Monster Apocalypse

Monster Apocalypse
Chapter 080 : Kota Chengdu


__ADS_3

Kamis, 31 Juli 2025


Natan membuka matanya perlahan, merasakan kelelahan yang sangat berat pada tubuh dan matanya, karena tadi malam ia harus melakukannya dengan tiga wanita selama hampir tujuh jam tanpa henti dan istirahat.


Walaupun ia yang memimpin jalannya pertarungan di tempat tidur, tidak peduli berada di posisi mana, entah bawah atau atas, ia melakukannya dengan baik dan berusaha untuk tidak kehilangan harga dirinya. Tapi, tetap saja ia kecolongan lagi saat Olivia mencium bibirnya, ternyata ada ramuan peningkat stamina.


"Perjalanan kami cukup lambat, tapi aku tidak bisa membiarkan Kori membawa kami semua di badai salju seperti ini. Lagi pula, kami akan melewatkan sumber daya jika melewati udara."


Natan mencoba menggerakkan kedua tangannya untuk berdiri, tapi lengannya digunakan untuk sebagai bantal bagi Vely dan Calista, dengan Olivia di atas badannya.


"Kalian bertiga, bisakah kalian bangun, aku sangat berkeringat dan kita harus mencuci sprei yang kotor, entah darah, keringat maupun cairan tubuh."


Bukannya bangun dan menyingkir, ketiganya semakin menekan tubuh mereka pada Natan.


Natan hanya bisa menghela napas, seraya mencoba menoleh ke kiri untuk melihat jam di atas meja. "Tujuh pagi, aku tidur selama dua jam setelah melakukannya selama tujuh jam."


"Shadow Step."


Natan mengubah tubuhnya menjadi bayangan agar bisa pergi dari tempat tidur dan berdiri di depan lemari kaca, melihat tubuhnya yang penuh dengan bekas kecupan, serta beberapa luka cakar maupun gigitan.


Mana mulai mengalir dari Hati ke seluruh tubuh, mulai menyembuhkan luka-luka kecil meski tidak sebaik Healing dari Ayumi, tapi setidaknya sudah cukup untuk menyamarkan bekas luka.


"Aku harap mereka bisa berhenti menggigit pundak ku dan mencium leher. Aku juga berharap saat mereka di bawah, mereka tidak mencakar punggungku." Natan berbalik seraya menoleh ke belakang melihat cermin, mengamati bekas cakaran di punggungnya.


Natan menoleh ke kiri dan berjalan kembali ke tempat tidurnya yang ukurannya dua kali lebih besar dari sebelumnya. Ia mengecup pelipis tiga wanita yang masih tidur, lalu turun ke lantai bawah mengenakan jubah handuk.


Hanya memakan sepuluh menit saja untuk membersihkan tubuh, ia tidak ingin terlalu lama karena masih ingin berisi serta mengisi perutnya dengan makanan.


Natan yang berdiri di tangga kayu itu menoleh ke kiri. "Meski kami memiliki dapur yang cukup luas, tapi dapur sangat jarak dipakai karena kami biasa makan di lantai dua." Ia kembali melangkah naik ke lantai dua.


Sekarang ini mereka sudah memasuki Kota Guiyang, Ibu Kota Guizhou. Hanya perlu menempuh jarak 641 kilometer lagi untuk sampai ke Kota Chengdu, dan menghabiskan kurun waktu kurang dari tiga hari.


Natan duduk di atap rumah, memandangi tumpukan salju luas dan Skeleton Knight yang berdiri di atasnya, membuka setiap toko-toko untuk mengambil persediaan yang masih dalam keadaan baik.


"Sebentar lagi kami akan sampai." Natan membuka Mapping dan peta yang ia beli secara bersamaan. "Tapi mungkin aku akan mencari jalan memutar untuk mendapatkan lebih banyak sumber daya."


"Alasan utama, tentunya untuk menaikkan level."


Natan menundukkan kepalanya melihat paha yang tertutup oleh celana, membayangkan Calista, Vely dan Olivia yang duduk di atasnya bergantian melakukan squat.


"Aku harus mengatur waktu, agar tidak terlalu berlebihan. Tujuh jam itu sangatlah gila, jika aku bukan Player, melainkan manusia biasa, mungkin aku tidak akan bisa berdiri lagi."


Natan mengehela napas panjang kemudian berdiri dari sofa, berjalan ke ujung atap dan berpegangan pada pagar pembatas. Ia mengeluarkan teropong dari Inventory Guild, melihat jauh ke depan serta sekitar, mencari tahu apakah adakah monster di dekat sini.


Karena tidak ada monster dalam jarak pandang teropong, Natan kembali berbalik seraya melepaskan kaus hitam yang ia kenakan dan mulai berlatih push up, pull up, sit up untuk menambahkan statistik VIT.


Pertama, ia akan melakukan push up sampai 1000. Dan pada saat hitungan memasuki angka 200, Calista datang ke atap, tapi ia mengabaikannya dan tetap pada latihannya.


Calista merasa diabaikan, dan akhirnya ia memeluk Natan yang sedang push up itu dari belakang, dengan melingkarkan tangannya di leher Natan. "Natan, kau baru saja mandi. Kau bisa berkeringat lagi," bisiknya.

__ADS_1


Natan menoleh ke kanan menatap wajah Calista yang berada tepat di sampingnya. "Apakah aku bau?"


Calista menggelengkan kepalanya kemudian mendekatkan wajahnya pada leher Natan. "Tidak, aku suka aroma tubuh Natan."


