Terjerat Cinta Majikan Duda

Terjerat Cinta Majikan Duda
Aku tidak akan meninggalkanmu


__ADS_3

Andre melum*at habis bibir ranum pengasuh putri kecilnya. Tak akan ia lewatkan kesempatan manis itu. Merayu dan meluluhkan gadis desa itu sangat perlu Andre lakukan. Sementara kini Rumanah pun tampak terhanyut dalam permainan sang majikan galaknya itu.


Cup!


Andre melepaskan ciumannya. Seketika Rumanah membuka matanya dan menunduk dengan ekspresi sedikit kecewa. Mungkin ia sedang asyik, atau bahkan menginginkan lebih dari itu. Entahlah! Yang jelas, bibir seksi milik majikan galaknya itu memang sangat manis dan begitu menggairahkan.


"Annabelle, kau mau 'kan?" tanya duda tampan itu seraya mengusap lembut bibir ranum Rumanah yang basah terkena salivanya. Ya, tentu saja basah. Mereka bertukar oksigen dan saliva.


Rumanah terdiam dengan tatapan penuh tanda tanya dan kebingungan. Walaupun sudah diberi penghangat dan penjinak, tetap saja gadis desa itu bengong dan dilema. Bagaimana ini? Rumanah masih muda, ia bahkan tidak tahu apa saja yang harus ia persiapkan sebelum menikah.


Sementara Andre, si pria dewasa yang berstatus single Daddy itu terus berusaha semaksimal mungkin merayu dan meluluhkan hati pengasuh putri kecilnya itu. Ya, dia sangat ingin menikahi gadis desa yang manis itu. Bukan saja karena ia butuh belaian dan juga kasih sayang dari sosok gadis desa yang berhasil membuatnya tergila-gila itu, akan tetapi ia juga merasa jika cinta di dalam hatinya mulai bersemi pada sang gadis desa yang manis dan menggemaskan.


"Annabelle, tunggu apa lagi? Kau sudah dengar, bukan? Aku akan menikahimu. Kau akan menjadi istriku," kembali Andre berucap. Kali ini ia menarik tubuh Rumanah hingga bersandar padanya. Dia memang sangat lembut paga gadis desa itu.


"Tuan, apakah setelah menikah, Tuan akan meninggalkan saya?" tanya Rumanah dengan ekspresi wajah yang takut dan ragu.


Andre mengerutkan dahinya dan menatap jeli manik mata kembar milik gadis desa di hadapan nya itu. "Rupanya kau menganggapku seorang pria yang tidak bertanggung jawab, Annabelle." ucap Andre dalam hati.


Rumanah meremas jari jemarinya dan menunggu jawaban sang majikan galaknya dengan sangat harap-harap cemas. Ia jatuh cinta pada duda tampan itu, tapi...


"Tergantung," jawab Andre seketika membuyarkan lamunan Rumanah.


Rumanah mengerutkan dahi, menatap intens dan terheran - heran dengan jawaban yang majikan galaknya ucapkan.


"Ter... tergantung bagaimana, Tuan? Dengan jawaban yang Anda ucapkan membuat saya sedikit ragu dan bingung," ucap Rumanah mengeluarkan protesannya. Gadis cantik itu seketika merenggangkan dirinya dengan majikan galaknya itu.


Andre tersenyum simpul serta menarik tubuh gadis desa itu kembali ke dalam pelukannya. Sementara si gadis desa itu tampak mengkeret dalam pelukan majikan galaknya.

__ADS_1


"Annabelle, semestinya kau paham dengan apa yang aku lakukan, maka harus aku pertanggung jawabkan! Sekarang, jawab pertanyaanku. Apakah kau ingin menikah denganku? Menjadi istriku? Menjadi Mommy untuk putri kecilku?" desak Andre seraya menatap intens manik mata kembar milik Rumanah.


Rumanah diam seribu bahasa. Tak ada lain yang ia pikirkan selain memikirkan bagaimana dengan keluarganya?


"Tuan, saya ingin menikah dengan Anda. Tapi—" Rumanah belum selesai bicara, tiba-tiba saja majikan galaknya membungkam mulutnya dengan ciumannya.


"Emh!" Rumanah bergumam. Ia memejamkan mata saat tubuh kekar Andre perlahan menindih tubuhnya. Gadis desa itu seketika menghempaskan tubuhnya ke atas ranjang. Ia, meminta lebih. Namun, sebuah ikatan yang belum kuat membuatnya sering kali menahan hal itu.


