Monster Apocalypse

Monster Apocalypse
Chapter 083 : Meningkatkan Barrier Guild


__ADS_3

Natan menganggap semua monster yang menyerang Guild Armonia hanya sebatas Gold, karena dengan 7.556 Point STR, sangat mudah untuk membunuh semua monster. Kekuatan Guild Armonia juga sudah mengakar dan tidak bisa diturunkan oleh Guild lain, terlebih lagi Top 10 Player diambil oleh Guild Armonia.


"Giant?" Natan menurunkan sniper seraya mendongak melihat lurus ke depan.


Ada monster manusia setinggi lima sampai tiga puluhan meter, sedikit lebih tinggi dari Cyclops, hanya saja gerakannya lebih terlihat nyaman dan kekuatannya juga tidak bisa diremehkan.


Level 500, itu adalah level dari Giant dengan Health 13.367.200 Point. Untuk Mana Point sendiri tidak ada, sehingga serangannya hanyalah serangan fisik.


"Sepertinya sudah tidak bisa bersantai-santai seperti sebelumnya." Natan mengarahkan Sniper Rifle mengarah pada Giant yang lebih kecil, yang levelnya masih bisa dibilang normal.


Natan mengatur pernapasannya, lalu melepaskan tembakan beruntun yang mengarah pada Giant Lv.300 ~ 350. Walaupun tidak terlalu mengancam Guild Armonia, tapi jika dibiarkan, lambat laun akan mengacaukan keamanan Guild.


"Dean Edmund."


Wosh!


Tiba-tiba di sebelah kirinya datang butler atau kepala pelayan yang berlutut, dengan tangan kanan terkepal menyentuh lantai. "Saya di sini, Ketua."


Dean Edmund memiliki Job Assassin/Ninja dengan Lv.395, NPC terkuat yang ada di Guild Armonia dan menyamar sebagai butler. Kadang-kadang akan mengerjakan tugas kotor seperti membunuh sesuai dengan perintah Natan, entah manusia atau monster.


"Giant setinggi tiga puluh meter datang kemari. Tolong datang ke kantin, katakan pada yang lain untuk bersiap-siap."


Dean Edmund mengangguk kecil, kemudian menjawab, "Baik, Ketua." Ia menghilang dalam sekejap.


Natan terus menembak monster-monster kecil yang ada, bersama dengan yang lain, yang menyerang dari atas benteng terluar dari wilayah Guild Armonia. Ia juga membawa 25 Skeleton Magic Archer untuk menambah serangan.


Menjaga tembok selatan sepanjang lima puluhan kilometer tentunya sangat sulit, harus bergerak cepat karena NPC yang sangat sedikit. Namun, tanah yang bisa dilewati oleh monster hanya selebar tiga kilometer saja.


Paladin, Wizard dan Ninja tidak diturunkan, karena mereka hanya turun di saat-saat tertentu saja, seperti saatnya hari ini. Kemudian, walaupun mereka sudah memiliki Job masing-masing, ada Job sampingan seperti salah satu Merchant yang merupakan seorang Samurai.


"Kami datang, Ketua!"


Natan menoleh ke samping kiri, terlihat ada 30 Paladin, 30 Wizard, 15 Ninja, 5 Healer, 5 Maid (Sub-Job) / (White Mage) dan 1 Merchant.


"Bagus." Natan mengangguk kecil, lalu kembali mengalihkan perhatiannya pada Giant. "Ada monster yang lebih besar dari sebelumnya, kita harus bekerja sama untuk membunuhnya, sekaligus sebagai latihan saat ada serangan dari Guild lain."


Natan juga memerintah Ayumi untuk menjadi Ketua dari Wizard, Erina Paladin, Vely Magic Archer, Calista-Olivia-Jia Meiya masing-masing 25 Knight.


Untuk Xia Feiya, bertindak seorang diri karena hanya ia yang merupakan Warlock di antara semua orang di Guild Armonia. Ia sendiri sudah memanggil Spirit Elemental. Fire Spirit, Ice Spirit dan Earth Spirit.


Sorcerer dan Warlock tidak berbeda jauh dalam hal sihir. Tapi, Warlock hanya bisa menggunakan 4 Element, mengingat Spirit Elemental yang dipanggil.


Natan mengangkat tangan kanannya, kemudian mengayunkan ke depan untuk memberikan tanda. Seketika itu juga semua serangan jarak jauh mulai dilepaskan, untuk membunuh monster-monster kecil agar tidak merepotkan saat melawan Giant Lv.500.


