Monster Apocalypse

Monster Apocalypse
Chapter 164 : Pengorbanan King of Rat


__ADS_3

Kemampuan Night Vision dan Appraisal diaktifkan secara bersamaan saat melihat sekitarnya untuk mencari tahu di mana keberadaan King of Rat.


Natan berkomunikasi dengan yang lain untuk tidak menggunakan sihir cahaya, dan biarkan dirinya sendiri yang menyerang di dalam kegelapan.


Jika menyalakan cahaya di saat King of Rat bisa melihat di dalam kegelapan, itu hanya akan membuat King of Rat meningkatkan kewaspadaan. Bisa membuatnya bertambah liar dan mungkin akan menyerang langsung secara membabi buta.


Natan menciptakan penjara tulang yang melindungi mereka di tengah-tengah.


Dia melihat sekeliling mencoba mencari King of Rat, meski seberapa dia tahu bahwa musuh ini sedang melompat ke sana-sini tanpa meninggalkan suara.


Tiba-tiba...


Dengan suara dentang, penghalang yang terbuat dari tulang itu sedikit bergetar karena King of Rat menyerang dengan cakarnya.


"Semuanya mendekat!"


Semuanya mendengar suara itu dan mengikutinya. Wajah semua orang terlihat muram karena panik dan takut, tapi sebenarnya itu hanyalah akting belaka.


"Takutlah kalian padaku!"


Suara King of Rat menggema di ruangan, membuatnya nampak datang dari segala arah dan itu membingungkan mereka yang tidak bisa melihat dalam kegelapan.


Natan mengarahkan senjatanya ke arah kanan dari King of Rat; sengaja untuk menghindarinya agar memberikan rasa percaya diri pada musuh.


Bang!


Setelah melepaskan tembakan yang meleset jauh di samping King of Rat, tawa menggelegar yang menggema di ruangan kembali terdengar. Tawa itu terdengar sangat menghina, seperti mangsa yang melihat semut kecil yang sedang berjuang, namun tidak memberikan perbedaan.


King of Rat kembali melesat di ruangan gelap, setiap kali bergerak akan mengakibatkan suara dentangan logam akibat benturan antara cakarnya dengan penjara tulang. Suara itu terdengar bergantian, tidak hanya satu tempat.


Natan melepaskan tembakan ke arah sumber suara, satu detik setelah suara itu terdengar.


King of Rat terus tertawa, mengungkapkan penghinaan terhadap Natan yang bodoh karena tidak bisa menyerangnya sama sekali.


Ayumi memiringkan kepalanya saat samar-samar melihat serangan Natan yang meleset. Dia tidak bisa melihat King of Rat, tapi bisa melihat titik lemahnya karena Sharp Eyes milik Natan yang memungkinkan untuk melihat titik lemah musuh, ini buff skill ini juga diterima oleh rekan satu tim.


"Hahahaha! Sampai kapan kau bisa menyerang?!"


Natan terus menembak tanpa henti, menembak satu detik lebih lambat.


King of Rat tertawa lagi saat melihat serangan yang selalu meleset. Tapi saat ia ingin menyerang dengan mendekati penjara tulang, tiba-tiba moncong senjata sudah diarahkan tepat di kepalanya.


Natan melepaskan tembakan lain tepat sesaat setelah King of Rat muncul.

__ADS_1


Bang!


King of Rat tersentak dan mencoba menghindarinya. Dia hampir bisa menghindar, tapi itu hanya hampir, karena tembakan itu mengenai dadanya dan membuatnya terbang beberapa meter ke belakang.


Dalam sekejap, kegelapan di ruangan itu menghilang dan digantikan dengan api biru yang menyala di pilar-pilar.


King of Rat memegangi dadanya saat berhasil berdiri. Kemudian ia ingin kembali berlari, tapi Natan tidak akan membiarkannya.


Natan menghilangkan penjara tulang, lalu melesat ke arah King of Rat seraya menebas pedangnya secara menyilang: dari kanan atas ke kiri bawah.


King of Rat menyilangkan tangannya di depan kepalanya untuk menghalau serangan. Serangan berhasil dihalau, menimbulkan suara dentangan logam yang bertemu. Tapi itu belumlah akhir, Natan mengayunkan pedangnya secara horizontal, menebas perut King of Rat.


Garis merah terlihat di perut King of Rat saat luka tercipta dan ada darah yang mengucur deras di sana.


Natan masih belum berhenti, dia memutar pedang bermata satunya dan menebasnya ke atas dengan kekuatan penuh; pedang itu diselimuti oleh aura hitam seperti aura kematian.


King of Rat masih tidak dapat bereaksi, akibatnya tangan bawahnya terluka oleh tebasan pedang, meski tidak sampai terputus, tapi itu terasa sakit dan bahkan mulai mengeluarkan aroma busuk.


Natan menarik pedangnya ke belakang, lalu menusuk dada King of Rat. Dia memutar pedang yang sudah menusuk, membuat daging di dalamnya ikut terputar. Kemudian saat menariknya lagi, terlihat lubang sebesar telur di dada King of Rat dan itu mengeluarkan darah yang mengucur deras seperti aliran air kran.


