
Setelah semua siap tak ada kekurangan satu pun di dalam kamar pribadi Aksa para dokter segera keluar dari ruangan tersebut meninggal kan Aksa sendiri,Aksa mendekati ranjang besar dimana Jessica berbaring tubuh nya jatuh ke lantai melihat Jessica seperti itu.
"Maaf kan aku tidak bisa menjaga mu dengan baik,maaf kan aku tidak bisa menjadi suami yang seperti ke inginan mu maaf kan aku"ucap Aksa mennggenggam tangan Jessica erat.
"Bangun lah aku mohon jangan tinggal kan aku bersama anak-anak kita mereka masih membutuh kan mu,apa kau tidak mau melihat mereka"ucap Aksa yang menangis sesegukan di hadapan Jessica.
Tok tok tok
"Masuk"ucap Aksa masih dalam posisi yang sama.
"Maaf tuan menganggu kami hanya mengantar bayi tuan dan nona"ucap suster takut jika Aksa akan marah.
Aksa segera berdiri dan mengambil salah satu bayi nya dari suster tersebut.
"Taruh saja di sana dan kalian segera keluar"ucap Aksa.
"Baik tuan"ucap suster tersebut membawa bayi yang satu lagi ke ranjang kecil khusus bayi yang sudah Aksa siap kan untuk anak-anak nya.
Setelah suster tersebut pergi,Aksa melihat bayi nya yang tertidur dalam gendongan nya.
"Lihat lah sayang mereka sangat menggemaskan,apa kau tidak ingin melihat mereka berdua aku mohon buka mata mu untuk kami"ucap Aksa.
__ADS_1
Ia menaruh bayi nya ke samping di mana bayi nya satu lagi tertidur,ia segera mengambil ponsel nya untuk menelpon pelayan kepercayaan nya datang ke rumah sakit.
tut tut tut
"Hallo tuan"ucap kepala pelayan.
"Katakan pada bibi Er datang ke rumah sakit xxx dan bawa juga semua perlengkapan untuk kedua baby ku"ucap Aksa dingin.
"Baik tuan"ucap kepala pelayan.
Aksa mematikan telpon nya setelah mendengar jawaban dari kepala pelayan,ia duduk di sebelah Jessica yang masih memejamkan mata nya dengan alat-alat yang menempel pada tubuh nya.
tok tok tok
"Nona kenapa tuan"tanya bibi Er pada pada Aksa setelah melihat Jessica terbaring.
"Jessica mengalami koma bi untuk sementara bibi bantu saya merawat si kembar dulu"ucap Aksa.
"Baik tuan"ucap bibi Er.
Bibi Er segera menyusun semua perlengkapan baby twins yang ia bawa dari rumah.
__ADS_1
"Bi saya keluar dulu jika ada apa-apa cepat hubungi saya"ucap Aska.
"Baik tuan"ucap bini Er.
Aksa mencium kening Jessica sebelum melangkah kan kaki nya meninggal kan ruangan tersebut,sementara Bibi Er menatap Jessica bergantian dengan baby twins yang sedang tertidur.
Tuan pasti sangat terpukul dengan keadaan nona saat ini,cepat lah sadar nona untuk tuan dan anak-anak nona,jangan biar kan tuan kembali seperti dulu yang hidup nya hampa dan gelap,ia baru saja merasakan hidup nya penuh warna dan cahaya yang menerangi nya,batin bibi Er.
Sementara Aksa melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi agar sampai ke markas untuk memberikan pelajaran pada kedua orang yang telah barani menyakiti Jessica,setelah sampai Aksa turun dengan wajah dingin dan masuk ke dalam markas nya.
"Di mana mereka"tanya Aksa dingin.
"Di ruangan tahananan bos"ucap Anak buah Aksa.
Aksa segera ke sana dan melihat kedua nya dari jauh karna sudah terbawa emosi melihat wajah kedua nya Aksa mengeluar kan pistol nya dan..
Dorr
Dorr
Aksa menembak kedua nya tepat di jantung nya membuat Tiara dan Karin menghembuskan nafas terakhir nya.
__ADS_1
đđđđđđđđđ
Jangan lupa vote,like dan komen nya kkđ