Hingga beberapa menit kemudian, getaran kuat mulai terasa di tembok benteng terluar saat Giant semakin mendekat.


Giant mengangkat tangan kirinya, kemudian mengayunkannya menghantam tembok, membuat tembok mengalami sedikit retak. Barrier Guild hanya mampu melindungi wilayah dalam radius 15 km, karena Inti Sihir yang kurang untuk melakukan peningkatan.


"Goahh!" Giant mengeluarkan suara yang memekakkan telinga, seraya mengayunkan tangan kirinya ke kanan secara horizontal.


Erina dan 10 Paladin lainnya bergerak sangat cepat, membentuk lapisan perisai. "Sheltron! Light Shield!"


Pelindung berwarna kuning berbentuk setengah bola terbentuk dan ada pula pelindung emas yang berada di depan Erina. Dentuman keras juga terdengar saat ayunan Giant mengenai pelindung yang diciptakan.

__ADS_1


"Area Healing!" Healer menciptakan area luas yang menyembuhkan semua orang di dalamnya.


Giant mengangkat tangan kanannya untuk melakukan serangan yang sama, namun Natan sudah mempersiapkannya dan menunggu kesempatan ini.


"Tembak!" Natan memberikan aba-aba pada Knight yang menjaga X-Bow, yang bagian belakangnya sudah diikat oleh tali kuat pada 8 Mammoth Tank.


Wush! Wush!


Dua anak panah sepanjang dua meter yang terbuat dari baja itu melesat, menembus dua telapak tangan Giant. Ketika sudah menembus, bagian tajam di depan anak panah itu terbuka, mengunci anak panah agar tidak lepas.


Wush! Boom!


Mammoth Tank berlari ke arah yang berlawanan, membuat tali tambang yang sangat kuat itu mengencang dan menimbulkan suara yang cukup keras saat Giant tidak bisa menggerakkan kedua tangannya yang terentang paksa.


Vely, 75 NPC Magic Archer dan 25 Skeleton Magic Archer melepaskan ratusan anak panah mengarah pada Giant. Setidaknya ada 11.110 anak panah yang melesat, tapi tidak terlalu berdampak pada kulit Giant yang keras.


"Calista." Natan menoleh ke kanan, lalu melompat turun dari atas tembok bersamaan dengan Calista yang mengikuti.


Keduanya mendarat jauh di dua arah yang berbeda, lalu menekan kaki mereka di tanah sebagai tumpuan, dan melompat sangat cepat mengarah ke belakang lutut Giant.


Slash! Slash!


Natan dan Calista menyerang tendon Giant dengan mudahnya setelah mendapatkan buff dari Olivia, membuat Giant itu kehilangan keseimbangan dan jatuh menghantam tembok.


"Serang!" Natan kembali berteriak memberikan perintah.


Seketika itu juga Knight mulai menyerang wajah Giant secara membabi buta dibantu oleh Wizard yang menyerang mata dan telinga menggunakan Sihir Api.


Gerbang Utama juga mulai terbuka, dan terlihat Jia Meiya yang menarik Tombak Axe di tanah.


Boom!


"Goahh!" Giant menjerit keras mengungkapkan rasa yang sangat menyakitkan, saat dadanya diserang oleh Jia Meiya menggunakan Tombak Axe dan menimbulkan luka hancur yang dalam.


Jia Meiya yang sudah melukai dada Giant itu menarik senjatanya ke bawah, menambah luka yang semakin dalam sampai ke bagian pangkal paha.


Harlod yang merupakan Knight Commander mulai mengeluarkan pedang dari sarungnya yang menggantung di pinggang. "Serang!" teriakannya itu membangkitkan semangat Knight.


Kelompok Knight yang terbagi menjadi tiga bagian itu menyerang bersamaan, sepanjang lengan, betis dan dada.


Ninja yang berada di atas tembok juga bergerak, menyerang dengan kecepatan penuh pada kepala Giant. Yang terlihat hanyalah bayangan hitam yang bergerak ke sana-kemari dan tahu-tahu sudah ada luka di bagian daun telinga maupun kening.


Xia Meiya mengendalikan Earth Golem, lalu melepaskan pukulan yang sangat kuat mengarah pada wajah Giant.


Boom!


