Monster Apocalypse

Monster Apocalypse
Chapter 130 : Membangun Istana Bergerak


__ADS_3

Wanita muda mengenakan celemek sedang berada di dapur untuk menyiapkan hidangan. Ia tersenyum tipis saat memasak dan jari-jarinya terluka karena sayatan pisau. "Natan, kapan kau akan kembali? Aku merindukanmu."


Ya! Wanita itu adalah Izora Calista, istri pertama Natan Alexander.


Bayangan Calista bergerak dan ia tidak menyadari itu. Bayangan itu bergerak ke belakang, dan dari dalamnya ada pemuda yang tidak lain adalah Natan.


Natan mengulurkan tangannya perlahan agar tidak mengeluarkan suara, kemudian memeluk perut Calista seraya mencium lehernya.


Calista tersentak dan matanya terlihat tajam dengan haus darah yang bangkit. Ia mengangkat pisaunya, kemudian menusuk ke bagian kiri kepalanya.


"Ini aku! Natan." Natan menangkap pergelangan tangan Calista dan pisau itu berhenti saat hanya tersisa beberapa centi sebelum mengenai dahinya.


Calista melemparkan pisaunya ke sisi lain, kemudian berbalik dan mencium bibir Natan. Ada air mata di matanya yang mengalir. Ia sangat senang karena Natan sudah kembali dan ia sangat merindukannya, hampir setiap waktu memikirkannya.


Natan memeluk pinggang Calista dan mereka berciuman, bahkan lidah mereka saling bertemu. Tidak ada seorang pun di sekitar dalam radius beberapa puluh meter, jadi mereka tidak perlu khawatir tentang apa yang mereka lakukan saat ini.


Cukup lama mereka berciuman sampai napas mereka mulai berat dan suasana terasa panas.


Natan melepaskan pelukannya, menatap dalam wajah Calista. Mata mereka saling bertemu dan merasa dunia hanya milik berdua, yang lain hanyalah menumpang di dunia mereka. "Aku sangat merindukanmu."


Calista mengangguk kecil, lalu menyandarkan kepalanya di dada Natan. "Aku juga."


"Bagaimana perjalanannya?"


Natan menepuk-nepuk kepala Calista. "Aku baru sampai di perbatasan antara Rusia dan China. Aku mengambil jalan memutar, awalnya ingin melewati Provinsi Qinghai. Tapi di sana ada gunung tinggi dan badai salju."


Calista hanya diam dengan senyuman saat bersandar di dada Natan dan dapat merasakan pelukan hangatnya lagi.


"Besok, aku harus kembali. Aku meninggalkan Pamanku di sana." Natan menambahkan. Jika tidak ada Adrian di sana, mungkin ia akan tinggal selama beberapa hari untuk bermain bersama Calista di dalam kamar tanpa keluar dari sana.


"Paman?" Calista mendongak menatap Natan.


Natan menganggukkan kepalanya, kemudian menjelaskan pertemuannya dengan Adrian dan silsilah keluarga Alexander dari Inggris. Perjalanannya bertemu Organisasi Human Chimera, membunuh mereka dan mendapatkan teknologi berharga.

__ADS_1


"Oh iya. Aku ingin meminta tolong padamu untuk membangunkan rumah seperti Mammoth House, aku ingin rumah memiliki empat lantai dengan rooftop. Semakin tinggi lantainya, semakin kecil luasnya..."


Jika lantai dasar memiliki dimensi 50 × 50 m, maka lantai dua memiliki dimensi 45 × 45 m, kemudian 40 × 40 m dan seterusnya.


Calista menganggukkan kepalanya berkali-kali saat mendengar rumah yang ingin di bangun. Tapi ia penasaran apakah Mammoth Tank bisa menahan beban dari rumah itu, dan ia rasa sangat tidak mungkin untuk bergerak karena jalanan yang buruk.


Natan tahu isi pikiran Calista hanya melihat dari ekspresi wajahnya saja. Kemudian ia membawa ke hutan di arah barat laut di mana Craftsman berada. Mereka tidak pergi berdua saja, karena saat mereka keluar dari dapur, mereka bertemu dengan Ayumi, Erina, Vely dan Olivia.


Ketika mereka sampai di sana, mereka disambut oleh ratusan Craftsman. Natan tahu Craftsman yang dimiliki Armonia Guild hanya lima puluhan, tapi sepertinya mereka yang tidak berpengalaman, mencoba bekerja di berbagai sektor untuk membantu perkembangan Armonia Guild.


Hordon datang menyambut Natan yang baru turun dari Kstaria Lebah. "Selamat datang, Ketua. Ada keperluan apa Anda datang kemari?"


Natan tersenyum tipis membalas salam Hordon, kemudian mengeluarkan 4 Giant Knight.


Kemunculan Giant Knight sangat mengejutkan semua orang, apalagi dengan ukuran yang sangat besar.


Empat Giant Knight berbaris; berdiri di empat titik berbeda. Ukuran bahu mereka setidaknya sebelas meter dengan ketebalan antara tiga sampai lima meter.


Natan kembali menjelaskan tentang rencananya untuk membangun sebuah rumah atau istana di atas 4 Giant Knight. Ia ingin mereka memanggulnya seperti tandu. Giant Knight akan memanggul tandu di kedua pundak mereka, kemudian di bagian belakang lehernya akan diberikan rantai untuk mengikat agar tandu tidak lepas meski ada goncangan seperti gempa.


