
Sesampai nya di mall mereka berempat segera turun dari dalam mobil dan masuk ke dalam di ikuti pengawal dari jarak yang lumayan jauh agar mereka tidak menjadi pusat perhatian.
"Kau sebenar nya ingin membeli apa sih"tanya Kania pada Jasmine.
"Gaun"ucap Jasmine cuek sambil terus berjalan.
"Untuk apa kau membeli gaun kau sedang hamil Jas perut mu saja sudah mulai membuncit bagaimana kau memakai nya"tanya Friska.
"Siapa bilang gaun itu untuk ku"ucap Jasmine.
"Lalu"tanya Kania.
"Untuk Erland"ucap Jasmine santai membuat mata ketiga nya melotot kaget.
"Kau serius"tanya Friska dengan tatapan tak percaya sedangkan Kania tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Jasmine.
"Apa dia akan mau memakai nya,lagian kau ini aneh sekali menyuruh suami memakai gaun"ucap Dara sedari tadi diam.
"Hahaha kau tau beberapa hari yang lalu Jasmine bahkan menyuruh Erland memakai kostum kelinci dengan make up tebal di wajah nya"ucap Kania tertawa mengingat nya.
"Bahkan Jasmine menyuruh nya menari dan bernyanyi"tambah Kania.
"Kau serius"ucap kedua nya dengan pandangan tak percaya.
"Apa kalian pikir aku bohong"dengus Kania.
"Jika kalian tetap bicara kapan sampai nya"ucap Jasmine ketus.
"Ahh iya ayo"ucap mereka kembali berjalan mengikuti kemana Jasmine pergi.
Sesampai nya di toko gaun yang isi nya seksi semua Jasmine masuk ke dalam di ikuti ketiga nya,mereka bertiga memilih duduk membiar kan Jasmine memilih gaun yang ia ingin kan,lima belas menit Jasmine memilih gaun yang cocok akhir nya ia membawa nya ke meja kasir untuk di bayar.
"Kenapa banyak sekali"tanya Dara melihat ada empat gaun yang di tangan Jasmine.
"Hehehe sebenar nya bukan cuma Erland saja yang ingin memakai nya"ucap Jasmine menggaruk kepala nya yang tidak gatal.
"Terus"ucap Friska.
"Jerry,Rey dan Arka"ucap Jasmine pelan namun masih di dengan ketiga nya.
Tawa ketiga nya pecah mendengar ucapan Jasmine mereka tidak bisa membayang kan bagaimana keempat lelaki tampan tersebut memakai gaun sesuai keinginan ibu hamil tersebut.
__ADS_1
"Apa kau yakin mereka akan mau memakai nya"tanya Friska masih tertawa.
"Aku tidak tahu tapi aku ingin mereka memakai nya"ucap Jasmine.
"Jika Erland aku yakin bagaimana pun ia tidak akan menolak permintaan Jasmine tapi untuk ketiga nya aku tidak yakin mereka akan mau"ucap Kania.
"Kita lihat saja nanti,,ayo pulang aku sudah selesai"ucap Jasmine tidak sabar untuk kembali ke rumah.
Jasmine berjalan lebih dulu di depan memberikan belanjaan nya pada pengawal yang menghampiri nya untuk membawa belanjaan Jasmine,sedangkan ketiga wanita yang mengikuti Jasmine menggeleng kepala melihat tingkah Jasmine yang begitu antusias ingin cepat pulang ke rumah.
"Kau yakin mereka akan mau memakai nya"tanya Dara pada kedua nya.
"Entah lah aku juga penasaran bagaimana mereka memakai gaun itu"ucap Friska.
"Kita lihat saja nanti"ucap Kania di angguki kedua nya.
Mereka pun keluar dari mall dan masuk ke dalam mobil yang telah menunggu mereka di depan mall,setelah keempat nya duduk dengan nyaman baru lah mobil tersebut segera melaju untuk kembali ke rumah.
Tiga puluh menit akhir nya mereka sampai di rumah,Jasmine lebih dulu keluar dan masuk ke dalam mencari keberadaan Erland.
"Sudah pulang nak"tanya Dea melihat Jasmine.
