
Pengolahan wilayah Armonia Guild terus ditingkatkan, dimulai dari jalur kereta sihir yang mengambil jalan di atas tembok kota untuk melakukan pengawasan. Kecepatan kereta sihir juga ditingkatkan, yang sebelumnya hanya sebatas 60km/h, kini mencapai 200km/h agar pengawasan Kota Chengdu berjalan cepat.
Kota Chengdu sudah diratakan semuanya setelah semua sumber daya di sana telah diambil, dimulai dari besi beton untuk fondasi bangunan dan kaca-kaca yang bisa didaur ulang.
Yang kemudian tanah yang sudah rata itu dibangun sungai mengalir dari pegunungan Longquan untuk mengalirkan air ke Kota Chengdu, hamparan rumput sudah tumbuh dan beberapa pohon besar. Natan sengaja mengubahnya menjadi hutan, dan menangkap monster-monster dari Dungeon secara paksa.
Biasanya, monster yang dibawa dari Dungeon akan langsung mati karena ada hal tertentu, seperti monster hanya bisa tinggal di lantai itu saja. Tapi setelah berbagai percobaan, bahkan sampai membiarkan outbreak, monster-monster yang tidak seharusnya, mulai keluar membanjiri kota.
Monster itu seperti Kelinci Bertanduk, Domba Es, Rusa Pedang, dan lain sebagainya. Semuanya adalah monster yang mudah dikembangbiakkan, untuk memenuhi Kota Chengdu yang baru saja diubah, dan semuanya adalah herbivora.
Natan ingin Kota Chengdu penuh dengan bahan makanan yang kapan saja bisa diambil, bahkan sampai meminta para Gardener untuk datang dan mengurus tanaman-tanaman.
Kota Chengdu yang sebelumnya merupakan kota padat penduduk dengan bangunan-bangunan tinggi nan megah, akan Natan ubah menjadi kota seperti zaman dulu yang bangunannya biasa-biasa saja dan masih menjunjung tinggi nilai-nilai kehidupan alam.
Walaupun, itu akan sulit untuk diwujudkan mengingat monster yang mulai liar dan tidak tahu waktu saat kemunculannya: biasanya akan datang saat siang hari, tapi sekarang sering muncul pada tengah malam atau menjelang pagi, dan yang datang pun bukan main-main dalam segi level maupun ukuran.
***
Rabu, 01 Oktober 2025
"Sudah pagi?" Natan menekan kedua tangannya di atas kasur, menopang badannya untuk duduk bersandar di tempat tidur.
Tadi malam Natan tidur bersama Ayumi dan Erina, menceritakan mereka sebuah cerita tentang kepercayaan rakyat Tiongkok perihal Hewan Mitologi.
"Ayu dan Erina sudah pergi ..."
Natan memutuskan untuk kembali beristirahat agar staminanya tetap terjaga, karena sebentar lagi Vely, Calista dan Olivia akan datang. Hampir tiga minggu tidak melakukannya, karena itulah ia akan menghabiskan banyak sekali stamina untuk bermain malam ini.
Ketika baru beberapa menit tertidur, Natan kembali bangun dan dikejutkan oleh suara merdu yang menggoda maupun pemandangan dua bola yang bergoyang naik dan turun. Ia bisa melihat Olivia sedang berada di atas tubuhnya.
"Bagaimana bisa kau melakukannya saat aku sedang tidur—" Natan terdiam ketika Olivia mencium bibirnya.
Natan memeluk pinggang Olivia dan menggoyang tubuhnya sendiri. Di mana Calista dan Vely?
Natan tidak bisa melihat Calista dan Vely, tapi setelah memerintahkan Skeleton Knight yang berada di luar, ia bisa tahu jika mereka berdua sedang berkeliling untuk membantu pengamanan Armonia Guild.
__ADS_1
"Mmff... Aaahhh..." Olivia tidak bisa menahan suaranya lagi saat Natan mempercepat gerakannya.
Natan mengabaikan suara Olivia yang cukup keras, bahkan memintanya untuk lemah lembut, tapi ia menolak. Ia mengeluarkan semuanya, sangat bersemangat karena hanya satu lawan satu, tidak seperti biasanya yang membuatnya tidak bisa banyak bergerak.
*2 Jam Kemudian
Keduanya sudah selesai berhubungan karena Olivia yang sangat kelelahan tanpa adanya istirahat. Berbeda dengan Natan yang memilih berhenti karena ada private message yang masuk dari Player lain.
"Ada tiga Guild yang sudah sampai di arah timur laut Kota Chengdu. Aku akan pergi ke sana untuk melihatnya sendiri ..." Natan beranjak turun dari tempat tidur setelah mengecup kening Olivia yang tertidur pulas.
Natan pergi ke arah timur laut dengan bantuan Skeleton Fire Dragon. Ia juga meminta Vely dan Yi Ann Mei untuk pergi ke arah yang sama, mereka berdua sendiri tidak terlalu jauh dari tempat yang akan ia tuju, bahkan lebih dekat mereka berdua.
Tidak memakan waktu lama karena Natan terbang di langit, yang bisa memotong jarak cukup jauh.
Hanya membutuhkan setidaknya dua menit untuk sampai di atas tembok Kota Chengdu di bagian timur laut. Ia melompat turun dan mendarat, lalu menunduk melihat ada 3 Guild: Gold Star, Light of Eternity, dan Taiyang Guild.
