Anak Sultan Milik CEO

Anak Sultan Milik CEO
200. Bertemu Kembali


__ADS_3

Hari ini, Enam sekawan itu berencana akan melakukan tugas mereka masing-masing dan membantu masyarakat yang ada di desa ini.


Fajri berencana ingin mengumpulkan anak-anak desa dan mengajarkan mereka untuk membuat beberapa mainan tradisional yang sudah di beri sentuhan teknologi. Namun ia akan melqkukan itu setelah pergi ke puskesmas. Fajri begitu tidak sabar untuk memastikan siapa yang ia lihat kemarin. Semoga apa yang ia lihat kemarin memang benar adanya.


"Ji, kamh mau kemana hari ini?" tanya Kenji.


"mau ke puskesmas dulu, habis itu mau ngumpulin anak-anak!" ucap Fajri memakai jaketnya.


"ketemu anak-anak? Aku ikut ya!" ucap Kenji berbinar.


"Ya sudah, tapi Aku mau ke puskesmas dulu!"


"kuy, lah!"


Mereka berdua berjalan menuju puskesmas. Fajri merasa harap-harap cemas dengan jantung yang semakin berdebar. Ia sangat berharap bisa bertemu dengan Wanita yang selama ini ia cari. Hingga kakinya berhenti di depan pintu puskesmas itu. Fajri membeku dengan mata yang menghangat.


Deg,...


Jantung Fajri berdetak semakin kencang dengan rasa tidak percaya. Dia di sini, Aku menemukannya!. bathin Fajri senang.


Begitu juga dengan gadis cantik yang sedang berhadapan dengan Fajri. Ia terdiam dan tanpa sengaja menjatuhkan stetoskop yang tengah ia pegang.


Hug,...


Tanpa banyak bicara, Fajri segera memeluk Hanna yang masih terkejut di hadapannya.


"Akhirnya, Aji menemukan kakak!" ucap Fajri dengan mata yang berkaca-kaca.


Hanya keheningan yang menyelimuti mereka, bahkan Kenji pun juga terkejut dengan apa yang tengah ia lihat. Fajri laki-laki yang tidak pernah terlihat menyentuh seorang wanita, kini dengan erat ia memeluk seorang dokter yang tidak pernah ia temui sebelumnya.


"Aji, rindu!" ucap Fajri yang masih memeluk Hanna.


"Fa-Fajri!" suara lembut nan lirih itu terdengar di telinga Fajri.


Hanna segera mengurai pelukannya dan menatap Fajri yang sudah tumbuh menjadi pria dewasa, bahkan Fajri mengalahkan tinggi badannya.


"Kakak, apa kabar?" ucap Fajri tersenyum bahagia.


"Aku baik, Ji! Kamu tumbuh besar dan semakin tampan," ucap Hanna tersenyum.


"Pantesan, Aji mencari kakak gak ketemu, ternyata kakak di sini!" ucap Fajri menggenggam tangan Hanna.


Gadis itu terlihat canggung, dan berusaha untuk melepas pegangan tangan Fajri. Wajah pria tampan itu berubah seketika karna penolakan dari Hanna. Perlahan pegangan tangan itu terlepas di iringi rasa sakit yang begitu menghujam jantung Fajri.


Hanna mengusap perutnya yang terlihat sedikit menonjol. Dan membuat air mata Fajri kembali menggenang bahkan tidak lagi bisa ia tahan.


"Kakak sudah menikah, Ji! Besok kakak akan kembali ke kota!" ucap Hanna menunduk penuh rasa bersalah.

__ADS_1


Deg,...


Jantung Fajri yang berdegub sangat cepat, seketika terasa berhenti karna mendengarkan ucapan Hanna. Ia berusaha untuk mengembalikan kesadarannya dan memaksakan senyumnya agar terlihat baik-baik saja.


"iya kah? ternyata waktu bisa merobah semuanya. Kenapa kakak tidak mengundang, Aji?" tanya Fajri tersenyum senang, namun tidak bisa di pungkiri jika ia sangat teramat kecewa.


Matanya tertuju pada perut Hanna yang sudah terlihat. Ia menyesal kenapa dari dulu ia tidak mengirim orang untuk mengawasi wanita yang ia cintai ini.


"Waktu itu kakak dengar kamu sedang berada di London, makanya kaka mikir pasti kamu sibuk banget. Maaf ya!" ucap Hanna menunduk.


"Se-selama atas pernikahan kakak. Nanti, Aji kirim hadiah untuk calon keponakan Aji! Sehat terus ya, kak!" ucap Fajri memaksanya senyumnya.


"Iya, terima kasih!" ucap Hanna canggung.


Ia bisa merasakan betapa kecewanya Fajri ketika mendapati ia telah menikah. Ingin rasanya ia memeluk adik kecil yang dulu begitu ia sayang, namun ada hati yang harus ia jaga.


"Ka-kalau begitu, Aji pamit dulu. mau keliling desa!" ucap Fajri segera melangkah dari sana.


Hanna terlihat hendak mencegah, namun Fajri berjalan dengan sangat cepat, bahkan ia tidak menghiraukan Kenji yang masih berdiri bersama Hanna di depan pintu masuk itu.


