
"Kita akan pergi ke Yunani, di sana menyimpan banyak rahasia. Entah itu mitos tentang dewa atau pahlawan, bahkan meski tidak ada yang nyata, setidaknya tidak masalah untuk pergi ke sana untuk mencari suasana baru daripada terus di sini."
Vely menganggukkan kepalanya. "Ya, dulu aku sangat ingin pergi ke sana, dan akhirnya sekarang keinginanku terwujud, tapi pastinya tempat itu tidak lagi indah."
"Bagaimana dengan monster?" Calista menoleh menatap Natan dan berkata, "Aku sedang hamil, aku tidak bisa membantu di garis depan seperti dulu, mungkin aku hanya bisa memberi bantuan seperti melemahkan monster."
"Ya ..." Olivia mengangguk setuju dan berkata, "Aku juga, hanya bisa memberi buff dari Light of the Battlefield dan Hammer of Blessings."
"Tidak masalah, bantuan ini saja sudah sangat berarti. Calista bisa menurunkan pertahanan monster sebanyak 30%, Light of the Battlefield bisa meningkatkan statistik sebanyak 120% dan Hammer of Blessings bisa memberikan efek critical hit sebanyak 200%." Natan berkata, lalu dia menatap Vely dan menambahkan, "Vely bisa memberikan bantuan dari belakang seperti memberikan efek diam pada monster dan gelombang kejut, maupun hujan panah."
"Aku?" Liu Xinmei menunjuk dirinya sendiri.
"Kau mahir dalam tombak, bisa bertarung bersamaku, tapi jangan memaksakan diri. Jika kelelahan, terluka atau tidak sanggup, langsung mundur."
"Baik." Liu Xinmei mengangguk kecil.
"Kemudian informasi tentang manusia yang hidup di dunia, di Forum sudah terlihat bahwa ada 250 juta yang selamat, tapi nyatanya empat kali lebih banyak. Aku tidak tahu mengapa mereka memberikan informasi palsu seperti ini, ketika Ainsley kembali, aku akan bertanya padanya."
Natan sudah mendapatkan informasi dari ibunya sebelum pergi, dan tentunya dia sangat percaya, tapi dia tidak mengerti mengapa jumlahnya tidak sesuai dengan yang ada di Forum.
Tapi kemudian, tiba-tiba dia teringat kalau informasi yang diberikan tidak sesuai karena ingin memberikan tekanan terhadap Player untuk terus berjuang membunuh monster.
Akhirnya, Natan memberi tahu tebakan tentang mengapa jumlah manusia yang di Forum dan kenyataan berbeda. Dia mengatakannya tebakan, meski sebenarnya itu adalah kenyataan yang diucapkan langsung oleh Brianna.
Liu Xinmei melihat Forum dan membacanya sekilas. "Niatnya baik, tapi ini pedang bermata dua. Player tertentu berpikir lain, mengetahui tentang membunuh sesama Player bisa mendapatkan Point Exp dalam jumlah besar, Player lebih membunuh sesama ketimbang membunuh monster."
"Iya ..." Natan tidak bisa tidak setuju, bahkan ibunya mengakui langkah yang diambil ini sangat salah. "Kita tidak tahu jalan pikiran Penjaga, dan aku tidak terlalu peduli asalkan tidak ada yang mengusik ketenangan di Armonia Guild."
"Tapi bahkan, meski aku tidak bertindak, Ibu tidak mungkin diam saja. Bahkan dia mungkin akan melanggar aturan yang ditetapkan di mana orang-orang seperti Ainsley dan Ibu tidak boleh bertindak."
Vely tidak tahu aturan khusus apa yang disebutkan, tapi berbicara tentang tindakan, sepertinya dia pernah melihat Brianna bertindak saat berhadapan dengan Earth of Eternity Guild.
"Apakah artinya Ibu melanggar aturan saat dia mengirim kita ke Earth of Eternity Guild?"
Natan menoleh menatap Vely, kemudian dia tertunduk seraya mengusap dagu, dia memikirkannya dan bertanya-tanya apakah memang ibunya telah melanggar aturan. Tapi, seberapa kerasnya dia berpikir, dia tidak tahu, bahkan meski Ainsley mengatakan bahwa itu melanggar aturan, tapi ibunya tidak mendapatkan hukuman apa pun.
Natan mendongak. "Aku tidak tahu." Ia merentangkan tangannya mengungkapkan ketidaktahuannya.
__ADS_1
"Apakah daratan di sana masih bagus?" tanya Liu Xinmei penasaran sambil menunjuk salah satu titik di peta.
Natan menggelengkan kepalanya dan menjawab, "Tidak, daratan di sana sudah benar-benar hancur dan tidak layak huni."
"Manusia-manusia di sana tidak lagi menggunakan daratan untuk tempat tinggal, aku menemukan ada kota bawah tanah dengan kehidupan 60.000 orang di sana. Kota di sana terbilang lengkap karena selama pemantauan terakhir, tidak ada yang keluar dari sana."
Vely melihatnya dan mengangguk. "Apa kita pergi ke sana untuk menangkap orang yang menggunakan Buku Terkutuk?"
Natan menggelengkan kepalanya. "Aku tidak tahu apakah ada Buku Terkutuk di sana, tapi jika ada, tentunya harus dibunuh. Aku bukannya ingin memberantas mereka atau apa. Aku bukanlah orang baik yang harus memberantas semua kejahatan. Aku juga tidak berhak mengatakan suatu individu atau kelompok sebagai bagian dari sisi buruk, bahkan mungkin di mata orang-orang yang aku bunuh, aku sangat jahat seperti Iblis ..."
