Cinta Pria Kejam

Cinta Pria Kejam
Apartemen Carl 2


__ADS_3

"Jangan sembarangan! atau aku benar-benar akan menyembunyikan susumu nanti!! saat itu terjadi awas jangan sampai aku mendengar kau mengadu pada mama! " ucap Carl yang kesal.


hal itu tentu saja membuat Mark jengkel dalam hati walau terlihat tak menghiraukan, pria kecil pecinta susu itu selalu tak suka jika minuman favoritnya itu jadi bahan ancaman untuknya.


" Hai Mark nama kakak Senta, teman kakak kamu! " ucap Anya


Cup..


Mark tiba-tiba mencium punggung tangan Senta layaknya orang dewasa, yang setelahnya menatap sang kakak.


"Hai!!!!! " teriak Carl. " dia calon istriku! jangan cium-cium, cari saja wanita- wanita se usiamu, jangan gadisku!! ku gigit juga ni pipi tembem mu! " ucap Carl sembari mengangkat sang adek, setelah memisahkan dua tangan yang berjabat tangan tadi.


Hal itu, membuat Senta tertawa kecil dengan kakak adik yang memiliki jarak umur yang sangat jauh, tapi masih terlihat seperti anak-anak yang sedang berantem, tapi Senta bisa melihat Carl begitu menyayangi adik kecilnya yang terlihat dari perlakuan kecilnya seperti membenarkan baju adiknya, rambut adiknya walau sempat marah-marah tadi, ia bisa bayangkan saat Carl menjadi seorang ayah nanti pasti sangat perhatian seperti halnya yang ia lihat sekarang.


"Hahahahahhaaa" Mark tertawa keras saat Carl membalaskan dendamnya telah mencium tangan gadisnya dengan menggelitiki seluruh tubuh Mark yang mudah geli, tapi tak lama ada hal yang membuat Carl teriak.


"Mama!! " teriak Carl merasakan cairan hangat mengalir di pinggang yang di duduki Mark.


"Ups!!! maaf kelepasan, kau terlalu banyak menggelitik ku !! " ucap Mark tapi masih meneruskan sesuatu yang mengalir di tubuhnya.


"Stop!!! kau sengaja ha??? " ucap Carl yang masih merasakan air itu mengalir di baju dan tubuhnya.


"Tidak sepenuhnya! " ucap santai Mark.


Senta yang tak tau arah pembicaraan dua pria itu hanya diam dan bingung sendiri tak berani cerewet seperti biasanya karena merasa tak enak dengan mama Anne.


"Mark jangan seperti itu! kasian kakakmu, apa lagi itu tak baik untukmu, kau harus terbiasa menahannya sebelum sampai di kamar mandi, dan harus cepat-cepat ke kamar mandi jika sudah merasakannya! jangan seperti itu, tidak baik!" nasehat mama Anne yang membuat mark menciut.


"Itu juga karena kakak yang menggelitik Mark tadi, gak sepenuhnya salah mark! " cicitnya.


"Kalau di bilangi di dengarkan, jangan banyak alasan seperti itu! Tapi kita jadi bisa mandi bersama sekarang! " ucap Carl menggendong tubuh kecil adiknya, dan menatap Senta yang juga menatapnya. " aku mandi dulu, kau bicaralah dengan mama, jangan takut dia baik kok, dia hanya galak dengan wanita-wanita bayaran!! " ucap Carl berlalu pergi.


"Bye cantik! " goda Mark di sela-sela gendongan Carl.


"Sudah diam! " Carl kembali kesal dengan tingkah adik nya, segera membawa ke kamar miliknya.

__ADS_1


Mama Anne hanya bisa geleng-geleng melihat kelakuan kedua putranya yang saling menyayangi tapi jarang akur itu, sedangkan Senta hanya diam dengan kebingungan nya.


"Mereka kenapa? " tanya Senta.


"Kenapa? kamu tak melihatnya? " tanya mama Anne.


"Melihat? " Senta yang berbalik tanya.


"Mark buang air kecil di tubuh Carl, alasannya karena Carl yang menggelitik nya dan dia tak bisa menahannya! " terang amma Anne.


"Buuuuhhhhfffff!!! " tawa Senta tertahan mendengar kesialan Carl.


"Hihihihi!!! mereka memang seperti itu, jarang akur karena sama-sama suka jail, tapi mereka saling menyayangi, apalagi Carl!! dulu waktu mama melahirkan Mark, Carl juga mau ikut menemani mama lahiran bersama suami mama yang malah terlihat mama memiliki dua suami!!! " cerita mama Anne.


"Hehehehehe!! ups!!! maaf nyonya! " ucap Senta kelepasan tertawa lepas.


"Tak apa!! dan jangan panggil nyonya, panggil mama seperti Carl saja!! tidak ada bantahan! " ucap mama Anne.


