Monster Apocalypse

Monster Apocalypse
Chapter 094 : World Boss Lv.550


__ADS_3

Natan sudah sampai di Dungeon Material setelah berjalan cukup lama, yang mana saat sinar matahari bersinar secara vertikal, menyinari seluruh daratan dengan teriknya matahari, barulah mereka sampai.


Tapi tidak terlalu melelahkan atau membosankan, karena mereka berjalan di tepi sungai yang sangat jernih dan ada ikan-ikan di sana. Ikan-ikan itu berasal dari sungai yang diambil, yang kemudian dilepaskan di wilayah Armonia Guild untuk berkembang dengan sendirinya.


Liu Xinmei yang berdiri di belakang Natan menengadahkan kepalanya melihat gundukan tanah yang cukup tinggi. "Dungeon, ternyata lebih tinggi dari yang kuduga."


"Kota, perkebunan, pertanian, peternakan, tambang, hutan, danau, sungai, air terjun, gunung. Dan, sekarang ini!" Yan Jing mengulurkan kedua tangannya menunjuk Dungeon Material. "Aku merasa kita bukan di Tiongkok, ini benar-benar tempat asing."


Natan mengabaikan keterkejutan Yan Jing dan memilih untuk masuk. Ia ingin meningkatkan kemampuannya, kemudian membeli skill baru setelah dua bulan tidak membeli yang baru.


Pintu masuk Dungeon Material ini tidak seperti yang sebelum-sebelumnya, yang mana berbentuk pusaran cahaya. Pintu Dungeon Material seperti pintu tambang, yang kemudian di jaga di bagian luar ataupun dalam agar monster-monster tidak keluar.


"Ketua." Wanita muda yang merupakan Paladin, memberikan salah saat Natan memasuki Dungeon Material.


Natan tersenyum ringan seraya mengangkat tangan kanannya. "Terimakasih atas kerja keras kalian."


Wanita-wanita itu sedikit membungkukkan badannya dan menyilangkan lengan kanannya di depan dada. Senyum cerah mereka juga terlihat saat mendapatkan pujian dari Natan, yang menjadi idola mereka.


Natan sendiri tidak tahu mengapa semua ini bisa begini, menurut Ainsley, meski NPC sangat setia dan akan menjalankan tugas, mereka tidak akan sampai terlihat seperti orang yang sedang jatuh cinta. Namun kenyataannya berbanding terbalik, mereka terlihat sangat bahagia saat bertemu atau berbicara dengannya.


"Ternyata seperti ini." Natan tidak pernah memasuki Dungeon Material, sehingga cukup terkejut saat melihat dalamnya.


Dungeon ini memiliki tinggi 20 meter dengan lebar 30 meter, untuk panjang dan berapa lantainya, ia tidak tahu. Ada Inti Sihir yang tertanam di dinding ataupun langit-langit, yang membuat ruang terlihat terang. Inti Sihir ini juga terlihat berbeda seperti yang jatuh dari monster.


"Mengapa tidak ada penambang yang datang? Bukankah di sini banyak material berharga?" Natan heran dengan sepinya Dungeon Material yang tidak ada penambang. Level? Level mereka cukup tinggi untuk Job Minner, bahkan yang terendah saja Lv.180.


Vely yang menggandeng lengan kiri Natan, mendongak menatap Natan dan menjawabnya, "Penambang sudah datang ke sini, memang kualitas di sini bisa dibilang cukup baik, tapi mereka harus turun ke lantai bawah, dan itu memperlambat pekerjaan ..."


"Terlebih lagi, di tempat ini terlalu jauh dari bengkel. Jadi, Dungeon Material hanya digunakan untuk berlatih para pasukan."


Natan menganggukkan kepalanya, kemudian meminta Vely untuk melepaskan pegangannya. Bagaimanapun, saat ini berada di dalam Dungeon, sangat sulit untuk bergerak apabila bergandengan tangan.


Very menoleh sekitar, melihat orang-orang yang berdiri cukup jauh, terutama untuk Ayumi dan Erina yang berlarian ke sana-kemari. Ia berjinjit agar tingginya sejajar dengan Natan, lalu berbisik pelan, "Natan, malam ini aku ingin dimanja sampai pagi."


Natan terdiam dengan senyum canggung, merasa tidak akan mampu jika melakukannya sampai pagi bersama tiga orang sekaligus. Tapi, karena dari awal ia menerima mereka, ia harus bertanggung jawab.


"Baiklah ..." Natan mengelus dadanya sendiri, berharap bisa bertahan sampai pagi hari.


Ketika Natan sedang membayangkan apa yang akan terjadi padanya nanti malam, tiba-tiba tanah mulai bergetar dengan bebatuan yang jatuh dari langit-langit. Perlahan, terlihat ada bongkahan batu yang keluar dari dalam tanah, batu itu memiliki dua mata berwarna merah.


~Informasi~


[Nama : - ]


[Ras : Monster/Golem]

__ADS_1


[Jenis : Iron Golem]


[Level : 120]


[HP : 120.775]


[MP : 120]


Natan mengambil pedang di belakang pinggangnya, hendak menarik bilah pedang untuk menyerang Iron Golem.


Wosh!


