Monster Apocalypse

Monster Apocalypse
Chapter 111 : Giant Mantis


__ADS_3

Kelompok yang dipimpin Natan tidak menemukan banyak rintangan yang berarti. Kalaupun ada monster, mereka hanya menemui monster-monster lemah yang bisa dikalahkan hanya dengan satu serangan ringan.


Dan, karena jumlah pasukan yang dibawa cukup sedikit, jarak yang mereka tempuh cukup banyak semenjak mereka berangkat. Yang sebelumnya menargetkan 500m/h, mereka bisa mendapatkan 1,5km/h.


Jika terus seperti itu, kelompok yang dipimpin Natan akan sampai pada titik pertemuan hanya dalam 11 hari yang sebelumnya ditargetkan akan menghabiskan 34 hari.


"Kalian yang di sana, jangan sampai lengah." Natan berbicara dengan Ayumi yang pergi dengan kelompok lain melalui jalur yang lebih sulit, karena mereka harus melewati pegunungan.


"Baik, Kakak. Kakak juga harus hati-hati ..."


Natan mengerutkan keningnya saat melihat Ayumi yang tertunduk di sisi lain. "Ada apa?"


Ayumi menggerak-gerakkan bahunya merasa gugup, lalu mendongak menatap Natan melalui panggilan video. "Ayu ingin tidur bersama Kakak lagi, sudah lima bulan Ayu tidak mendengar Kakak bercerita sebelum tidur."


Natan tertegun dengan mulut sedikit terbuka, ia mengira ada hal yang sangat penting sampai Ayumi merasa tidak nyaman, dan ternyata hanya seperti itu. "Baiklah, setelah kita berkumpul di Baiyunxiang, Kakak akan bercerita lagi."


"Terima kasih, Kakak."


Natan tersenyum tipis dan mengangguk, ia tahu mengapa Ayumi bersikap seperti anak kecil. Bagaimanapun, informasi yang diberi tahu Ainsley terlalu berat untuk gadis seusianya, dan butuh seorang 'Kakak' yang menemani.


Apalagi Erina yang kehilangan orangtua dengan cara yang mengenaskan.


Natan mematikan panggilan telepon, dan kembali fokus pada jalanan di depannya. Ia menggunakan Mammoth Tank, sehingga sangat mudah sekali untuk bergerak.


Kelompok yang dipimpin oleh Calista, sudah ditemani oleh Skeleton Giant Crocodile yang bersembunyi di dalam bayangan, dan akan keluar apabila menemukan monster dalam jumlah besar, seperti Gelombang Zombie.


Skeleton Giant Crocodile akan bertindak sebagai tempat tinggi agar mereka tidak terkepung dan mudah bergerak. Karena, dengan beratnya Skeleton Giant Crocodile, gedung-gedung tinggi akan langsung rata dengan tanah saat terkena ekornya.


"Ketua ..."


"Hum?" Natan menoleh ke kiri melihat wanita muda berambut merah muda sebahu, mengenakan jubah penyihir hitam dan membawa tongkat kayu.


"Biarkan kami yang bekerja, Ketua bisa beristirahat." Wanita itu membungkukkan badannya.


Natan tidak merasa bekerja sama sekali, hingga saat melihat 75 Skeleton Knight dan 7 Skeleton Earth Mage, barulah ia mengerti arti perkataan Anya.


Akhirnya, Natan menarik semua Skeleton Squad yang ia perintahkan untuk bersembunyi lagi di dalam bayangannya.


"Baiklah, kalian bisa melakukannya." Natan mempersilakan pasukan yang ia bawa untuk melakukan tugasnya.


*5 Jam Kemudian


Sudah 12 kilometer tembok yang dibangun dengan tinggi lima puluhan meter dari awal keberangkatan mereka, atau sekitar delapan jam. Dan, hari juga sudah mulai petang dan ini pertanda bahwa mereka harus berhenti untuk beristirahat.

__ADS_1


Natan hanya membawa sekitar 340 pasukan, tidak seperti kelompok Calista yang yang membawa 1.629 pasukan. Karena sedikitnya pasukan yang dibawa, dalam hal beristirahat, mereka hanya membutuhkan waktu singkat untuk bersiap-siap.


Natan kembali melakukan panggilan video, dan kali ini memanggil Calista. "Sudah berapa jarak yang kalian tempuh?"


Calista menghela napas panjang, mengungkapkan kekecewaan terhadap pekerjaan yang mereka lakukan. "Kami hanya berhasil membangun tembok sepanjang lima kilometer, sangat sulit saat harus menyeberangi sungai dalam, kami harus membangun tembok di atasnya ..."


Natan mengerti maksud Calista, akan sangat mudah jika langsung menutup sungai yang mengalir, tapi daripada menutup sungai, kelompok Calista memilih untuk membangun pagar besi di dalam air untuk menghalau monster lewat, tapi tidak dengan aliran airnya.


"Bagaimana dengan Natan?"


"Aku?" Natan menunjuk wajahnya sendiri, lalu menaikkan sudut bibirnya dengan rasa bangga dan percaya diri. "Kami sudah berjalan sejauh dua belas kilometer."


Calista terlihat kesal karena mendengar jawaban Natan.


