
Matahari mulai menampak kan sinar nya Kania yang akan berangkat pagi ini segera bangun dan berjalan ke kamar mandi membersihkan tubuh nya setelah selesai ia berpakaian rapi dan keluar dari kamar mencari keberadaan Jasmine.
"Pak apa Jasmine belum bangun"tanya Kania kepada kepapa pelayan.
"Seperti nya belum nona"ucap kepala pelayan.
Kania mengangguk berjalan ke lantai dua di mana kamar Jasmine berada.
Tok tok tok
"Jas buka pintu nya kau sudah bangun kan"teriak Kania.
"Jasmine bangunnn"teriak kania dengan kencang sampai Jasmine yang tertidur lelap membuka mata nya begitu pun dengan Erland yang berada di samping kamar Jasmine.
"Apa sih teriak-teriak pagi begini"ucap Jasmine menatap Kania.
"Kau tidak lupa kan untuk mengantar kan ku ke bandara"tanya Kania membuat mata Jasmine membulat sempurna.
__ADS_1
"Aku akan segera bersiap kau tunggu lah di bawah"ucap Jasmine segera berlari ke kamar mandi untuk membersih kan tubuh nya.
Sepuluh menit Jasmine keluar dari kamar mandi memakai kan baju nya,saat memakai baju ia terpikir untuk ikut dengan Kania ke negara teman nya tersebut sekalian berlibur,senyum nya mengembang membayang kan membayang kan mereka akan menghabis kan waktu di sana ke berbagai tempat wisata.
Dengan langkah cepat Jasmine berjalan menuruni anak tangga menghampiri Kania yang sudah lebih dulu sarapan.
"Kania aku ikut dengan mu ke sana yah"ucap Jasmine.
"Kau serius"ucap Kania dengan senang.
"Iya aku ambil barang dulu"ucap Jasmine.
"Aku ingin pergi"ucap Jasmine tak kalah datar membuat Erland mengusap wajah nya kasar.
"Baik lah jika kau pergi aku akan ikut dengan mu"ucap Erland mengalah dari pada Jasmine akan semakin kesal dan tak mau bicara dengan nya lebih baik ia mengalah.
"Terserah kau saja"ucap Jasmine cuek segera ke kamar nya mengambil barang yang ia bawa.
__ADS_1
"Siap kan barang yang perlu aku bawa"ucap Erland dingin kepada kepala pelayan yang di dekat nya.
"Baik tuan"ucap kepala pelayan dengan sopan segera melakukan perintah Erland.
Erland mengambil ponsel milik nya dan menghubungi orang kepercayaan nya untuk memesan tiket mereka bertiga serta mengurus perusahaan untuk beberapa hari serta mengawasi pergerakan Airen,setelah selesai ia kembali menghampiri meja makan di mana kedua nya berada.
"Semua sudah siap tuan"ucap kepala pelayan datang membawa koper kecil berisi perlengkapan Erland.
"Masuk kan semua ke mobil"ucap Erland.
"Baik tuan"ucap kepala pelayan segera membawa barang ketiga nya ke mobil di bantu pelayan lain nya.
Selesai sarapan mereka segera masuk ke dalam mobil di antar oleh supir menuju ke bandara,sepenjang perjalanan mereka hanya diam saja tanpa ada yang berbicara sampai akhir nya mereka sampai di bandara.
"Ini tiket nya tuan"ucap orang kepercayaan Erland memberikan tiga tiket kepada Erland.
"Hmm"ucap Erland menerima tiket tersebut.
__ADS_1
"Ayo masuk"ucap Erland menggandeng tangan Jasmine dengan santai masuk ke dalam bandara.
Setelah menunggu tiga puluh menit akhir nya terdengar panggilan tujuan negara Kania,ketiga nya masuk ke dalam pesawat yang akan membawa mereka ke negara kelahiran Kania untuk berlibur,sedangkan Erland memikir kan bagaimana cara nya agar Jasmine berbicara seperti biasa pada nya lagi.