Natan terdiam sejenak dengan mulut sedikit terbuka, lalu mengembuskan napas. Entah mengapa ia merasa senang ketika mendengar itu dari Calista, dan anehnya meski mereka sangat berkeringat tadi malam, tidak ada aroma busuk yang keluar dari tubuh.


"Ngomong-ngomong, ayo turun, Ayumi sudah menyiapkan sarapan. Tumis daging dan ikan goreng kesukaanmu."


Mendengar itu, Natan berhenti berlatih dan berdiri. "Baik, ayo turun." Ia mengenakan kembali kausnya yang ada di sofa, kemudian turun ke lantai dua.


***


Jum'at, 08 Agustus 2025


Akhirnya setelah melalui perjalanan yang panjang, memakan waktu berbulan-bulan dari Indonesia untuk sampai ke Kota Chengdu, Provinsi Sichuan. Banyak kendala dan rintangan, namun bisa dilalui oleh mereka karena bekerja sama.


Sekarang, hanya perlu mencari dataran tinggi untuk digunakan sebagai wilayah kekuasaan Guild Armonia.


Dalam perjalanan, Natan melalui banyak sekali Shelter yang dibangun oleh pemerintah setempat, dengan tembok tinggi hingga mencapai dua puluhan meter. Tapi ia tidak berhenti di sana, meski bertemu dengan tentara setempat yang menawarkan bantuan.


Karena Kota Chengdu merupakan salah satu kota besar di China, tentunya banyak monster-monster terutama Zombie yang berkeliaran karena manusia yang terkena virus. Tapi ini adalah berkah tersendiri bagi kelompok Natan, yang memang sudah terbiasa dengan monster dalam jumlah besar.


Walaupun sudah tiba di Kota Chengdu, mereka belum benar-benar sampai di pusat kota. Saat ini mereka berada di desa bernama Dalin, yang jaraknya sekitar 42 kilometer dari pusat Kota Chengdu, dan cuaca di sini normal-normal saja, tidak panas maupun turun salju.


Saat ini mereka berada di dalam hutan rimbun, yang bahkan sinar matahari saja kesulitan untuk menembus dedaunan lebat.


Natan yang bersandar di batang pohon itu merentangkan kedua tangannya, dan melakukan gerakan-gerakan kecil untuk meregangkan otot-otot tubuhnya yang sedikit kaku karena aktivitas malam.


"Status."


____________________________________________


[Nama : Natan Alexander]


[Ras : Manusia]


[Usia : 18 Tahun]


[Level : 413 (478.933.720/755.000.000)]


[Job : Assassin/Necromencer/Marksman]


[HP : [249.900/249.900] [27.178/m]


[MP : [93.675/93.675] [10.032/m]


____________________________________________


[STR : 2505 (+210+160+3632)]

__ADS_1


[VIT : 500 (+205+160+400)]


[AGI : 350 (+213+40+140]


[INT : 550 (+205+280+660)]


[DEX : 300 (+232+200+120)]


[LUCK : 150 (+166+40+60)]


____________________________________________


[Point Status : 0]


[Point Skill : 193]


[Money : 14.992.367 Gold]


[Friend : 8]


[Team : 9]


[Guild : 9]


[Player List : Rank 1]


[Guild List : Rank 1]


[Forum : 99+]


____________________________________________


[Skill Pasif : ]


[Mapping Lv.Max] — [Inventory List Lv.Max (128/200 Slot)] — [Appraisal Lv.Max] — [Melempar Pisau Lv.05 (1/25)] — [Mana Control Lv.Max] — [Melompat Lv.Max] — [Tusukan Lv.Max] — [Tebasan Lv.Max] — [Shooting Range Lv.Max] — [Lock Target Lv.Max]


[Skill Aktif : ]


[Stealth Lv.Max 35MP] — [Shadow Step Lv.Max 140MP] — [Increase Shot Lv.Max 70MP] — [Distance Vision Lv.Max 35MP] — [Night Vision Lv.Max 35MP] — [Back Stab Lv.Max 70MP] — [Trap Detection Lv.Max 35MP] — [Bullet Rain Lv.Max 105MP] — [Curved Shot Lv.Max 70MP] — [Bullet Explosion Lv.Max 175MP] — [Shadow Movement Lv.Max 75MP] — [Skeleton Master] — [Bone Wall Lv.Max 70MP] — [Bone Prison Lv.Max 105MP] — [Bone Arrow Lv.Max75MP] —  [Intimidasi Lv.Max] — [Sharp Eyes Lv.Max 70MP] — [Blind Lv.Max 70MP] — [Shadow Sword Lv.Max70MP]


____________________________________________


Natan menghela napas panjang seraya memijat keningnya, merasa Gold yang ia miliki terlalu sedikit untuk pembangunan Guild. Keuangan Guild sendiri tidak terlalu banyak, hanya 123.267.000 Gold dan menurutnya itu masih jauh dari cukup.


"Sepertinya kami memiliki pencapaian yang banyak, tapi karena belum ada wilayah, pencapaian yang harusnya sudah diterima harus tertunda." Natan menghilangkan layar interface di depan matanya, kemudian berjalan menghampiri yang lain.


Masih banyak yang harus dilakukan, salah satunya mencari wilayah yang berdekatan dengan pusat kota, setidaknya paling jauh hanya sepuluh kilometer dari pusat.


...

__ADS_1


***


*Bersambung...


__ADS_2