
Walaupun terdengar luar biasa dan merupakan hadiah yang pastinya sangat diinginkan oleh semua Guildmaster. Tapi Natan merasa hal ini tidak sesederhana yang terlihat, mendapatkan Population Increase Card pastinya ada beban tersendiri.
Pemberian item ini dari Ainsley seperti ada maksud tertentu, yang bisa disimpulkan seperti 'Tingkatkan kekuatan Guild Armonia, karena di masa depan nanti manusia dalam bahaya'. Begitulah yang bisa Natan simpulkan.
Natan menyandarkan badannya pada sandaran kursi sofa seraya melihat langit-langit ruangan. "Beban yang cukup berat."
Agatha yang duduk di seberang Natan itu membenarkan kacamata yang ia kenakan sembari berucap, "Apakah ada sesuatu yang Ketua pikirkan?"
"Dengan keuangan, lahan pertanian, peternakan dan perkebunan yang sekarang. Apakah kita bisa menambah populasi manusia sampai sepuluh ribu orang?" Natan bertanya tanpa melihat Agatha dan pandangannya tetap pada langit-langit ruangan.
Agatha mengeluarkan catatan yang selalu dicatat ulang setiap waktunya. Ia melihat yang tertulis di catatan dan menjelaskan, "Pertanian dan perkebunan, jika kita hanya memanfaatkan yang ada, sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan. Kita juga tidak bisa mengambil persediaan milik Ketua, karena itu hanya akan kita bagikan saat musim dingin nanti ..."
"Dengan luas wilayah pertanian, kita sangat kekurangan tenaga. Yang mengurus perkebunan juga bukan pekerja asli, sehingga hasilnya tidak maksimal."
Dengan ukuran Wilayah Pertanian seluas 42,39 km² dan jumlah Job Petani yang hanya 60 orang, tentunya sangat membebankan.
Natan menganggukkan kepalanya dan mengalihkan pandangannya pada Agatha. "Berapa banyak pekerja yang dibutuhkan untuk melakukannya? Lalu pertambangan, butuh berapa banyak pekerja?"
Agatha mulai menulis catatan di buku kecil, menghitung berapa banyak pekerja yang dibutuhkan untuk mengoperasikan semua tempat. Kemudian menyerahkan buku catatan yang sudah selesai kepada Natan.
Natan menerima dan mulai melihat isi dari buku catatan itu. Bisa terlihat di catatan, membutuhkan 2 Petani/ha, dan dengan luas 4.239 ha, artinya membutuhkan 8.478 Petani. Jumlah itu terlalu banyak, Natan tidak bisa menyediakan sebanyak itu.
"Bagaimana dengan teknologi yang kita kembangkan? Apakah sudah selesai?" Natan teringat ada teknologi yang dikembangkan oleh Divisi Teknologi, yang merupakan Cabang Blacksmith.
Macam-macam Divisi yang ada di Guild Armonia : Blacksmith (Divisi Senjata dan Teknologi) — Healer (Penyembuh dan Peracik Obat) — Petani (Gandum, Padi, Kentang) — Bredeer (Domba, Sapi, Ayam, Kambing), dan lain sebagainya.
Agatha menggelengkan kepalanya, dan menjawab, "Masih belum selesai, terkendala dengan tenaga kerja yang sedikit. Karena kebanyakan Blacksmith sedang mengerjakan persenjataan untuk menjaga tembok luar."
Natan kembali mengangguk, banyak hal yang harus diperhatikan. Hampir semua Divisi harus ditambahkan, termasuk Koki yang bekerja di Barak.
"Apakah Ketua akan memanggil manusia dari Dimensi Lain?"
Agatha adalah NPC pertama yang dipanggil Natan, dan mengatakan jika Dimensi Lain adalah tempat hitam tanpa kehidupan sama sekali, manusia di sana tidak bisa merasakan indra mereka. Karena itulah, saat datang ke Bumi, mereka sangat bahagia.
"Iya." Natan menganggukkan kepalanya, lalu berdiri dari sofa tempatnya duduk. "Aku akan memanggil sembilan ribu tujuh ratus orang. Aku harap kau bisa bekerja sama dengan Dean Edmund untuk mengurus mereka."
__ADS_1
Agatha berdiri dari tempatnya duduk, lalu sedikit membungkuk dengan lengan kanannya yang menyilang di depan dada. "Baik, Ketua. Anda bisa menyerahkannya pada Hamba."
Natan berjalan keluar dari ruang tamu, menuju halaman depan di mana biasanya ia memanggil NPC. Ia juga memikirkan berapa banyak yang harus ia ambil untuk setiap Divisi. Mungkin saja ia tidak akan memanggil Wizard, melainkan Mage, tapi dari segi keefektifan, lebih baik Wizard yang bisa menguasai 2 Element Sihir.
Ketika sudah sampai di halaman depan, Natan mulai memanggil satu per satu NPC yang sesuai dengan kebutuhan saat ini.
Satu per satu cahaya putih membentuk siluet manusia mulai berdiri di halaman yang berjarak beberapa meter dari Natan, membentuk manusia berbagai ukuran ataupun gender.
Pemilihannya sendiri berlangsung cepat, karena Natan sudah memikirkannya matang-matang saat berbicara dengan Agatha tadi.
Ada 440 Petani (M/F), 35 Pengurus Kuda (M), 80 Blacksmith (M), 25 Craftsman (M), 425 Magic Archer (M/F), 75 Ninja (M/F), 825 Knight (M/F), 500 Spearman (M/F), 450 Paladin (M/F), 80 Healer/Alchemist (F), 10 Merchant (F), 110 Wizard (M/F), 250 Gardener (M/F), 215 Miner (M), 235 Bredeer (M/F), 50 White Mage (F), 50 Koki (M/F), 500 Templar (M/F), 200 Samurai (M/F), 250 Gladiator (M/F), 75 Red Mage (M/F), 25 Cleric (F), 75 Blue Mage (M/F), 9 Sage (F).