Wajah Giant sedikit hancur dengan tulang hidung yang patah, dan saat terkena pukulan tadi, kepala Giant sedikit bergerak ke belakang.


"Fire Chain! Lightning Chain!" Ayumi akhirnya mulai bergerak.


Puluhan meter di belakang, di permukaan tanah mulai ada retakan dan awan kecil. Dari dua tempat itu keluar rantai api dan petir, yang mengikat leher Giant, lalu menariknya kembali untuk menghantam tembok.


Maid/White Mage dan Healer juga bekerja untuk membantu penyembuhan Maluku menyingkat cooldown.

__ADS_1


Ayumi dan Erina berdiri di depan Giant. "Ice Arrow/Light Stab!"


Dua serangan berbeda itu melesat tajam mengarah pada mata Giant, menimbulkan suara teriakan keras lainnya.


Olivia juga tidak tinggal diam, ia menyelimuti tangan kanannya dengan petir dan tangan kirinya dengan api. Lalu ia berlari untuk melompat ke lengan, berlari melewati para Paladin ataupun Knight yang melepaskan serangan.


Ketika Olivia hampir sampai di bahu Giant, ia melompat sangat tinggi ke langit, kemudian menginjak pelindung yang diciptakan Ayumi sebagai pijakan. Ia melesat jatuh dengan tangan kanan di pinggang, lalu memukulkannya ke depan saat jatuh.


Boom!


Terdengar suara retakan kasar dari dalam bahu Giant, menandakan tulangnya yang patah karena terkena pukulan Olivia. Dari serangan itu juga mengakibatkan tembok kota sedikit mengalami retak. Namun dikuatkan kembali dengan Sihir Tanah Ayumi.


Kori yang terbang di langit juga melepaskan napas dingin, membekukan kedua kaki Giant, lalu ditambah dengan serangan kuat Kuro yang menghancurkan kedua kaki Giant.


Natan dan Calista terus menyerang bagian punggung Giant, mengurangi darah musuh secara signifikan. Begitu pun dengan Ayumi yang menembakkan Ice Arrow tanpa henti karena ada 6 White Mage dan Druid yang menyingkat bahkan tidak ada waktu cooldown.


Hingga lima menit berlalu, Giant sudah tidak bisa melawan, tidak ada tanda-tanda mampu bergerak lagi.


Natan berdiri di atas kepala Giant dengan mengarahkan Sniper Rifle. "Mati!" Ia menarik pelatuknya. "Increase Shot!"


Boom!


Kepala Giant hancur karena terkena serangan yang mematikan, kemudian tubuhnya mulai berubah menjadi molekul cahaya yang terbang.


Terlihat, ada Inti Sihir yang sangat, berdiameter satu meter di atas tembok, daging besar seberat sepuluh ton, kuku kuat yang bisa digunakan untuk perisai atau senjata, dan lain sebagainya.


Natan menghampiri Agatha yang memegang katana penuh darah. "Tolong jual daging itu, kita tidak memakan daging yang menjijikan."


Semua orang di Guild Armonia tidak memakan monster yang berjalan dengan dua kaki, atau yang menjijikan.


"Baik, Ketua." Agatha menganggukkan kepalanya, lalu melompat turun untuk menyimpan daging ke dalam Inventory.


Semua Merchant memiliki kemampuan Inventory, yang sepertinya itu berasal dari Skill Natan. Karena itulah, ia juga mampu mengakses penyimpanan semua Merchant.


Natan mendekati Inti Sihir dan menyentuhnya, seketika itu juga ada layar interface yang muncul di depannya.


[Mendapatkan Inti Sihir Lv.500]


[Memenuhi Persyaratan untuk Mengupgrade Barrier Guild]


[Tingkatkan? Y/N]


Tanpa berlama-lama, Natan memilih untuk meningkatkan Barrier Guild.


Wosh!


Angin berembus stabil ke segala arah dengan Istana Guild sebagai pusatnya, kemudian ada perasaan Mana yang melebar dan menguat di seluruh penjuru wilayah Guild Armonia. Pelindung yang diciptakan melebar dalam radius 20 kilometer.


Barrier Guild Lv.5, mampu menahan serangan monster dibawah Lv.500. Kalaupun ada yang mampu menghancurkannya, setidaknya membutuhkan 100 Player Lv.400 selama sehari penuh, tapi sepertinya tidak mungkin karena regenerasi Mana yang cukup cepat.


...


***

__ADS_1


*Bersambung...


__ADS_2