"Kau ingin tahu bagaimana aku mencintai seorang wanita, Annabelle? Kau ingin tahu bagaimana kesungguhanku saat aku sudah mengajak seorang wanita untuk menikah. Aku, bukan pria yang suka pilih-pilih. Maka dari itu, aku ingin kau menjadi milikku!" ucap duda tampan itu di dalam hati.


Rumanah memejamkan mata. Tangan kanannya membelai lembut kepala majikan galaknya. Sementara pahanya sudah berusaha Andre buka lebar-lebar. Apa yang akan mereka lakukan?


"Eeeemmmhhhh!" Rumanah kembali bergumam. Rasa nikmat yang pernah menyapanya kini kembali ia rasakan. Kenapa? Kenapa duda tampan itu senang sekali memberinya sebuah kenikmatan?


Diam-diam, Andre sangat menikmati ekspresi Rumanah saat bibir dan lidah mereka saling berpautan. Hal itu membuat duda tampan itu semakin gemas.


Andre meremas lembut si kembar bulat dan mungil. Kenyal dan sangat pas digenggam oleh tangan kekarnya. Tidak terlalu besar sehingga tidak keluar dari genggaman tangannya.


"Aaaach!" gadis desa itu mengerang nikmat. Kali ini, si duda tampan itu kembali memilin pucuk balon kembar milik gadis desa itu. Uh, rasanya sampai ke ubun-ubun. Rumanah sangat suka akan hal ini.


Cup!


Andre mengecup lembut bibir tipis gadis desa itu.


"Kau menyukainya, bukan? Aku bisa memberikan yang lebih nikmat dari ini, Annabelle. Jika kau mau, maka akan kulakukan sekarang juga," ucap Andre dengan tatapannya yang lembut.


Rumanah menggigit bibirnya, saat itu Andre bermain pada mis vagsnya yang sudah basah. Ish, cepat sekali!

__ADS_1


"Annabelle, kau gadis yang liar dan binal. Aku melihat jika kau memiliki libi*do s*eks yang tinggi. Bagaimana kalau kau sudah tidak bisa menahannya lagi, sementara kita belum menikah. Apakah kau akan tetap melakukannya walau kita belum menikah?" kembali duda tampan itu merayu gadis desa yang sedang melenguh dan menggelinjang kenikmatan.


"Uuuhhhmmmmm," Rumanah kembali menggelinjang saat Andre benar-benar memainkan jarinya pada mis vags gadis desa itu. Oh, ini nikmat!


"Annabelle, mari kita menikah sirri. Kau tidak perlu memberitahu kedua orang tuamu jika kau belum siap akan hal itu," ucap Andre seraya mengeluarkan balon kenyal dari sarangnya.


"Tapi, saya takut." Rumanah bicara dengan tatapan yang cemas.


"Apa yang kau takutkan?" tanya Andre penuh selidik.


"Saya takut Anda akan meninggalkan saya setelah Anda menikahi saya dan saat Anda sudah bosan pada saya," jawab Rumanah.


Andre menyunggingkan senyuman kecilnya. "Jangan berburuk sangka. Aku tidak akan meninggalkanmu dalam situasi apa pun. Lagi pula, aku menikahimu secara sirri karena hal ini kita lakukan secara singkat dan mendadak." ucap duda tampan itu berusaha keras meyakinkan pengasuh putri kecilnya itu.


Rumanah terdiam dan seperti sedang berpikir keras. Dalam situasi seperti itu, Andre kembali meluluhkan Rumanah dengan melum*at dan menghisap balon kenyal milik Rumanah. Macam bayi saja! Hi hi.


"Aaaaacch!" Rumanah kembali mendes*ah. Gadis desa itu semakin kacau dan uring-uringan. Dia ingin meminta lebih, bahkan kini tangan kanannya berusaha keras mengarahkan tangan Andre agar bermain pada mis vagsnya.


Menyadari gairah tinggi yang Rumanah miliki, diam-diam Andre tersenyum dan semakin gemas padanya.


"Kau mau 'kan menikah sirri denganku?" tanya Andre dengan tatapan lembut.


Dengan raut wajah yang sedang menahan sesuatu, napas yang ngos-ngosan dan tatapan mata penuh birahi, gadis desa itu mengangguk tanpa ragu. Dan hal itu membuat Andre tersenyum senang.


Wadooh, kayaknya bakalan jadi nii nikah sirri. Ampuuuun maaak! Jangan marah-marah dan komplen sama othor ya, deeaars. Ini kemauan mereka berdua, kok! Hi hi hi.


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2