
Tak jauh dari kedua nya orang suruhan Erland yang selalu memantau dan mengikuti kemana pun Jasmine pergi segera menghubungi Erland.
tut tut tut
"Katakan"ucap Erland di seberang sana karna ia baru saja sampai di dalam kamar nya.
"Tuan nona Jasmine dan teman nya sedang berada tidak jauh di tempat tinggal tuan Airen"ucap anak buah Erland membuat Erland yang tadi nya duduk menjadi berdiri.
"Awasi mereka berdua jangan sampai mereka kenapa-napa"ucap Erland dingin.
Setelang mengatakan itu Erland langsung menghubungi Jasmine namun sama sekali tidak di angkat membuat nya semakin khawatir.
"Sial"umpat nya dengan cepat Erland berlari keluar kamar nya,saat melewati ruang tamu kebetulan mereka semua masih berkumpul karna belum terlalu malam.
"Ada apa kenapa kau kelihatan terburu"tanya Dea.
"Ada urusan ma untuk beberapa hari kedepan aku ada tugas di luar kota"ucap Erland.
__ADS_1
"Cepat pulang kau sudah ujian minggu besok"ucap Dea.
"Iya ma"ucap Erland segera pergi meninggal kan rumah dan masuk ke dalam mobil milik nya,ia melajukan nya dengan kecepatan tinggi menuju ke markas mereka.
Tak butuh waktu lama Erland sampai di markas segera turun dari mobil dan berlari masuk ke dalam membuat anak buah nya yang berjaga di luar menatap heran pasal nya Erland belum lama pergi dan sekarang kembali lagi.
"Cepat siap kan Jet kita berangkat ke negara I sekarang"ucap Erland dingin.
"Baik tuan"ucap mereka dengan cepat bergegas melihat wajah khawatir Erland.
"Baik tuan"ucap mereka kompak mengerti ucapan Erland.
Erland sendiri masuk ke dalam ruangan nya dan mengambil pistol serta beberapa piasu kecil,selesai ia keluar dari dalam langsung menuju ruang bawah tanah di mana Jet milik mafia nya,ia segera masuk ke dalam beserta anak buah nya yang ia bawa untuk berjaga-jaga jika anak buah Airen menyerang mereka.
Setelah semua nya masuk ke dalam Jet tersebut segera lepas landas,di dalam Jet Erland kembali menghubungi Jasmine namun tidak di angkat juga membuat nya semakin panik.
Lain hal nya dengan Jasmine dan Kania yang merinding mendengar teriakan wanita tersebut sekaligus penasaran.
__ADS_1
"Seperti nya terjadi sesuatu di dalam"ucap Jasmine.
"Kau benar lebih baik kita pergi situasi nya sedang berbahaya jika kita lebih lama di sini"ucap Kania.
"Kau benar ayo pergi"ucap Jasmine.
Kedua nya berjalan pelan-pelan menuju mobil mereka yang tidak terlalu jauh dari tempat mereka bersembunyi namun baru beberapa langkah terdengar suara mobil lewat membuat mereka kembali bersembunyi,Jasmine mengintip dari balik tembok melihat siapa yang datang saat mobil tersebut semakin dekat terdengar suara beberapa wanita meminta tolong dan menangis dari dalam mobil membuat Jasmine semakin penasaran,mobil tersebut melewati mereka yang bersembunyi menuju rumah milik Airen.
"Kau dengar suara beberapa wanita dari dalam mobil itu"ucap Jasmine berbisik pada Kania.
"Aku mendengar nya"ucap Kania yang ketakutan.
"Sepertinya mereka di culik anak buah Airen tapi untuk apa dia menculik para wanita itu"ucap Jasmine.
"Nanti saja kita bicarakan lagi sebaik nya kita pergi dari sini sebelum ada yang melihat kita"ucap Kania di angguki Jasmine.
Kedua nya pun segera berlari menuju mobil mereka terparkir,saat sudah sampai di dalam mobil Jasmine segera menghidup kan mobil nya dan ingin pergi meninggal kan tempat tersebut namun saat sudah beberapa meter anak buah Airen mengejar mobil milik Jasmine.
__ADS_1