
Semua istrinya sudah melahirkan anak yang sehat, Calista melahirkan anak laki-laki bernama Charles Dawn Alexander; Vely melahirkan seorang anak perempuan dengan nama Vera Rose Alexander, dan Olivia yang melahirkan anak perempuan bernama Octavia Grace Alexander.
Nama ini sudah dipertimbangkan bahkan sebelum anak-anak lahir, dan sengaja tidak mengambil nama dari kampung halaman mereka. Bagaimanapun, dari awal, nama mereka tidak mengandung kata dari bahasa asal negara.
Pada saat ini, Natan sedang melihat tiga anaknya yang tertidur pulas di ranjang kecil. Dia sudah berdiri selama dua jam di tempatnya, tidak berpindah sama sekali.
"Anak-anakku sangat lucu, aku masih tidak menyangka kalau aku sudah menjadi seorang ayah."
Calista menggeleng pelan dan berkata, "Sayang, sudah dua jam di sana. Kami senang Natan memperhatikan anak-anak, tapi kami para istri juga butuh perhatian."
Natan tersenyum tipis, dia berbalik dan menghampiri istri-istrinya yang duduk bersandar di atas kasur. "Baik, baik." Ia mengusap pipi Calista. "Bagaimana keadaanmu?"
"Sudah seminggu semenjak aku melahirkan, aku tidak apa-apa."
Natan tersenyum, dia mengecup kening Calista, lalu Vely, Olivia dan Liu Xinmei.
Liu Xinmei menyentuh perutnya sendiri dan berkata, "Aku, juga ingin mengandung."
Natan mengusap perut Liu Xinmei dan berkata, "Itu bagus, tapi, aku tidak ingin awal melakukannya, dan kau langsung hamil."
Liu Xinmei tertawa kecil, dia mengecup bibir Natan. "Aku mengerti, mereka bilang tidak sakit saat melakukan itu, bahkan membuat ketagihan. Jadi, aku ingin merasakannya."
Mata Natan berbinar, dia memeluk Liu Xinmei dari belakang. "Apa kau sudah siap?"
Liu Xinmei menggelengkan kepalanya. "Aku takut sendirian, jadi, aku ingin bersama salah satu dari mereka bertiga."
Natan mendongak menatap Vely, Calista dan Olivia dengan tatapan penuh harap. Tapi ketiganya melambaikan tangan.
"Meski aku sudah sehat, tapi masih belum jika untuk itu, tunggu satu atau dua bulan lagi."
Natan terdiam saat mendengar balasan Vely, tapi dia tidak lesu, dia mengangguk dan tersenyum, "Baik, anak-anak baru lahir, tidak pantas memikirkan hal itu."
Liu Xinmei menoleh menatap Natan. "Serius? Apa masih bisa menahannya?"
Natan mencubit hidung Liu Xinmei. "Meski aku menyukai itu dan ingin melakukannya setiap hari, tapi aku juga tahu yang namanya menahan diri. Menahan dua bulan lagi tidak ada masalah."
Liu Xinmei tertawa kecil.
Natan mendongak, dia melihat dada Calista yang basah sampai menembus pakaian. "Mau pijatan lagi?"
"Tolong." Calista melepaskan atasannya, memperlihatkan dada bulat yang padat.
Natan duduk di belakang Calista, lalu memeras dada Calista. Susu hangat keluar dengan derasnya, jatuh ke atas wadah yang sudah disiapkan. "Ini semakin besar, dulu pas di tangan, tapi sekarang hampir sebesar kepala."
"Natan tidak menyukainya? Aku bisa meminta dokter untuk membantu mengecilkannya."
Natan menggelengkan kepalanya dan berkata, "Tidak, aku suka ini, bukankah kau tahu, aku suka memeluk kalian dan membenamkan wajahku di antara dada kalian? Itu sangat menenangkan."
Ketika Natan mengatakan ini, pintu terbuka, memperlihatkan Brianna, Glenda dan Huanran yang datang bersama.
Natan sudah biasa melihat mereka bertiga yang selalu masuk tanpa mengetuk pintu, dan dia tidak peduli. Bahkan, Calista tidak merasa malu saat atasannya tidak tertutup.
Brianna memandang Calista. "Milikmu hampir sama besarnya sepertiku."
Calista tersenyum tipis dan membalas, "Semoga, ngomong-ngomong, milik Ibu, Nenek, dan Nenek Buyut besarnya sama."
__ADS_1
Huanran tersenyum sambil menutup pintu. "Tentu, Barnard suka mencuri pandang, dia sangat menyukai dada besar, dan akhirnya mencari istri dengan dada yang besar. Kemudian, karena gen dari Glenda, Anna juga memiliki dada sebesar ini. Lalu lihat sekarang, putranya sama seperti Barnard dulu, mencari istri dengan dada besar."
Huanran melihat Charles yang tertidur di ranjang kecil. "Semoga saja bayi kecil ini tidak mengikuti Natan yang menyukai dada besar."
Vely memandang Natan. "Natan, kau, pernah mencuri pandang pada ibumu sendiri?"
Natan menggelengkan kepalanya. "Tidak, meski Ibu memang sangat cantik, mana mungkin aku mencuri pandang. Tapi, memang aku menyukai saat dipeluk Ibu, itu menenangkan, hangat, dan membuatku mengantuk."
"Kau mengatakannya tanpa malu-malu." Glenda menggelengkan kepalanya.
