
Skeleton Fire Dragon bergerak dengan kecepatan penuh, dan meski Natan merasa kelelahan karena kekurangan oksigen di udara, ia tetap bergerak tanpa mengurangi kecepatan atau beristirahat.
Yang ia pikirkan saat ini hanyalah untuk kembali dengan selamat ke Armonia Guild, dan memberikan informasi tentang Provinsi Heilongjiang maupun Laut Tiongkok Timur yang monster-monster di sana mulai berevolusi.
Setidaknya harus menembus 2.200 kilometer untuk tiba di Longquan Mountain, dan itu menghabiskan lima jam perjalanan yang sangat berat maupun melelahkan, bahkan Natan harus mengabaikan serangan-serangan manusia dari daratan yang menganggapnya monster terbang.
Jika tidak dalam keadaan terburu-buru, mungkin ia akan membalas yang menyerangnya, atau bahkan membunuhnya.
Ketika sudah tiba di Armonia Guild, ia mendengar banyak salam dari para prajurit yang berjaga, namun ia mengabaikannya dan langsung bergerak ke Istana Guild.
Harlod yang sedang berjaga, melihat ekspresi dari Ketuanya yang nampak panik. Tanpa membuang waktu dan terlalu banyak berpikir, ia meminta bawahannya untuk berjaga tanpa dirinya. "Kalian berjaga di sini, aku ingin melihat Ketua, sepertinya ada hal penting yang ingin dia bahas." Ia melompat dari atas tembok, berlari ke Kereta Sihir.
Petinggi lain yang melihat Harlod menaiki Kereta Sihir, menghentikannya untuk pergi bersama setelah melihat kedatangan Natan yang pergi menuju Istana Guild.
*10 Menit Kemudian
Natan yang sudah tiba di Istana Guild, langsung menghilangkan Skeleton Fire Dragon dan berjalan masuk ke Istana Guild.
"Natan!" Calista berteriak saat melihat Natan yang berjalan di lorong taman, melewatinya yang sedang berlatih di halaman.
Natan mengangkat tangan kanannya tanpa berhenti ataupun menoleh sembari berucap, "Cepat berkumpul di Aula Guild, ada yang ingin aku bahas dengan kalian semua. Kumpulkan semua anggota, Ketua Divisi juga sedang dalam perjalanan kemari."
Calista merasa sedikit kecewa karena Natan tidak berhenti dan tidak mendapatkan pelukan, tapi di sisi lain ia merasa sangat bahagia karena Natan yang kembali lebih cepat dari yang dijadwalkan.
"Berkumpul di Aula Guild, sekarang, Natan sudah kembali." Calista memberi laporan pada anggota Guild lain yang sedang tidak berada di Istana Guild.
Banyak pesan yang terus muncul di Guild Chat, yang mana kebanyakan dari mereka sudah mengetahui tentang Natan yang kembali ketika melihat Skeleton Fire Dragon yang terbang di langit.
***
Aula Guild
Sudah berkumpul semua Player dan Ketua Divisi yang dipimpin oleh NPC. Suasana di Aula Guild terlihat tegang dan hening, tidak ada satu pun yang berbicara, bahkan jika jarum jatuh, jarum itu bisa terdengar.
Natan mengambil puluhan peta dari Inventory List dan mengeluarkan semuanya, memberikan pada semua orang yang ada di Aula Guild.
__ADS_1
"Provinsi Heilongjiang, sudah berubah menjadi tempat yang tidak bisa dimasuki. Langit di sana hitam seperti malam, dan tornado es terus bergerak. Kemudian, Laut Tiongkok Timur, banyak monster yang berevolusi dan mulai naik ke daratan."
Natan juga memberikan gambaran yang ia ambil tentang kejadian di dua tempat berbeda pada semua orang.
"Tanggal dua puluh delapan September nanti, adalah enam bulan setelah Dunia Hancur. Aku merasa, pada hari itu, banyak monster yang menyerang ..." Natan terdiam sejenak dengan kepala tertunduk, memikirkan apakah harus memberi tahu tentang isi pikirannya.
Walau ragu, tapi ia tetap memberitahukannya, jika terlambat, mungkin bencana yang akan datang akan lebih parah lagi.
"Sebelum itu, kita harus membersihkan semua monster di Kota Chengdu. Naikkan level sebanyak mungkin, mungkin, beberapa tahun ke depan, akan ada monster dari luar Bumi yang datang menyerang."
Semua orang tidak bisa berkata-kata lagi setelah mendengar penjelasan dari Natan, bahkan monster yang mereka lihat juga sangat mengerikan dan terlihat sulit untuk dikalahkan.
Ayumi dan Erina menundukkan kepala melihat monster yang berada di gambar, dan memikirkan setiap kata-kata Natan. Hingga tak lama, Ayumi mendapatkan kesimpulan tentang peristiwa Kehancuran Dunia.
"Jadi, alasan mengapa ada monster dan Player, adalah untuk melawan monster dari luar Bumi yang datang dari angkasa?" tanya Ayumi.
Pertanyaan Ayumi ini lebih mengejutkan lagi ketimbang pernyataan Natan sebelumnya.