"Baik! " patuh Senta.


"sa.. saya tidak pacaran dengan putra anda ma!! kalau kuliah? ya saya kuliah baru 2 semester , emmm.. ambil jurusan ekonomi!! " jawab Senta.


"Tapi dia tadi bilang terang-terangan mengejarmu! jadi belum terkejar!!! dari mana bisa mengenal anak nakal mama, dan sepertinya kamu tau kebiasaan jelek Carl yang bahkan ia mengatakannya di depanmu? cerita sama mama! kalau Carl keterlaluan biar mama yang membalasnya!! " ucap Mama Anne yang sepertinya menginginkan Senta menjadi menantunya.


"Emmm.. sebenarnya kami pertama bertemu saat Senta masih SMA, waktu itu Carl menjadi dosen pengawas di sekolahan Senta, dan membantu teman Senta yang sedang pingsan, tapi tidak bicara apa-apa, dan bertemu lagi 2 bulan kemarin entah kebetulan bagaimana kami bertemu di danau tak jauh dari ruang Senta dan mulai berkenalan di sana , hanya sekedar berkenalan, lalu ketemu lagi di acara pertunangan sahabat Senta yang ternyata laki-laki nya sahabat dari Carl....!! "


"Sahabat carl? " bingung siapa sahabat Carl yang bertunangan.


" tuan Len! " jawab Senta.


"Oh, kenapa aku bisa lupa!! terus-terus?? " tanya mama Anne.


"Lalu di sana kita semakin dekat dan pada akhirnya Carl mengungkapkan semuanya yang mencoba menyakinkan perasaan saya padanya, tapi entah kenapa saya masih ragu untuk menerimanya, sampai tadi saya tau kebiasaan tak baiknya itu!! " ucap senta jujur.


"Dan kau masih mau dengan pria bejat itu? " tanya mama Anne yang was-was karena takut kehilangan berlian di depannya.

__ADS_1


"Emm!! saya sempat mengakhirinya tadi, dan beberapa kali melakukannya!! tapi putra anda mengurung saya di kamar, dan menangis untuk tidak melakukan itu, ia bilang sudah lama ingin menghilangkan kebiasaan buruknya untuk hubungan kita kedepan, dan baru tadi malam mengakhirinya siang tadi saya tau semuanya!! entah dia bicara bentar atau tidak!!! " ucap senta.


"Terima kasih sayang! " ucap mama Anne tiba-tiba memeluk senta. " terimakasih telah membuatnya mau berubah! dia memang pria yang bejat, tapi dia bukan pria yang tak bisa menepati janjinya! kau harus percaya dengan janjinya sayang! " ucap Mama Anne yang terharu anaknya mau berubah dari kebiasaan buruknya.


"Ya saya akan mencoba percaya! tapi andai suatu saat nanti mama mengetahui kebiasaan buruk carl kembali, tolong katakan padaku, jangan tutup-tutupi apapun! bagaimana pun dia harus mempertanggung jawabkan janjinya itu ma!! " ucap senta tegas.


"Tentu saja sayang, walau dia putra mama, kalau dia salah dia akan tetap salah, mama tak akan menutup- nutupi kesalahannya sampai kapanpun padamu! " ucap mama Anne yang senang dengan keputusan senta.


"Terimakasih ma! " ucap senta.


"Tidak, mama yang harusnya berterima kasih padamu! kau mau menerima pria seperti carl, dan juga masih mau memberikan kesempatan untuknya berubah, mama berterima kasih denganmu sayang!! emmm... bagaimana dengan keseharian mu? " tanya mama Anne .


"Keseharian??? emmm... senta suka memasak tapi kurang suka dengan belajar! hehehe! " tawa senta garing.


"Wahhh!!! mama jadi ada teman memasak dong! " ucap mama Anne senang dengan bertepuk tangan membuat senta ikut tersenyum bahagia.


"Widih, widih!! ada yang bahagia nih! " ucap carl yang sudah rapi dengan pakaian santainya. " sepertinya percakapan kalian harus di cut dulu, karena hari sudah sore dan senta harus aku kembalikan ke rumahnya! " ucap carl menghampiri dua wanita yang berharga di hidupnya.


"Di mana adikmu? " tanya mama Anne tak melihat Mark di depannya.


"Masih di kamar, karena ia tak punya baju untuk ia pakai! " jawab santai carl .


"Astaga koper! " ucap mama Anne melihat koper kecilnya yang masih ada di pintu apartemen carl. " baiklah, kalau pulang hati-hati yang sayang! " ucap mama Anne cipika cipiki dengan senta. " mama mau urus putra kecil mama, dan kau jangan sampai menangis lagi saat menyia-nyiakan kesempatan yang senta berikan padamu! " ucap mama Anne melotot pada putra besarnya sebelum pergi ke kamar carl dengan koper di tangannya.


.


.


.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2