Templar dan Paladin sendiri memiliki kemampuan yang tidak jauh berbeda, namun Templar lebih memilih menjaga dan perdamaian negara atau tempat mereka berada. Berbeda dengan Paladin yang berdiri di garis depan.
Red Mage, sama-sama terampil dalam sihir dan ilmu pedang, menggunakan kemampuan Mantra Rantai mereka untuk membuat kombinasi mantra yang kuat.
Blue Mage memiliki kemampuan unik untuk mempelajari dan menguasai teknik yang digunakan oleh musuh, memungkinkan mereka untuk memenuhi banyak peran berbeda.
Natan mengambil 4.989 NPC, dengan 1.780 istri, dan 1.279 anak-anak. Untuk sisanya dengan jumlah 1.275, Natan menyimpannya untuk masa-masa tertentu, apabila merasa ada Divisi yang harus ditambah, setelah melakukan beberapa penyesuaian.
***
Masih belum ada tanda-tanda penyerangan dari 10 Guild yang berdekatan, tapi sudah ada laporan dari Ninja yang menyebar ke seluruh penjuru Kota Chengdu dan sekitar.
Laporan itu mengatakan bahwa 10 Guild sedang gencar-gencarnya meningkatkan kekuatan, bahkan masing-masing Guild memiliki Permanent Dungeon yang sangat diinginkan oleh semua Guild.
Tentunya Permanent Dungeon sangat diinginkan, karena bisa masuk maupun keluar dengan bebas, tidak seperti Dungeon pada umumnya yang harus diselesaikan apabila ingin keluar.
Kemudian, dengan penambahan Blacksmith. Teknologi yang dikembangkan sudah selesai, Petani bisa menanam padi menggunakan mesin, memanen dan memisahkan antara kulit dengan berasnya, sehingga tidak perlu lagi menggunakan Alchemy Extract dari Alchemist.
"Cepat sekali!" Ayumi sedikit berteriak saat angin yang bertiup mengenai wajahnya.
Saat ini kelompok Natan sedang menuju Wilayah Perkebunan, dengan menaiki Kereta Sihir yang sudah selesai dibangun.
Walaupun disebut kereta, tapi tidak dikhususkan untuk mengangkut manusia, melainkan hasil panen dari Perkebunan, Pertanian untuk dibawa ke Kota.
__ADS_1
Natan duduk di bagian belakang dengan menghadap ke belakang juga, memandangi wilayah yang semakin maju. "Sebelumnya, jalan utama hanya tanah kering, sekarang sudah menggunakan batu alam. Dengan adanya Sage, penciptaan Alat Sihir meningkat pesat, seperti penerangan jalan."
"Harusnya mereka meneliti dan menciptakan sihir, tapi mereka juga bisa memasukkan sihir tertentu ke dalam Alat Sihir yang diciptakan oleh Blacksmith."
Natan tersenyum ringan, merasa bersyukur karena dengan adanya Sage, ia tidak perlu lagi meminta Ayumi memasukkan sihir. Ia tidak tega melihat Ayumi yang terus bekerja keras.
[Permanent Dungeon telah ditemukan]
[Dungeon bawah tanah telah terbentuk karena penumpukan Mana di sana dan mengakibatkan banyaknya monster yang tercipta maupun datang. Dungeon dengan tipe material, item yang dijatuhkan adalah berbagai macam material untuk menciptakan Equipment]
[22 kilometer ke arah tenggara]
Natan membaca informasi yang tertulis di depannya, dan alangkah terkejutnya saat mengetahui di mana Permanent Dungeon itu berada. Ini di bagian tenggara Guild Armonia, yang merupakan hamparan rumput dengan bebatuan yang mencuat dari dalam tanah.
Dengan Skeleton Dragon Fire, Natan berbagi pandangan untuk melihat wilayah yang sudah tercipta Permanent Dungeon. Ia bisa melihat jika di sana ada gunung batu dengan tinggi dua puluhan meter, dan pintunya berbentuk gua dengan tinggi sekitar lima meter dan lebar empat meter.
"Dungeon Material." Natan menghela napas panjang saat mengetahui tipe Dungeon di Guild Armonia.
Dengan Dungeon Material, pastinya 10 Guild akan benar-benar menyerang untuk menguasai Dungeon. Bahkan, mungkin akan mencapai 20 Guild, atau lebih.
Natan mengendalikan Skeleton Dragon Fire untuk pergi ke tembok terluar, mengirimkan pesan pada penjaga di sana untuk memperketat penjagaan.
Natan berdiri dari tempat duduknya di kursi yang menghadap ke belakang, lalu berjalan ke depan menghampiri Gourdan. "Pergi ke tembok terluar, aku bisa menunda untuk Perkebunan."
Goudan yang merupakan Blacksmith, pria paruh baya berotot, mengenakan kaus biru tanpa lengan, rambut hitam berantakan dan ada kumis yang cukup tebal. "Baik, Ketua." Ia menekan salah satu tombol.
Tombol di Kereta Sihir itu memiliki bermacam-macam fungsi, salah satunya adalah memindahkan jalur kereta.
"Kalian semua juga bersiap-siap, mungkin besok akan ada serangan."
"Baik!" Semuanya menjawabnya secara bersamaan dan bersemangat.
...
***
__ADS_1
*Bersambung...