak biasa makan masakan orang lain,namun sekarang harus mereka biasakan karna tidak ada yang memasak makanan yang rasa nya sama seperti orang yang mereka rindukan.
"Kenapa makanan nya tidak di habis kan dulu Queen"tanya Aksa.
"Queen sudah kenyang kek"ucap Gazella turun dari kursi nya.
Ia mencium pipi kedua nya dan berjalan keluar rumah di ikuti sopir yang selalu mengantar kan nya kemana pun ia pergi,ia masuk ke dalam mobil setelah supir tersebut membuka nya.
Mobil mewah yang membawa nya segera meluncur menuju sekolah di mana ia belajar, Sepanjang jalan Gazella hanya diam saja hingga sampai di sekolah.
Ia turun dan masuk ke dalam,dulu ia akan turun dengan wajah ceria sekarang wajah itu telah berganti menjadi tanpa ekspresi,dulu nya akan ada senyum manis di bibir nya sekarang telah mengilang begitu saja.
Gazella masuk ke dalam kelas nya dan duduk di kursi nya,sekarang ia sendirian karna Bella sudah meninggal kan negara tersebut bersama mama nya,sedangkan Kevan tidak tahu sama sekali kemana pergi nya.
Sementara di rumah Samuel dan Aksa masuk ke dalam ruang kerja mereka untuk membahas kecelakaan yang menimpa Jessica dan Dea.
"Kira-kira siapa dalang di balik ini semua"tanya Samuel menatap Aksa.
__ADS_1
"Aku juga tidak tahu,,kita harus segera menyelidiki nya"ucap Aksa di angguki Samuel.
"Untuk sekarang suruh Erland dan yang lain nya meninggal kan negara itu dulu aku yakin mereka akan mengincar mereka juga"ucap Samuel.
Aksa menganggguk segera menelpon Erland agar meninggalkan negeta tersebut untuk sementara waktu karna ia yakin ada musuh yang sedang mengincar keluarga nya.
"Sekarang apa rencana mu"tanya Samuel setelah Aksa selesai mengabari Erland.
"Kita harus selidiki dulu siapa dalang nya dan kenapa ia mengincar kita"ucap Aksa.
"Kita tidak memiliki masalah dengan siapa pun"ucap Samuel.
"Inti nya kita harus berhati-hati karna seperti nya ia bukan orang sembarang"ucap Aksa.
"Kau benar dari cara nya mereka bukan lah orang sembarangan karna bisa menghilangkan jejak nya begitu bersih"ucap Samuel.
"Yang penting sekarang adalah menjaga Queen dengan ketat aku tidak tahu ia musuh lama atau baru karna Queen ada di sekitar kita jadi bisa di pastikan ia akan ikut dalam bahaya juga"ucap Aksa di angguki Samuel.
Lain hal nya dengan Erland dan Jasmine yang mendapat kabar tersebut segera memberes kan semua yang penting-penting di bawa untuk pindah dari negara tersebut karna mereka tidak mau anak-anak mereka dalam bahaya juga.
"Kita akan pindah kemana mom"tanya Angkasa pada Jasmine.
"Ke Indonesia di sana akan lebih aman untuk kita tinggal"ucap Erland.
"Bukan kah kejauhan dad"ucap Galaksi.
"Ini demi kebaikan kalian juga"ucap Erland.
"Tapi bagaimana dengan Queen jika ia datang ke sini"ucap Bintang membuat mereka terdiam.
"Kris akan aman bersama kedua kakek mu dan jika mereka datang kakek mu pasti akan mengabari kita atau mengatakan nya pada Kris jika kita pindah"ucap Jasmine.
"Kalian saja yang pindah aku akan tetap di sini"ucap Bintang.
"Tidak kau juga harus ikut mommy tidak mau terjadi apa pun padamu"ucap Jasmine tegas membuat Bintang bungkam dan dengan terpaksa ia ikut bersama mereka meski pun sebenar nya berat untuk nya.
__ADS_1