Anak Sultan Milik CEO

Anak Sultan Milik CEO
188. Dokter Gila!


__ADS_3

Pagi menjelang, suasana dini hari khas kota Jerman begitu indah di pandang oleh sepasang mata coklat yang tajam namun memesona. Fajri sudah terbangun dari tidurnya ketika waktu baru menunjukkan pukul 05.00 dini hari.


Ia sengaja bangun pagi, agar bisa mengubungi keluarganya yang ada di Indonesia. Apalagi Ivanna yang sudah merengek untuk memintanya kembali pulang. Ia tersenyum, ketika mendengarkan rengekan manja dari Adik manisnya.


"Abang, kapan pulang?" ucap Ivanna cemberut di balik telefon.


"Abang seminggu di sini, sayang! kenapa sih? biasanya kan abang juga sering pergi!" ucap Fajri terkekeh gemas.


"iya. Tapi biasanya, Abang pergi pagi pulang malam. Sebelum dede bobo, abang udah di rumah!" ucap Ivanna semakin cemberut.


"hehehe, kalau misalnya Dede libur, mau Abang bawa. Tapi, minggu depan mau ujian 'kan?"


"iya,"


"Ya sudah. Kalau udah libur, kemana Abang pergi, nanti Dede ikut juga. Mau?" ucap Fajri.


"Mau!" ucap Ivanna berbinar.


"Ya sudah, lanjut lagi kuliahnya. Abang juga mau nelvon, Bunda dan Ayah dulu!" ucap Fajri tersenyum.


"iya, cepat pulang!"


"iya, sayang!"


Fajri menggeleng melihat kelakuan Ivanna yang masih sama seperti mereka waktu kecil. Padahal gadis manis itu, sudah menjadi singa yang siap menerkam siapa saja ketika berada di luar. Namun jika sudah bersamanya, Ivanna akan sangat manja.


Ia segera bergegas untuk memasak sarapan sebelum berangkat menuju kantornya. Fajri yang begitu mandiri, dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan yang ia tempati.


Setelah selesai sarapan, ia segera bersiap untuk pergi ke perusahaan dan menyelesaikan permasalahan yang tengah terjadi di sana. Sebenarnya tidak ada satupun karyawan yang tau dengan kedatangan pria tampan itu.


Beberapa hari yang lalu, Fajri menemukan fakta dan barang bukti atas kecurangan yang dilakukan oleh Direktur Perusahaan mobil miliknya. Penyeludupan uang sebanyak 1 miliar terdeteksi oleh sistem keamanan perusahaan yang tidak banyak di ketahui oleh siapapun kecuali pemilik perusahaan itu sendiri dan beberapa orang lainnya sesuai dengan kesepakatan.


Fajri merasa geram saat ini, namun ia harus bersikap tenang dalam menghadapi semua masalah yang tengah terjadi. Dengan bukti yang cukup, Fajri memilih untuk menyerahkan bukti-bukti itu kepada pihak kepolisian agar bisa ditindak lanjuti dengan segera.


...🌺🌺...


"Tuan Muda! apa yang anda lakukan? ini semua pencemaran nama baik! saya akan menuntut kembali atas apa yang telah anda lakukan!" teriak direktur itu dalam bahasa Jerman, ketika polisi berhasil membawanya keluar dari gedung mewah perusahaan Fajri.


Pria tampan itu hanya terdiam dengan ekspresi datarnya, ia sengaja mempertontonkan hal ini agar semua karyawan bisa melihat bagaimana kejamnya hukuman yang ada di dalam perusahaan ini.


"itulah balasan untuk orang yang berlaku curang! Saya pastikan mereka akan mendapatkan balasan yang sangat berat!" ucap Fajri begis.

__ADS_1


Ia tidak pernah terlihat marah seperti itu sebelumnya. Namun kali ini, semua karyawan yang ada di sana bisa melihat bagaimana marahnya seorang pria yang hangat.


"Kembali bekerja!" ucap Fajri tegas.


Ia sudah memilih seseorang untuk menggantikan posisi Direktur yang baru saja di tangkap. Bagas, teman masa kecilnya yang sudah lama bekerja bersama Fajri, semenjak ia kuliah dan bekerja paruh waktu di kantor mewah itu, membuat fajri menaruh kepercayaan kepadanya.


Sambil berlatih, bagas juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti rapat bersama dengan Fajri dan perlahan mulai untuk memimpin sendiri tanpa pengawasan.


Fajri segera pergi menuju ruangan pimpinan untuk membereskan masalah yang tersisa bersama dengan asisten pribadinya.


"Aksa, tolong bereskan sisanya, dan panggil kepala pabrik ke sini, sekarang!" ucap Fajri duduk di kursi Direktur.


"Baik, Tuan! permisi." Aksa berlalu untuk melaksanakan perintah dari Fajri.


Ia memeriksa keadaan komputer yang ada di atas meja kerja itu. Betapa terkejutnya ia ketika menemukan beberapa foto dan video yang tidak senonoh terpampang di depan matanya.


Sialan!. Umpat Fajri ketika merasakan suhu tubuhnya meningkat.


Ia segera menghapus semua gambar jahanam itu dan memeriksa bagian yang lain, berharap semoga mendapatkan bukti yang lebih banyak untuk memberatkan hukuman Direktur dan antek-anteknya tadi.


Tak berapa lama, kepala pabrik datang ke dalam ruangan dengan raut wajah yang sedikit takut. Karna tidak biasanya ia di panggil seperti ini.


"Silahkan duduk, Pak!" ucap Fajri masih dingin.