Natan menggeleng pelan dengan mengangkat kedua bahunya. "Entahlah, aku juga tidak tahu akan hal itu. Tapi, hanya itu saja yang bisa kita simpulkan saat ini. Karena, semua ini sangat tidak masuk akal dan sangat sulit untuk dipahami—"
Tiba-tiba ada suaranya lain yang memotong perkataan Natan, dan orang itu bukanlah orang yang diundang dalam pertemuan kali ini.
Semua orang mengalihkan perhatiannya pada NPC Shop yang datang dari belakang Natan, pada bagian kursor tertulis Ainsley.
Natan mencengkeram erat jari-jarinya yang terkepal di atas meja. "Apakah, apakah ini semua karena ulah kalian, dan kalian sengaja melakukannya untuk memberikan kalian hiburan?" Ia akan sangat marah jika itu benar.
"Bukan ..." Ainsley menggelengkan kepalanya, dan duduk di sebelah Natan setelah mengambil kursi dari penyimpanannya sendiri. "Semua dunia memiliki kehidupan masing-masing, di dunia itu juga memiliki penjaganya masing-masing ..."
"Alasan mengapa monster datang, itu karena meledaknya segel yang sudah dijaga selama belasan ribu tahun, di sana ada monster kuat yang disegel oleh ratusan penjaga dunia." Ainsley menoleh ke kiri menatap Natan yang terlihat masih marah karena tidak puas.
"Monster di sana memiliki dendam, dan mengirimkan banyak spesies monster ke dunia yang di jaga oleh Penjaga. Penjaga tidak bisa langsung turun tangan untuk menghilangkan bahaya di Bumi, karena itulah, Penjaga memberi manusia System Player untuk bertambah kuat, beradaptasi dan bertahan hidup."
Ainsley terus memberikan penjelasan yang sangat mengejutkan, seperti jika Penjaga langsung turun tangan ke Bumi, Bumi akan hancur karena tidak mampu menahan kekuatan dari Penjaga, atau Penjaga yang mendapatkan kerugian karena melalukan hal Tabu.
Monster Ancestors yang mengirim monster ke Bumi, memiliki alasannya, yaitu agar menciptakan kekacauan dan rasa takut, yang bisa meningkatkan kekuatan untuk benar-benar lepas dari Segel 100 Penjaga.
__ADS_1
"Begitu, karena dia tahu Penjaga tidak bisa ikut campur, dia mengirimkan monster ke Bumi ..." Natan memijat keningnya dan merasa sedikit pusing karena informasi yang sangat berat ini.
Artinya, semua yang dilakukannya selama hampir enam bulan ini hanyalah tutorial dari sebuah 'Game', yang bahkan belum memasuki jalan utama.
Sekarang, Natan mengerti mengapa ia ditekankan untuk terus meningkatkan level, bahkan sampai mendapatkan Population Increase Card.
Kemudian, ada informasi lain yang hanya diberi tahu pada Natan seorang. Informasi itu sangat rahasia, dan informasi itu adalah tentang NPC yang datang dari tempat putih.
Tempat itu adalah ruang kosong di mana ingatan mereka dihapus, penghapusan ingatan itu adalah ingatan tentang kehidupan mereka saat di dunia lain, yang mana dunia mereka sudah hancur oleh Monster Ancestors.
Dari banyaknya manusia, hanya sedikit yang bisa diselamatkan Penjaga.
Setelah memberikan informasi, Ainsley meninggalkan ruangan, dan saat itu juga suasana menjadi sangat berat dan hening tanpa suara.
Natan menyandarkan badannya dengan kepala menengadah melihat langit-langit ruangan. Ia tidak habis pikir tentang makhluk kuat yang melindungi Bumi. Tapi, masih ada yang ia khawatirkan, tentang Monster Ancestors. Apakah Penjaga sedang berkumpul bersama untuk menyegel kembali Ancestors, ataukah mereka sedang memulihkan kekuatan karena telah memberikan System Player.
Banyak hal yang masih abu-abu dan tidak diketahui kebenarannya.
Natan menghela napas panjang, dan melihat semua orang. "Rahasiakan dulu tentang isi pertemuan kali ini. Kalian hanya perlu meningkatkan kekuatan, pertama, kita akan membersihkan semua monster di Kota Chengdu, kemudian Provinsi Sichuan."
"Setelah selesai, kita akan membangun tembok besar yang mengelilingi Provinsi Sichuan."
Walaupun ini terdengar mustahil, tapi tidak ada yang menyanggah perkataan Natan sekalipun.
Natan berdiri seraya menekan kedua tangannya di atas meja. "Itu saja, kalian bisa kembali ke tempat masing-masing."
Semua orang mulai berdiri satu per satu, kemudian meninggalkan ruangan setelah berpamitan pada Natan.
Natan juga meminta anggota Guild untuk keluar, termasuk Adik-adiknya dan hanya meninggalkan ia seorang diri di Aula Guild.
"Siapa yang mengira semuanya akan seperti ini. Jika Penjaga tidak bisa mengalahkan Monster Ancestors, bagaimana kami yang hanya manusia, kami adalah semut di matanya."
...
***
__ADS_1
*Bersambung...