Natan menggaruk pipinya malu-malu, tapi tidak mengatakan apa-apa lagi. Dia sudah membantu Calista, sekarang membantu Vely dan Olivia yang juga merasakan sakit di dada karena masih menyimpan banyak, sehingga harus dikeluarkan semuanya.
...***...
—3 Tahun Kemudian—
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
[Nama : Natan Alexander]
[Ras : Manusia]
[Usia : 22 Tahun]
[Level : 823 (190 Miliar/320 Miliar)]
[Job : Assassin/Necromancer/Marksman]
____________________________________________
[MP : [226.800/226.800] [15.810/m]
____________________________________________
[STR : 4000 (+580+320+11.000)]
[VIT : 1400 (+545+320+2240)]
[AGI : 800 (+570+80+640]
[INT : 1000 (+550+460+1600)]
[DEX : 700 (+575+400+560)]
[LUCK : 305 (+531+80+244)]
____________________________________________
[Point Status : 0]
[Point Skill : 3.890]
[Money : 949.239.992.367 Gold]
[Friend : 49]
__ADS_1
[Team : 15]
[Guild : 39]
[Forum : 99+]
____________________________________________
[Pasive Skill : ]
[Mapping Lv.Max] — [Inventory List Lv.Max (2.528/5.780Slot)] — [Appraisal Lv.Max] — [Melempar Pisau Lv.Max] — [Mana Control Lv.Max] — [Melompat Lv.Max] — [Tusukan Lv.Max] — [Tebasan Lv.Max] — [Shooting Range Lv.Max] — [Lock Target Lv.Max] — [Chain Reaction Lv.Max]
____________________________________________
[Active Skill : ]
[Stealth Lv.Max] — [Shadow Step Lv.Max] — [Increase Shot Lv.Max] — [Distance Vision Lv.Max] — [Night Vision Lv.Max] — [Back Stab Lv.Max] — [Trap Detection Lv.Max] — [Bullet Rain Lv.Max] — [Curved Shot Lv.Max] — [Bullet Explosion Lv.Max] — [Shadow Movement Lv.Max] — [Skeleton Master Lv.Max] — [Bone Wall Lv.Max] — [Bone Prison Lv.Max] — [Bone Arrow Lv.Max] — [Intimidasi Lv.Max] — [Sharp Eyes Lv.Max] — [Blind Lv.Max] — [Shadow Sword Lv.Max] — [Corpses Explosion Lv.Max] — [Teleport Lv.Max] — [Rise of the Soul Lv.01]
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Natan tersenyum puas melihat peningkatan kekuatannya, tapi saat melihat Rise of the Soul yang tetap di Level 01, dia sudah memakai Point Skill, namun tetap tidak bisa meningkatkannya.
Ini membuatnya tidak berdaya, kemudian mengenai gulungan yang didapat setelah membunuh orang yang berniat merampoknya di Afrika, dia sudah meminta Ainsley untuk mengartikannya.
Gulungan itu berisi tentang metode untuk meningkatkan kekuatan dan menembus Keberadaan Tingkat Keempat. Dia sendiri tidak tahu apa itu Tingkat Keempat, tapi Ainsley tidak berniat memberi tahu lebih lanjut, dan Brianna juga tutup mulut tentang hal itu.
Kemudian untuk kehidupan Natan, dia sudah memiliki empat anak, dengan Liu Xinmei yang melahirkan anak laki-laki bernama Ling Wei Alexander.
Lalu ada tambahan lain, Jia Meiya, benar-benar menjadi istri kelima Natan.
Natan sendiri tidak menduga hal ini, dan alasannya sendiri bisa dibilang karena kesalahpahaman. Saat bepergian bersama-sama menggunakan Mammoth Castle, dia turun ke lantai dasar dengan maksud mandi bersama dengan Liu Xinmei yang sudah masuk lebih dulu.
Tapi ternyata Liu Xinmei sedang berada di toilet, dan saat Natan masuk ke kamar mandi, dia melihat ada wanita yang dia pikir adalah Liu Xinmei sedang berdiri di bawah shower.
Tanpa banyak kata, Natan memeluknya dari belakang, mencium bibirnya dalam-dalam sambil meraba-raba bagian sensitif. Saat hampir berlanjut lebih jauh, dia menyadari ada yang salah. Ketika dia membuka mata, dia melihat mata yang menangis, lalu dia terdorong.
Dia membungkuk berkali-kali untuk meminta maaf.
Namun, Jia Meiya menangis, meminta pertanggungjawaban. Tangisnya juga menarik perhatian Liu Xinmei yang baru keluar dari toilet, serta Vely yang turun hendak memasak.
Karena tertangkap basah, Natan disidang di ruang tertutup dengan keempat istrinya yang menatapnya, serta Brianna yang menjadi penengah.
Awalnya, Natan mengira ibunya akan membelanya, tapi pada akhirnya? Ibunya hanya memiringkan kepalanya seraya melipat kedua tangan di depan dada dan berkata: “Apa susahnya? Nikahi saja dia.”
Keempat istrinya pada saat itu saling memandang, kemudian menyetujuinya.
Natan benar-benar tidak habis pikir, mengapa ibu dan istrinya tidak memiliki masalah saat dia memiliki banyak istri.
Bahkan meski dia sudah tahu alasannya karena pernah mendengar jawaban dari Liu Xinmei saat mereka berdua baru resmi memiliki hubungan selama dua hari. Tapi tetap saja, ini sangat aneh!
...
***
*Bersambung...
__ADS_1