
Natan melompat turun dari ketinggian langit, kemudian berubah menjadi bayangan untuk mendarat di tembok terluar. "Panggil lebih banyak White Mage dan Healer, monster kali ini lebih kuat dari yang sebelumnya ..."
"Jika kita tidak berhati-hati, maka kematian yang menanti."
Semua pasukan menganggukkan kepala, mulai bersiap-siap untuk serangan yang akan datang. Tapi mereka tidak menyerang terlebih dahulu, karena pasukan yang lain baru datang dari tempat yang berbeda, ada juga yang berada di utara yang berjarak lima puluhan kilometer.
Natan mengamati Giant Knight yang masih membelakangi Armonia Guild. Detak jantung Natan sangat cepat, gugup apabila Giant Knight datang kemari. Ketika ia masih level 110, ia sudah pernah membunuh Cyclops Lv.200, tapi kali ini berbeda karena Giant Knight berbeda dengan Cyclops dari segi kekuatan.
"Perbedaan level kami cukup jauh, lebih dari seratus tiga puluh." Natan mengigit kuku ibu jarinya.
Giant Knight berhenti melangkah ke arah selatan, dan perlahan mulai menoleh ke belakang, melihat wilayah Armonia Guild.
Natan sedikit gemetar saat melihat mata merah Giant Knight. Ia mengetahui ini adalah monster dengan tingkatan yang berbeda, mengingat seberapa besar tekanan yang dikeluarkan.
Ini adalah monster kedua yang mampu memberikan tekanan pada Natan setelah Fire Dragon di Dungeon Tower. Tapi, dengan adanya ribuan pasukan, ia percaya diri mampu mengalahkan Giant Knight.
Natan menghirup napas dalam-dalam, kemudian mengembuskannya perlahan. "Sepertinya kita tidak bisa mempersiapkan pasukan lebih banyak."
Natan melompat turun dari atas tembok dan mengeluarkan Dragon Sword yang sudah ia lapisi dengan Skill Shadow Sword, membuat pedangnya bisa memendek ataupun memanjang sesuka hati.
Ia mengatur pernapasannya agar kembali tenang dari tekanan Giant Knight.
"Calista, Olivia. Hati-hati dan jangan gegabah, mari kita selesaikan ini, kemudian pulang dan ..." Natan hampir saja mengatakan rencananya nanti malam bersama Vely, Calista dan Olivia di depan umum.
Calista menganggukkan kepalanya dan menjawabnya, "Iya, tapi aku akan menghukum Natan nanti malam. Aku sangat kesal karena Liu Xinmei menatapmu."
Natan berhenti melangkah dan menoleh ke kiri menatap Calista dengan tatapan penuh tanya keheranan. Jika kesal dengan orang lain, bukankah harusnya mengatakan pada yang bersangkutan, lalu mengapa padanya.
Olivia mendekatkan bibirnya di telinga Natan, kemudian berucap, "Aku juga kesal, nanti malam kami bertiga akan memerasmu," bisiknya.
Natan memijat keningnya, lalu menghela napas pasrah. Ia mendongak melihat Giant Knight yang mulai melangkah ke wilayah Armonia Guild. Karena mendengar ucapan Calista dan Olivia tadi, tekanan dari Giant Knight terasa sangat lemah, ia merasa apa yang akan terjadi nanti malam lebih mengerikan.
"Aku akan menyerang duluan, kalian persiapkan pasukan lain."
Wosh!
Natan berlari dengan kecepatan penuh setelah mengaktifkan Shadow Movement dan mendapatkan buff seperti Light of Battlefield maupun Hammer of Blessing, agar kecepatan maupun damage yang ia berikan tidak terlalu kecil.
Giant Knight bisa melihat pergerakan Natan yang sangat cepat itu. Ia mengangkat tangan kanannya setinggi mungkin, kemudian mengayunkannya mengarah pada Natan yang berlari.
Boom!
Pedang Giant Knight menghantam tanah, membelah tanah dalam garis lurus dan menciptakan sebuah parit.
Natan yang berhasil menghindari serangan Giant Knight, melompat ke atas pedang yang panjang. "Shadow Step!"
__ADS_1
Tubuhnya menjadi bayangan hitam, yang dari jauh terlihat seperti selendang yang terbawa angin. Kemudian ia muncul tepat di depan wajah Giant Knight seraya menusukkan pedangnya di mata merah itu.
Giant Knight menutup matanya saat melihat Natan yang menyerang, dan menahan tusukkan pedang yang mengarah pada matanya.
"Cih!" Natan mengumpat kesal karena serangannya tidak terlalu memberikan dampak besar. Namun, tiba-tiba pedangnya memancarkan sinar kuning keemasan, yang kemudian ada hammer berbentuk salib yang menghantam mata Giant Knight.
Seketika itu juga, Health dari Giant Knight berkurang secara signifikan, sebanyak 369.970 Point.
"Goahh!" Giant Knight berteriak keras ketika mata kirinya terluka parah dan mengeluarkan darah segar.
Natan merintih menahan rasa sakit di kepalanya. Teriakan Giant Knight terlalu kencang, terlebih lagi ia tepat di depannya, yang membuat kedua gendang telinganya pecah dan mengeluarkan darah.
Wush! Wush! Wush!