King of Rat mundur berkali-kali dengan langkah tertatih. Ia batuk berkali-kali saat memuntahkan darah merah kehitaman. "Racun?"


"Manusia rendahan! Kau menggunakan racun!"


Natan memutar tubuhnya, membelakangi King of Rat saat membungkukkan badannya. Dia menarik kaki kirinya ke belakang, menginjak kaki King of Rat.


King of Rat kehilangan keseimbangan dan hampir terjatuh. Tapi saat baru menyeimbangkan dirinya untuk kembali berdiri, tiba-tiba rasa sakit datang dari belakangnya, dan lututnya langsung lemah yang membuatnya jatuh dalam posisi berlutut.


Natan kembali mengayunkan pedangnya secara menyilang, kemudian menebasnya lagi ke atas. Setelah melukai punggung King of Rat, dia menebas tangan kirinya, lalu mengayunkannya lagi ke bawah untuk menebas tangan yang lain.


Natan mendorong kepala King of Rat dengan kaki kanannya, membuat King of Rat jatuh ke tanah saat kepalanya diinjak. "Apakah hanya ini saja? Apa kau tidak ingin bersembunyi lagi? Kita bisa bermain cari dan sembunyi."


Dia mengamati King of Rat, terutama pada salah satu skill. Skill itu adalah Pengorbanan Darah dan Kehancuran. Natan tidak tahu kemampuan apa itu, tapi sepertinya bukan kemampuan yang bagus.


King of Rat menggertakkan giginya sampai salah satu taringnya patah. Darah terus keluar dari mulutnya saat menggumamkan sesuatu yang sangat pelan.


Ayumi yang melihatnya, merasakan perubahan Mana di bawah King of Rat. Dia mendongak melihat Natan. "Kakak! Menjauh!"


Tanpa bertanya, Natan langsung mengikuti saran Ayumi dan berpindah tempat.


Lingkaran sihir merah muncul di bawah King of Rat. Itu mengeluarkan aura kuat dengan percikan bara api di salah satu sudutnya.


"Absolute Defense!" Erina mengangkat perisai saat merasakan aura yang tidak nyaman.

__ADS_1


***


Tembok Selatan, Aliansi Armonia Guild (Kota Chengdu)


Portal ungu kemerahan di bawah tembok masih menjadi pusat perhatian, bahkan setelah tim Natan memasukinya. Banyak orang yang berdiri di atas tembok untuk mengamati.


"Lihat! Apa itu?!"


Perhatikan semua orang teralihkan oleh teriakan salah satu anggota Taiyang Guild. Mereka melihat adanya perubahan pada Dimensional Cave (A); kilatan petir muncul dan sedikit menyambar tanah di sekitarnya.


Kemudian, dengan ledakan keras, Dimensional Cave itu mengeluarkan api besar membentuk jamur raksasa yang hampir setinggi tembok.


Cit! Cit! Cit! Cit!


Suara mendecit seperti tikus datang dari dalam kobaran api, diikuti oleh suara deru angin kencang yang menghisap semua nyala api di sekitarnya.


Tiga puluh orang di atas tembok terkejut dengan perubahan tiba-tiba Dimensional Cave, lalu mereka berjalan ke tepian dan menundukkan kepalanya. Keterkejutan mereka bertambah saat melihat ke bawah, itu adalah lautan tikus raksasa dengan level di atas 450.


"Di mana Ketua Aliansi?! Apakah dia mati?" Salah seorang wanita terlihat khawatir saat melihat lautan tikus.


Banyak yang khawatir, mereka tahu penduduk di Longquan Mountain akan sangat marah dan mengamuk apabila Natan benar-benar mati. Jika begitu, maka Gold Star, Light of Eternity, dan Taiyang Guild akan terkena imbasnya.


Tapi pada saat itu, terdengar suara yang datang dari langit.


"Bukankah kalian terlalu kasar? Aku masih hidup."


Mendengar itu, semua orang menengadahkan kepala melihat ke arah sumber suara. Bisa terlihat Ksatria Lebah yang membawa delapan orang di atasnya.


Natan sendiri cukup terkejut dengan ledakan Dimensional Cave sampai sebesar ini. Tapi untungnya ada Alliance Guild Barrier.


Saat di dalam ledakan tadi, Erina membuat penghalang berlapis-lapis, dan saat keluar dari Dimensional Cave, Olivia langsung membawa semua orang untuk berteleportasi ke langit, lalu Natan mengeluarkan Ksatria Lebah.


Dengan kejadian ini, ada keuntungan dan kerugian. Keuntungannya adalah dapat membunuh lebih banyak monster berlevel tinggi, dan kerugiannya tidak mendapatkan rampasan dari King of Rat ataupun Gulungan Pemanggilan Manusia.


Natan menghela napas berat, kemudian mengangkat tangannya, membuat banyak Ksatria Lebah yang muncul di udara dengan membawa Magic Archer di atasnya.


"Biarlah, saat ini lebih baik menggapai level enam ratus."


...


***


*Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2