Angin bertiup kencang saat Olivia berlari dengan kecepatan penuh, melesat dan tiba di depan Iron Golem dengan posisi satu meter di atas permukaan tanah. Tanpa berbasa-basi, Olivia mengayunkan kakinya menendang kepala Iron Golem.


Boom!


Kepala Iron Golem sedikit hancur ketika terkena tendangan kaki kanan Olivia. Olivia tidak berhenti disitu saja, ia berputar ke arah kiri seraya menginjak pundak Iron Golem agar posisinya lebih tinggi lagi. Kemudian saat turun karena berat badannya, ia menendang kepala Iron Golem lagi dengan tumit kakinya.


Boom!


Iron Golem menghantam tanah, menciptakan lubang dengan retakan-retakan membentuk jaring laba-laba.


Masih berlanjut, Olivia mendarat tepat di atas tubuh Iron Golem dan melepaskan pukulan bertubi-tubi.


"Dia benar-benar berubah, dulu dia sangat pemalu dan tidak berani menatap mataku. Tapi sekarang, dia sangat kuat, bahkan ..." Natan tidak melanjutkan perkataannya lagi karena teringat malam pertamanya dengan Calista, yang mana pada malam itu, harga dirinya hancur.


Iron Golem yang sudah terbunuh, menjatuhkan item berupa biji besi dan Inti Sihir, tidak ada Gold atau yang lainnya, hanya itu saja. Serta ada Point Exp yang tidak terlalu banyak, mengingat hanya berlevel 120.


Natan menoleh ke kiri belakang, melihat Yan Jing yang masih mematung. "Kalian bisa menaikkan level di sini. Tapi, hati-hati, karena aku tidak tahu berapa banyak lantai di sini."


"Ah!" Yan Jing tersadar dari lamunannya, memikirkan banyaknya Inti Sihir di dinding ataupun langit-langit. "Ba- Baik."


Natan membawa yang lain lebih dalam lagi, mengeksplorasi Dungeon Material yang entah sampai lantai berapa, dan terus membunuh Golem.


"Aku tidak bekerja sama sekali." Natan menghela napas panjang, melihat yang lain sangat bersemangat melawan Golem.


Hingga pada akhirnya saat ia mulai bosan dan memilih untuk duduk, tiba-tiba ada layar interface yang muncul di depannya. Alangkah terkejutnya ia saat melihat pemberitahuan itu.


[Global]


[Word Boss, Giant Level 550 telah Muncul]


[12 Kilometer ke Arah Selatan dari Player]


Natan mengerikan keningnya, dan ada keringat dingin yang mengalir di pipinya. "Apakah ini yang dimaksud Ainsley? Akan ada monster kuat yang datang, sepertinya aku tidak bisa bersantai-santai lagi."

__ADS_1


"Kakak/Natan!" Ayumi dan Vely berlari ke arahnya.


Natan berdiri dari tempat duduknya di lantai seraya menghela napas panjang. "Kita harus mengalahkannya, bagaimanapun, hanya ada Armonia Guild di sini. Semua Guild sudah kita ratakan, meski masih ada Player-player yang bergerak sendiri."


Ayumi, Erina, Vely, Calista, Olivia, Jia Meiya dan Xia Feiya terlihat bersemangat untuk mengalahkan World Boss. Berbeda dengan kelompok Yan Jing, mereka gemetar ketakutan karena level monster yang terlalu tinggi.


Natan yang melihatnya, bisa memaklumi hal itu, mengingat Yan Jing hanya berlevel 300.


"Ayo keluar." Natan berbalik, berlari menuju lantai atas untuk keluar dari Dungeon Material.


Ketika sudah berhasil keluar dari Dungeon, Natan mengangkat tangan kanannya setinggi mungkin. Bayangan di bawah kakinya mulai bergerak-gerak, kemudian bayangannya membesar di depannya, dan dari dalam bayangan itu terlihat ada 10 Skeleton Fire Dragon.


Natan melompat naik ke atas punggung Skeleton Fire Dragon. "Semuanya naik!"


Seketika itu juga, semua orang mulai naik ke atas Skeleton Fire Dragon, yang kemudian terbang tinggi ke arah selatan.


Dari kejauhan, Natan yang terbang di langit itu sudah bisa melihat monster apa yang akan dilawan. Walaupun sama-sama Giant, penampilan Giant kali ini sangat berbeda seperti yang sudah pernah dilawan sebelumnya.


Giant kali ini menggunakan satu set perlengkapan dengan pedang hitam besar. Untuk ukuran tubuhnya sendiri, tingginya sekitar tiga puluhan meter.


~Informasi~


[Nama : Megalo]


[Ras : Monster/Giant]


[Jenis : Giant Knight]


[Level : 550]


[HP : 25.570.775]


[MP : -]


"Giant Knight!?" Natan terkejut saat melihat informasi yang tertera dari Appraisal.


Jika ada Giant Knight, maka ada Giant King yang lebih besar dan lebih kuat lagi. Dengan kemunculan Giant Knight yang merupakan World Boss kedua yang ditemui Natan, mungkin dunia benar-benar akan kembali berubah.


Natan berdecak kesal, lalu menggunakan Population Increase Card untuk memanggil 550 pasukan jarak jauh, yang lebih diutamakan Warlock agar bisa memanggil pasukan tambahan.


...


***


*Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2