Hordon terpana dengan mulut terbuka lebar. Tidak pernah terpikirkan olehnya jika Natan memiliki ide gila, tapi itu membuatnya sangat bersemangat karena bisa membangun rumah yang dibangun di tempat tinggi dan bahkan bergerak.


"Tapi, bagaimana cara kami mengangkatnya, dan bagaimana agar orang-orang bisa naik ke atas?" Hordon menatap Natan penuh tanya, kemudian menengadahkan kepalanya melihat Giant Knight.


Natan tersenyum tipis dan mengeluarkan puluhan Kstaria Lebah. "Lebah-lebah ini bisa mengangkat rumahnya, dan pastikan menggunakan besi tebal sebagai dasar. Besi-besi tebal itu juga dipasang seperti fondasi bawah jembatan agar lebih kuat lagi."


Hordon menundukkan kepalanya seraya mengusap dagunya, kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali. Tapi, masih ada hal lain yang menjadi pertanyaan. "Naiknya?"


Natan tersenyum tipis, kemudian menjawab, "Kita bisa membuat lift dengan ukuran empat kali empat. Lift itu ditenagai oleh Skeleton Knight yang menariknya dari atas, dan tentunya harus ada katrol di bagian lantai dasar ..."


Natan terdiam sejenak, memikirkan faktor-faktor lain, seperti angin kencang yang bisa menggoyangkan lift. Ketika ia memikirkannya lebih dalam dan mendapatkan jawabannya.


"Di bagian sudut lift, pasang besi lingkaran. Bagian dalamnya bisa digunakan untuk memasang tali kuat yang diikat di sekitar katrol, dan sisi bawahnya ditancap di tanah. Dengan demikian, saat lift diangkat, lift tidak akan bergoyang."

__ADS_1


"Kira-kira, berapa lama bisa selesai?" Natan menambahkan. Saat itu, ia membangun Mammoth House hanya memakan satu hari, dan saat itu hanya ada Calista sebagai Craftsman, meski dengan bantuan Skeleton Knight.


Hordon mengangkat tangan kanannya, kemudian ada selembar kertas di sana penuh dengan coretan. Di Divisi Craftsman, ada orang yang mahir dalam membuat desain hanya dengan ucapan, dan kebetulan desain yang diinginkan Natan sudah berhasil dibuat.


Hordon melihat desain yang dibuat beserta dengan Giant Knight. Ada rumah yang dibawa oleh 4 Giant Knight, pada salah satu sisi rumah, ada menara setinggi empat meter untuk tempat lift ditempatkan. Kemudian ada lagi tangga yang bisa dibongkar pasang dipasang dari kaki sampai bahu salah satu Giant Knight.


"Mungkin ..." Hordon menerka-nerka berada lama untuk membangunnya. "Empat lantai, anggap saja lima dengan adanya rooftop. Lantai dua, tiga dan empat akan berlubang di tengah-tengahnya untuk bisa melihat ke lantai dasar ..."


Hordon mendongak menatap Natan, kemudian berkata dengan yakin, "Kami bisa membangunnya selama satu minggu. Divisi Blacksmith sudah memiliki baja yang terbuat dari Mythril dan Adamantine. Bahkan panjangnya ada yang seratus meter dengan ketebalan satu meter, harusnya ini cocok untuk membangun rumah ..."


"Hanya saja, beratnya mungkin puluhan sampai di ratusan ton."


"Tidak masalah." Natan tidak memasalahkan tentang beratnya, karena Giant Knight mampu mengangkat hal itu dengan mudah dan bahkan memiliki kemampuan meringankan tubuh.


Lalu ia meminta perubahan pada rencananya. Masih dengan ukuran rumah 2.500 m², tapi ia ingin wilayahnya 10.000 m². Ia ingin membangun sebuah halaman dan perkebunan di bagian belakang, taman bermain di depannya. Serta hal-hal lain di bagian kiri dan kanan yang masih belum dipikirkannya.


Hordon tidak terlalu terbebani, karena menurutnya itu lebih baik daripada harus memotong batang Adamantine menjadi dua bagian. Lebih mudah menyambungnya dengan sihir dan baut tebal, ketimbang memotong.


Setelah urusan di Sektor Craftsman, Natan membawa lima orang bersamanya untuk pergi ke kota dan menikmati hari.


"Level kalian hampir naik ke lima ratus." Natan mengusap kepala Ayumi dan Erina.


Ayumi dan Erina menepuk dada mereka yang rata dengan bangga, kemudian berkata dengan semangat, "Tentu saja!"


Natan tersenyum tipis dan kembali mengusap kepala keduanya.


Kelompok enam orang itu berkeliling kota sampai hari mulai petang, dan akhirnya mereka memutuskan untuk kembali ke Istana Guild.


Natan membiarkan Ayumi dan Erina untuk mandi terlebih dahulu, barulah ia mandi terakhir dengan Calista, Vely dan Olivia. Tentu saja pintunya harus dikunci, sehingga mereka bisa melakukan apa pun yang mereka suka di dalamnya.


Natan hanya memiliki waktu 12 jam, dan ia akan memanfaatkan waktu itu untuk bermesraan dengan istri-istrinya.


...

__ADS_1


***


*Bersambung...


__ADS_2