Calista yang sudah datang, melemparkan pedang pendek yang ia ciptakan dari Mana. Pedang pendek itu melesat masuk ke dalam mulut Giant Knight, membuat suara teriakan itu menghilang.
"Presence of Mind!" 100 White Mage yang mengelilingi Giant Mage secara diam-diam dengan bantuan Ninja, mengaktifkan kemampuannya secara bersamaan.
Walaupun mereka mengaktifkannya secara bersamaan, bukan berarti bisa mengaktifkan skillnya terus-menerus tanpa jeda. Dalam mengaktifkannya, masih ada jeda antara satu sampai tiga detik.
Giant Knight mengayunkan tangan kirinya mengarah pada Natan yang berada di depan wajahnya.
"Fire Chain!" 150 Wizard yang dipimpin Ayumi, mengaktifkan skill untuk menahan gerakan Giant Knight.
"Mad Rage!" 250 Gladiator yang dipimpin Jia Meiya, mengaktifkan kemampuan yang memungkinkan mereka bergerak lebih cepat, menyerang dengan jumlah combo berkali-kali lipat tidak peduli seberapa berat senjata yang di bawa.
"Absolute Defense!" 250 Paladin menciptakan pelindung berbentuk kubah yang sangat besar dan berlapis-lapis, menahan serangan.
Bang!
Dentuman keras yang memekakkan telinga terdengar ketika serangan Giant Knight menghantam Absolute Defense yang secara perlahan mulai retak dan hancur, karena tidak mampu menahan serangannya.
"Sekarang!" Jia Meiya memberikan aba-aba pada 250 Gladiator yang sudah bersiap-siap.
Semua Gladiator berpencar ke arah yang berbeda, yang kemudian menyerang bagian kaki ataupun dada. Serta ada 75 Gladiator lain, yang melompat tinggi menggunakan Leap, kemudian mengayunkan senjatanya mengarah pada pedang Giant Knight.
Klang!
Suara besi yang berbenturan terdengar keras dan terasa ngilu di telinga, membuat sebagian orang tidak bisa bergerak.
Warlock yang berjumlah 200 orang, mulai memanggil Fire Spirit dan Ice Spirit. Kemudian, mereka memerintahkan Fire Spirit untuk menyemburkan api dalam jumlah besar dan sangat panah pada Giant Knight.
Natan pergi menjauh saat api mulai disemburkan, karena suhunya sangat panas, bahkan ia juga mulai berkeringat karena suhunya.
"Reverse Trampoline!" Semua Gladiator juga pergi menjauh dari Giant Knight, dengan tubuh mereka yang kebal serangan untuk beberapa detik.
__ADS_1
Giant Knight yang tidak bisa beregenerasi, membuka mulutnya lebar merasakan rasa sakit dan panas yang bersamaan. Ia hendak menyerang, tapi tangan kirinya tidak bisa digerakkan karena terikat rantai dari skill 150 Wizard, yang sudah mendapatkan buff dari High-Priest dan Arcbishop.
"Bangkit!" Natan memanggil Skeleton Giant yang sangat jarang ia keluarkan.
Red Mage yang melihat munculnya Skeleton Giant, mulai bergerak naik ke atasnya. "Chain!"
Red Mage melepaskan rantai-rantai petir yang mengarah pada kedua kaki Giant Knight, dan sisi lain rantainya diikat di ekor Skeleton Giant.
"Ice Breath!"
Ice Spirit menyerang Giant Knight di saat Fire Spirit berhenti menyerang, membuat perlengkapan yang dikenakan kembali mengecil dalam waktu singkat, di saat bagian dalamnya masih memuai, yang mengakibatkan suatu penolakan.
Perlahan, mulai terlihat ada retakan-retakan di baju besi yang dipakai Giant Knight.
Magic Archer yang sudah bersiap-siap, akhirnya mulai melepaskan serangan yang telah digandakan damage dan kecepatannya.
Ribuan anak panah melesat mengarah pada perlengkapan besi yang dikenakan, yang kemudian menghancurkannya. Memang sangat disayangkan karena menghancurkan perlengkapan dengan level 550, tapi dari segi bahan, ini seperti sampah.
"Kuaakh!" Crodak yang merupakan Giant Crocodile, bergerak ke arah utara, menarik rantai yang terikat di ekornya.
Boom!
Giant Knight kehilangan keseimbangan dan terjatuh, menghantam daratan dengan posisi terlentang saat kedua rantai di kakinya ditarik. Asap panas menyebar saat Giant Knight menghantam, bersama dengan asap pembakaran yang tertiup karena efek anginnya.
Kelompok Yan Jing yang baru bergabung, tidak bisa berbuat apa-apa dan tidak bisa berkata-kata lagi. Tidak ada satu pun komunikasi satu sama lain, entah secara langsung atau melalui Guild Chat, dan semuanya terlihat saling percaya.
"Mereka ..." Yan Jing menghentikan perkataannya sejenak. "Tahu apa yang harus dilakukan, mereka sangat berbeda dari Guild-guild lain."
Natan yang sudah mengobati luka-lukanya, kembali berdiri dan melihat informasi monster yang masih berusaha untuk bangkit kembali.
~Informasi~
[Nama : Megalo]
[Ras : Monster/Giant]
[Jenis : Giant Knight]
[Level : 550]
[HP : 21.372.500/25.570.775]
[MP : -]
...
__ADS_1
***
*Bersambung...