"Adapun mengapa aku memburu mereka yang menggunakan Buku Terkutuk, aku hanya mendapat nasihat dari Ibu untuk menghilangkan mereka karena bisa mendapatkan hadiah tersembunyi."
"Apa hadiahnya? Aku tidak tahu itu." Natan mengangkat tangannya sambil menggelengkan kepalanya.
"Membunuh manusia, kah?" Calista mendongak melihat langit biru dengan awan putih. "Aku mungkin tidak bisa melakukannya, aku tidak ingin anak yang lahir nanti malah memiliki nafsu yang haus darah. Tapi setelah anak ini lahir, membunuh tidak lagi masalah."
Natan melihat kedua tangannya dan mengepalkan tangannya. "Aku juga berharap tidak lagi membunuh manusia. Kau tahu, sudah banyak manusia yang mati di tanganku, ada ribuan manusia, dan terus bertambah. Bahkan aku merasa level banyak membunuh manusia berlevel tinggi daripada monster."
"Tapi, tidak mungkin bisa berhenti membunuh manusia. Bahkan saat kita berbicara seperti ini, skeleton yang ku kirim sudah membunuh orang lagi." Natan menghela napas.
Keempatnya terdiam tidak tahu harus berkata apa, sehingga mereka hanya diam dan menunggu Natan berbicara lagi.
Natan mendongak ketika mendengar pertanyaan dari Liu Xinmei. "Damai? Itu tidak mungkin, semua orang memiliki pemikiran yang berbeda. Bahkan sebelum Kehancuran Dunia, kedamaian yang dicari tidak pernah ditemukan, apalagi saat seperti ini. Damai hanyalah angan-angan, bahkan aku merasa, setelah Monster Ancestors dan semua monster di dunia telah menghilang, manusia yang memiliki kekuatan tidak bisa lagi melampiaskan kekuatan mereka, sehingga mereka akan saling menyerang, merampas dan membunuh ..."
"Kedamaian, hanyalah angan-angan belaka."
Liu Xinmei terdiam sejenak, kemudian kembali bertanya, "Lalu?"
Natan tersenyum tipis dan berkata, "Menjaga ranking di peringkat teratas, membunuh apa yang harus dibunuh."
Liu Xinmei terdiam tanpa bisa berkata-kata sambil menggaruk kepalanya.
...***...
—Keesokan Harinya—
Kelompok mereka sudah kembali berkumpul, kelompok ini adalah orang-orang yang datang dari jauh sebelum datang ke Chengdu untuk membangun markas, hanya saja dengan tambahan Liu Xinmei.
__ADS_1
Ayumi dan Erina mendongak ketika melihat Liu Xinmei di depan mereka, mata besar mereka berkedip-kedip dengan bingung. Walaupun mereka pernah bertemu bahkan mengerjakan misi bersama saat menghancurkan Skull Guild dan Earth of Eternity Guild, tapi ini adalah kali pertama Liu Xinmei bergabung dengan tim utama dari Armonia Guild.
Liu Xinmei tersenyum canggung ketika melihat Ayumi dan Erina yang menatapnya. "Kalian bisa memanggilku Kakak mulai hari ini, aku sudah menjadi istri Natan."
"Eeehhh ..." Ayumi dan Erina nampak terkejut, meski tidak terlalu terlihat di wajah keduanya.
Xia Feiya memandang Natan dan Liu Xinmei secara bergantian, lalu melihat Vely. "Bibi Vely dan Bibi Liu Xinmei usianya tidak jauh berbeda dengan Ibu, hanya berbeda dua tahun. Apakah Kakak Natan bisa menikahi Ibu dan menjadi ayah Fefei?"
"Puff!" Natan menyemburkan air yang belum sempat ditelannya, dia batuk beberapa kali seraya menepuk-nepuk dadanya.
Natan mendongak melihat Jia Meiya yang tertunduk dengan wajah memerah. Dia menelan ludah, memalingkan wajahnya dan mengatur napas. "Jangan berbicara aneh-aneh, sekarang kalian semua bersembunyi di dalam bayangan."
Natan meminta Kuro untuk memasukkan semua orang.
Kuro menghentikan kaki depannya, membuat bayangan hitam naik seperti tentakel yang menangkap semua orang, kemudian tentakel itu menarik semua orang untuk masuk ke dalam bayangannya.
Kemudian, Kuro masuk ke dalam bayangan Natan.
Natan melihat sekeliling, dia tidak menemukan Andre dan yang lain. "Aku ingin membawanya, tapi levelnya masih Level 25."
"Cepat naikkan level sampai 250! Aku akan membawamu pergi ke tempat lain."
Natan mengirimkan pesan kepada Andre.
[Andre] Sial! Aku baru Level 25, dan kau memintaku untuk naik ke Level 250!
"Cepatlah sialan! Aku menunggumu!"
[Andre] Persetan! (Fu*k.jpg)
Natan terdiam tanpa bisa berkata-kata, tapi dia membalasnya dengan mengirimkan gambar yang sama.
Setelah itu, tanpa menunggu balasan dari Andre, dia menghilang dari tempatnya dengan masuk ke dalam bayangan di bawahnya, kemudian bayangan itu menghilang.
...
***
__ADS_1
*Bersambung...