"Saya tidak tau bagaimana hubungan kalian! Tapi saya sangat melihat kekecewaan yang teramat di rasakan oleh Fajri," ucap Kenji menatap Hanna yang begitu terlihat sangat cantik.


"Semoga apa yang saya fikirkan ini adalah hal yang salah. Semoga bukan karna rasa cinta Fajri kepada, kakak yang membuatnya tidak pernah dekat dengan perempuan manapun! Semoga kandungan kakak tetap sehat, dan keluarga kakak bisa menjadi keluarga yang bahagia!" ucap Kenji.


Ia pergi menyusul Fajri dan meninggalkan Hanna sendiri di depan pintu itu.


tes,...


Maafkan kakak, Ji! Bagaimanapun kita memaksakan hubungan ini, aku gak kan pernah sebanding dengan kamu. Aku juga gak akan mampu menghadapi hujatan demi hujatan jika kita bersama. Percayalah, rasa sayang kakak gak akan pernah berubah untuk Aji!. Bathin Hanna sambil menangis.


Ia memilih pamit ke kamarnya untuk beristirahat sejenak, karna perutnya tiba-tiba aja keram.


...🌺🌺...


Fajri bedjalan kembali ke kamar agar bisa menenangkan hati, ia begitu sangat kecewa dengan kelalaiannya dalam menjaga Hanna agar tidak di ambil oleh orang lain. Namun semuanya sudah terlambat, gadis yang menjadi cinta pertamanya lebih memilih laki-laki lain dari pada dirinya.


Lalu apa gunanya semua yang aku milik saat ini, jika untuk mendapatkan kak Hanna saja aku tidak mampu!. bathin Fajri begitu marah dengan dirinya.


Ia sudah mengunci kamar yang di tempati saat. Sambil duduk di atas kasur, Fajri memijit kepalanya yang terasa sangat berat. Ia sangat tidak menyangka, hari yang begitu ia nantikan bisa memberikannya kekecewaan yang begitu berat dan bahkan ia merasa sedang terhempaskan ke dalam dasar bumi saat ini.


Bunda, Aji buntuh bunda! Hanya bunda yang tidak pernah membuat Aji kecewa!.


tes,...


Air mata itu menetes tanpa bisa ia tahan, tanpa bisa ia cegah. Fajri menangis dan berusaha untuk tidak mengeluarkan suara. Ia kecewa, sangat kecewa.


tok,... tok,... tok,...

__ADS_1


"Fajri? buka pintunya, Ji!" suara kenji terdengar khawatir.


Tok,... tok,... tok,...


"Ji?" Panggil Kenji lagi.


Fajri berusaha untuk menghapus air matanya. Dan segera menguasai emosi yang sudah sangat berantakan itu.


Ceklek,...


Pintu terbuka, Kenji langsung memeluk Fajri dengan erat, seolah ia merasakan apa yang tengah di rasakan oleh Fajri saat ini.


"Nangislah kalau lo ingin nangis! karna gua pernah berada di posisi lo!" ucap Kenji.


"Thanks!" ucap Fajri membalas pelukan sahabatnya itu.


Namun Fajri tidak ingin menangis lagi, ia akan berusaha untuk mengikhlaskan apa yang sudah terjadi. Ini semua memang salahnya yang tidak bisa menjaga Hanna dengan baik.


Setelah berapa saat, mereka saling tertawa karna adegan pelukan yang mereka lakukan barusan.


"lo ngapain peluk-peluk, gua!" ucap Kenji mendorong Fajri.


"gila! lo yang meluk gua! untung gak ada yang lain di sini!" ucap Fajri kesal, namun ia kembali memeluk Kenji.


"jangan sampai ada yang tau soal ini, Ken! gua percaya sama lo!" ucap Fajri menepuk bahu Kenji.


"lo bisa percaya sama gua, Ji!" ucap Kenji tersenyum.


Mereka segera melanjutkan tujuan keduanya setelah kembali ke puskesmas, yaitu bertemu dengan anak-anak desa yang ternyata sudah lama menunggu kedatangan mereka.


Fajri dan Kenji segera mengajarkan anak-anak itu berbagai macam permainan yang menggunakan beberapa alat yang ada di desa dan pastinya tidak terlalu menggabungkan teknologi canggih pada mainan yang mereka buat.


🌺🌺🌺


TO BE CONTINUE


Kasihan banget pria kecilku 😭😭


yuk Kasih Fajri Bunga, agar bisa mengobati kesedihannya 😭😭


Gak terasa sudah 200 bab gais, bosan gak sih dengan ceritaku? 😭.


Terima kasih banyak kepada readers dan author yang sudah mendukung karya ku.


Fajri sebuah nama yang dinilai kurang bagus oleh beberapa readers, namun mendapatkan atensi yang cukup membuatku terharu. Terkadang ada batu kecil yang selalu menghalangi seseorang untuk mencapai keberhasilan.


Semoga tuhan membalas semua kebaikan teman-teman. Aku berencana akan mengadakan give away, untuk beberapa orang readers dan author yang beruntung. Tapi akan aku umumkan kembali ketika novel Fajri tamat. πŸ€—πŸ€—

__ADS_1


Terima kasih, Tanpa teman-teman semua, Fajri gak akan ada apa2 apanya saat ini. Anak sultan masuk 3 rangking karya, alhamdulillah. terima kasih banyak



__ADS_2