"Iya ma Erland kemana ma"tanya Jasmine.
"Kalau begitu Jasmine ke atas dulu ma"ucap Jasmine dengan melangkah cepat menuju lantai dua di mana Erland berada dengan tas belanjaan di tangan nya.
Setelah Jasmine tak terlihat barah ketiga wanita yang tinggal di belakang masuk ke dalam rumah.
"Jasmine kemana ma"tanya Friska.
"Ke atas menemui Erland"ucap Dea.
"Kami ke atas dulu ma"ucap Friska cepat tidak ingin tertinggal melihat Erland,kapan lagi melihat Erland seperti itu pikir Friska.
"Ada apa sih kenapa kalian malah ikut ke sana"tanya Dea penasaran.
"Nanti juga mama akan tahu"ucap Friska berlari ke lantai atas di ikuti kedua nya dari belakang.
Jasmine sendiri masuk ke ruang kerja Erland dengan senyum bahagia,ia dapat melihat Erland yang sibuk dengan laptop dan berkas di tangan nya.
"Sayang aku pulang"ucap Jasmine dengan semangat.
__ADS_1
"Sudah pulang"tanya Erland menatap Jasmine dengan senyum tipis melihat wajah bahagia Jasmine.
Kenapa perasaan ku tidak enak melihat senyum nya,batin Erland namun dengan cepat ia tepis perasaan tersebut.
"Iya baru saja,,dimana Arka,Jerry dan Rey nya"tanya Jasmine.
"Mereka di taman belakang sedang bersantai"ucap Erland segera berdiri setelah merapikan meja nya.
"Cepat panggil mereka ke kamar"ucap Jasmine.
"Kenapa harus ke kamar,,kau ingin apa sayang"tanya Erland.
"Nanti kau akan tahu cepat lah aku akan tunggu di kamar"ucap Jasmine segera keluar dari ruang kerja Erland menuju kemar mereka.
Erland yang penasaran dengan apa yang ingin Jasmine katakan segera keluar dari ruangan nya menuju lantai bawah untuk ke taman belakang memanggil ketiga nya, Sedangkan Jasmine yang sudah berada di kamar melihat ketiga sahabat nya sudah duduk manis di sofa.
"Apa Erland tidak mau"tanya Friska tak melihat Erland datang di belakang Jasmine.
"Tentu saja ia mau sekarang ia ke taman belakang memanggil mereka bertiga untuk ke sini"ucap Jasmine santai membuat ketiga nya menahan tawa.
Jasmine mengeluarkan gaun yang tadi ia beli satu persatu membuat mata ketiga nya melotot sempurna lalu tawa mereka pecah bersamaan bagaimana tidak gaun yang di belikan Jasmine keempat nya mempunyai warna cerah menyala dan seksi sekali.
"Bagus bukan ini pasti akan sangat cocok untuk mereka kenakan"ucap Jasmine dengan bangga.
"Kau benar sangat bagus dan cocok"ucap Kania tertawa ngakak.
Tak lama terdengar pintu terbuka membuat tawa ketiga nya berhenti menatap mereka yang masuk satu persatu.
"Ada apa Jas"tanya Arka menatap Jasmine.
"Kalian di sini juga"ucap Jerry pada ketiga wanita yang duduk manis di sofa.
"Iya"ucap mereka kompak menahan tawa nya.
"Aku ada hadiah untuk kalian dan ini juga permintaan anak-anak ku"ucap Jasmine tersenyum cerah.
"Apa"ucap mereka kompak dengan perasaan tak menentu entah mengapa akan terjadi hal yang buruk menimpa mereka.
"Taraaaa"ucap Jasmine mengangkat keempat gaun tersebut dengan tinggi.
"Aku ingin kalian memakai gaun ini pasti kalian akan sangat lucu"ucap Jasmine dengan semangat membuat mata keempat pria tampan tersebut melotot kaget.
__ADS_1
"Tidakk"ucap mereka kompak,mau taruh di mana harga diri mereka jika orang tahu mereka memakai gaun seperti itu apa lagi ada kekasih mereka masing-masing di sana yang melihat ke arah lain dan menahan tawa.