"Tidak usah takut, Pak! Saya memanggil Bapak ke sini, karna ingin membicarakan tentang rancangan mobil terbaru yang akan kita produksi dalam waktu dekat," ucap Fajri.


deg,...


Bukankah bulan lalu, Tuan Fajri baru menyerahkan blus print untuk mobil keluaran terbaru?. Bathin kepala pabrik.


Fajri menyerahkan sketsa yang masih belum jelas, Ia hanya menggambar beberapa bagian namun cukup detail sesuai dengan keinginan Boy.


"sepertinya, kita membutuhkan mekanik langsung, Tuan. Apa ini akan di produksi masal?"


"Kita coba dulu barang 2 atau 3 mobil. Kalau seandainya bisa di produksi masal, maka akan kita lakukan setelah peluncuran mobil yang bulan lalu saya kirim!" ucap Fajri.


Tak selang berapa lama, kepala teknisi datang dengan membawa asistennya. Mereka segera duduk di atas sofa untuk membicarakan produk terbaru yang akan di buat khusus untuk Sahabat Fajri.


"Ini rancangan kasar yang saya buat, saya ingin mobil ini di lengkapi dengan kemudi otomatis dan keamanan tingkat tinggi. Usahakan setiap sisi diberikan kaca ganda yang bisa di atur agar bisa menjaga privasi setiap pengguna. Saya rasa ini bisa menjadi produk terbaru yang akan booming di pasaran. Bagaimana menurut bapak-bapak?" ucap Fajri menjelaskan.


Ia memilih mobil sport dengan dua pintu yang di desain begitu nyaman dengan kursi yang menyatu tanpa penghalang.

__ADS_1


Glek,...


Tuan muda memang sangat tidak bisa di prediksi! Bathin mereka.


"Maaf sebelumnya, Pak. Saya rasa untuk memberikan kaca ganda itu akan beresiko jika terjadi benturan atau hal lain. Namun jika dikerjakan dengan detail dan rapi, ini bisa di alokasikan dengan baik. Tetapi, saya tidak bisa menjamin lebih dari 50 persen produk ini bisa di jalankan," ucap kepala teknisi itu hati-hati dan sedikit takut.


Ah, permintaan kamu memang sangat aneh, Boy! kamu membuat teknisi dan kepala pabrikku bingung. Padahal ini pertama kalinya aku meminta langsung kepada mereka! ah hiduplah dengan bahagia setelah ini dokter gila!. bathin Fajri tersenyum kecut.


"Iya, bapak benar. Tapi bagaimana dengan Design helm yang memiliki kaca ganda? bukankah itu aman-aman saja? Atau begini, bagaimana kalau kaca mobil di lapisi dengan kaca satu sisi, saya rasa itu lebih mungkin untuk di buat, bukan?"


"kalau untuk kaca satu sisi, saya rasa bisa, Tuan!"


"Iya, kita coba dulu. Apa dalam 1 minggu ini bisa di kerjakan barang 2 atau 3 buah mobil, sebelum saya kembali ke Indonesia?" ucap Fajri.


deg,...


"Akan kami usahakan, Tuan! Tapi kami membutuhkan detail yang sangat komplit untuk mobil ini, Tuan!" ucap Kepala Pabrik gugup.


Ini pertama kalinya Fajri meminta sendiri mobil yang kan ia buat kepala mereka. Biasanya hanya Ray, ataupun utusan Fajri yang datang kesini, memberikan instruksi untuk membuat produk baru diperusahaan mobil miliknya.


Mereka masih berdiskusi dengan pasti membahas rancangan ini, hingga siang menjelang. Bahkan Fajri melewatkan beberapa panggilan yang sangat penting karna ia begitu fokus dalam berdiskusi.


🌺🌺


"kamu memang gila, Boy! bagaimana kalian bisa seceroboh ini? ah sudahlah!" Ucap Fajri mengumpati Boy setelah menelfon dokter tampan itu.


Pada saat tengah malam, Fajri terbangun dari tidur lelapnya. Betapa terkejutnya ia ketika mendapati video dari salah seorang sahabatnya yaitu Boy. Dokter dingin itu tengah viral dan menjadi perbincangan karna ia tertangkap basah tengah bercumbu dengan wanita di salah satu club malam.


Hingga akhirnya Fajri harus turun tangan karna melihat video itu sudah tersebar selama 30 menit yang lalu. Ia segera mengambil laptop canggihnya dan menghapus semua video itu tanpa terkecuali, bahkan Fajri juga berusaha untuk meretas semua akun gosip yang sudah memosting video jahanam miljk Boy.


Hingga malam semakin larut, hampir setengah jam ia bekerja, Fajri yang di bantu oleh keluarga Avicenna berhasil menghapus semua video itu dengan bersih. Ia akhirnya bisa bernafas lega, dengan fikiran yang berkecamuk, memikirkan apa alasan boy untuk pergi ke sana dan melakukan hal yang tidak pantas seperti itu.


Setelah memastikan semuanya kembali norma, Fajri kembali beristirahat agar ia memiliki tenaga untuk melakukan kunjungan ke seluruh cabang perusahaan yang ada di Jerman.


🌺🌺🌺


TO BE CONTINUE


Ada yang bertanya-tanya siapa Boy? dia adalah sahabat Fajri gais, untuk cerita lengkapnya teman-teman semua bisa melihat Boy dan karakternya dalam cerita JANTUNG HATI SANG DOKTER TAMPAN.


Itu keren banget ceritanya!

__ADS_1


Yuk kunjungi 😍😍


__ADS_2