"Natan, kami datang!"
Natan menoleh ke kiri, melihat Vely, Calista dan Yi Ann Mei yang berlari. Yi Ann Mei memiliki Job Magic Archer dan Blue Mage, meski lebih dominan pada Magic Archer; rambutnya berwarna abu-abu karena mengubah warnanya, matanya hitam dan mengenakan pakaian hijau.
Natan menganggukkan kepalanya; tidak ada perasaan malu atau menutup-nutupi tentang apa yang ia lakukan. "Iya, aku melakukannya selama dua jam. Sekarang dia tidur karena lelah."
Calista mendekatkan bibirnya ke telinga Natan. "Setelah ini, ayo lakukan lagi," bisiknya.
Natan tidak bisa berkata-kata, hanya diam dan menganggukkan kepalanya sebagai balasan. Ia mengalihkan pandangannya pada Yi Ann Mei. "Tolong bangun tangga batu untuk mereka naik," ucapnya menunjuk ke bawah.
Yi Ann Mei menganggukkan kepala, lalu berjalan ke tepi tembok dan mengganti senjatanya dengan tongkat sihir. "Earth Wall."
Getaran seperti gempa bumi mulai bisa dirasakan dari bawah tembok, yang kemudian terlihat tanah yang mencuat keluar dengan jumlah besar sampai menciptakan sebuah tangga, dan jika dihitung secara total, setidaknya ada 333 tembok yang telah dibangun oleh Yi Ann Mei.
Ratusan orang yang berada di bawah terlihat panik saat tiba-tiba tangga mulai turun dari tembok yang tinggi.
"Kalian semua yang ada di bawah sana, silakan naik untuk membahas tentang aliansi kita!" Natan sedikit berteriak agar bisa didengar. Ia tidak tahu sikap orang-orang yang ada di bawah sana, karena itu sudah bersiap-siap dengan Skeleton Knight dan Commander yang ia bawa di dalam bayangan.
Jika mereka berniat melawan dan mengambil alih Armonia Guild, Natan tidak akan segan-segan untuk menghabisi mereka semua dan membatalkan rencana tentang aliansi, bahkan tidak akan berniat lagi untuk mencarinya.
__ADS_1
Semuanya mulai naik secara bersamaan, menaiki tangga yang baru saja dibangun. Setiap langkah yang sudah diambil, tangga di belakang mereka akan kembali turun memasuki tanah, itu agar tidak ada orang atau monster yang naik.
Yan Xu Daiyu level tiga ratus lima puluh, Healer. Alex Shandao level tiga ratus tujuh puluh, Swordmagic. Xiang Yin An level empat empat ratus, Magic Archer.
Ketika 231 Player sudah naik di atas tembok, semua tangga benar-benar menghilang tak bersisa.
"Selamat datang, apakah kalian dari Gold Star, Light of Eternity dan Taiyang Guild?" tanya Natan memastikan, meski ia sudah tahu dari mana mereka berasal hanya dari melihatnya melalui Appraisal.
Yan Xu Daiyu adalah seorang wanita yang berusia 24 tahun, memiliki rambut berwarna hitam sebahu dan matanya hitam, tinggi sekitar 168 cm, mengenakan pakaian sesuai Job berwarna putih.
Alex Shandao pria berusia 20 tahun, memiliki rambut cokelat dengan potongan rapi dan matanya berwarna biru, tingginya 181 cm, mengenakan pakaian yang terbuat dari kulit berwarna cokelat.
Xiang Yin An, wanita berusia 23 tahun, rambutnya panjang berwarna hitam, tapi diikat agar lebih mudah bergerak, dan mengenakan pakaian berwarna hitam seperti gelapnya malam.
"Aku, Spathi. Ketua dari Armonia Guild," ucap Natan tanpa mengulurkan tangan—karena setiap negara memiliki cara untuk mengenalkan, dan alasan utamanya adalah untuk tidak merendahkan martabat dari Ketua Armonia Guild.
Ketiganya dan Player lain terdiam; tidak bisa berkata-kata saat melihat Natan yang terlihat sangat muda, membawa Sako TRG Mana yang menggantung di punggung. Mereka semua menduga jika Spathi adalah pria paruh baya botak yang berotot.
"Apakah tidak masalah jika kita mulai negosiasi tentang Aliansi Guild?" Natan kembali membuka suaranya, menyadarkan semua orang di depannya.
Yan Xu Daiyu mengangkat tangan kanannya. "Bukankah ini adalah Kota Chengdu? Bagaimana bisa berubah menjadi hamparan rumput? Dan, tembok besar apa ini?"
Natan tersenyum tipis, lalu menjawabnya santai, "Ini adalah Kota Chengdu, semua bangunan telah kami ratakan dan aku mengubahnya menjadi seperti ini agar bisa mengembangbiakkan hewan ternak ..."
"Tembok? Ini adalah tembok yang kami bangun selama satu minggu, dan dimulai satu minggu sebelum Kehancuran Dunia memasuki bulan ke enam."
Pernyataan Natan sangat mengejutkan, karena mampu membangun tembok yang mengelilingi Kota Chengdu.
Natan hanya diam dengan senyum tipis, kemudian meminta Agatha yang baru saja datang untuk memulai negosiasi.
...
***
*Bersambung...
__ADS_1