Natan tertawa kecil dan kembali berucap, "Harusnya kau tahu kenapa aku membiarkanmu membawa banyak tenaga kerja. Berbeda dengan di sini, kelompokmu lebih banyak mengambil jalan hutan, dan itu pun belum pernah di jelajahi ..."


"Sehingga, kau harus membawa banyak orang untuk melakukan pekerjaan yang lebih cepat, dan pastikan tidak ada sumber daya yang terlewat."


Calista hanya diam dengan anggukkan kepala, ia sudah merasa kesal karena progres Natan yang cepat. Tapi, di sisi lain ia juga bersemangat untuk menyelesaikan pekerjaannya agar bisa segera bertemu kembali.


***


Senin, 22 September 2025


Kelompok Natan kembali bergerak mengikuti jalur yang sudah ditentukan, tidak ada yang spesial dari perjalanan mereka yang membosankan, karena monster yang dilawan hanya sebatas level 240 ~ 300, dan itu sangat mudah untuk dibunuh.


Bahkan, Natan hanya perlu melepaskan satu kali tembakan, dan monster itu akan terbunuh.


Jangankan Natan, bahkan Mammoth Tank yang berlari kencang saja berhasil membunuh monster-monster yang menghalangi, dan karena itulah pergerakan mereka bertambah cepat lagi.


Natan sedang dalam posisi terlentang dengan menyilangkan kedua tangannya di belakang kepala, ia memandangi langit biru yang tidak panas ataupun mendung, angin bertiup pelan menambah kesejukannya.


"Pergerakan kami meningkat dua kali lebih cepat, kami berlari dengan Mammoth Tank fan menarik kereta menggunakan Mammoth Tank ..."


"Skeleton Earth Mage bertugas membangun tembok dengan terbang menggunakan Skeleton Fire Dragon. Tugas kami, hanya mengamankan sumber daya dan menjaga sekitar."


Namun, ketenangan mereka itu tidak berlangsung lama, karena ada dentuman keras yang jaraknya belasan kilometer dari tempat mereka berada.


Natan berdiri dan langsung melompat tinggi, menggapai Skeleton Fire Dragon lain yang terbang di atasnya. Ia menggunakan teropong untuk melihat apa sebenarnya yang terjadi.


Wajahnya mengeras dengan kerutan di dahi, ia melihat satu per satu gedung tinggi yang mulai runtuh dan menimbulkan dentuman yang cukup keras.


"Apa yang terjadi? Mantis?" Natan tidak terlalu suka dengan serangga sentadu atau mantis.

__ADS_1


Bahkan sebelum Kehancuran Dunia, mantis termasuk serangga yang mengerikan, karena katak, reptil dan burung termasuk hewan buruannya. Itu saat dunia masih normal, lalu apa yang terjadi dengan yang sekarang, kekuatan mereka akan sangat mengerikan.


Mantis memiliki kecepatan serangan seperti salah satu pengaturan flash dalam kamera DSLR. Kecepatan serangan mereka adalah 1/20 detik, atau 1.200 serangan dalam satu menit.


Kekuatan fisiknya bisa mengangkat beban 70 kali lebih berat dari berat tubuhnya. Jika saja memiliki berat 100 kg, maka mantis dapat mengangkat atau memotong beban seberat 7000 kg.


~Informasi~


[Nama : Manta]


[Ras : Monster/Mantis]


[Jenis : Praying Mantis]


[Level : 400]


[HP : 7.570.775]


[MP : 650.302]


[Earth Slash Lv.09] — [Killer Slash Lv.05] — [Air Splitter Lv.07]


Dengan melihat statistik dan ukuran tubuh Manta yang tingginya sekitar 12 meter, Natan sudah bisa menebak berapa kekuatan Manta yang pastinya harus mereka lawan untuk bisa bergerak lurus.


"Kekuatannya mampu membelah gedung menjadi dua, tebasannya mampu menciptakan parit dalam, dan membelah sungai. Bahkan, mungkin saja bisa membunuh monster yang memiliki level sama dalam sekali serangan ..."


Natan menundukkan kepalanya, lalu melompat turun dan mendarat di punggung Mammoth Tank.


"Bagaimana, Ketua?" Pemuda yang mengenakan pakaian berburu dan membawa busur panah mendatangi Natan.


Rambut pemuda itu berwarna kuning cerah dan memiliki warna mata biru langit, jika saja ia memiliki rambut panjang dan telinga runcing, mungkin orang biasa akan melihatnya seperti Aisnley.


Natan membuka peta dan memberikan tanda di mana Manta berada. "Di sana ada monster kuat, untuk bisa mengalahkannya, kita harus melalukan serangan jarak jauh, dan yang bisa mendekati hanya mereka yang berkemampuan menghilangkan keberadaan atau kecepatan ..."


Natan sendiri merasa tidak yakin dengan kecepatannya yang sekarang, meski ia adalah yang tercepat di Armonia Guild dan mampu bergerak 2.616km/h, lebih cepat 2,1 kali dari kecepatan suara.


"Kemudian, untuk para Healer dan White Mage. Pastikan kalian selalu memberikan Healing secara bergantian dan buff, jangan menundanya meski hanya satu detik," sambung Natan.


Semuanya menganggukkan kepala secara bersamaan, kemudian mempersiapkan perlengkapan masing-masing dan mengatur ulang formasi dalam penyerangan kali ini.


...


***

__ADS_1


*Bersambung...


__ADS_2