
Dan packing apa yang menurutnya penting untuk di bawa, terutama buku-buku perkuliahannya, lalu keluar dari ruang ganti dengan hanya satu koper di tangannya.
Sedangkan Carl, malah salah fokus dengan tubuh molek istrinya dengan gaun tidur satin melekat di tubuhnya, mencetak beberapa bagian yang terlihat menonjol karena bahannya, bodohnya ia baru sadar akan hal itu yang padahal ia sudah melihatnya dari semalam.
Rambut acak-acak, paha jenjang, bahu mulus, dan wajah seksinya yang terlihat baru bangun tidur itu membuat si joni tiba-tiba tegak berdiri, apa lagi Senta berjalan mendekatinya yang membuat mata nakalnya jelas melihat cetakan-cetakan tubuh istrinya.
"Kenapa? " bingung Senta saat di tatap intens oleh Carl, tapi sepertinya suami barunya itu tak sadar akan ucapannya karena masih terus menatapnya tanpa berkedip. "Woy!!!!!! " Lanjutnya sedikit teriak yang akhirnya membuat sang suami sadar dengan kediamannya.
"Apa? " gelagapan Carl yang tadi terlalu asik melihat keindahan ciptaan Tuhan di depannya.
"Kau kenapa??? aneh!!!!" ucap Senta yang meninggalkan sikap aneh suaminya memilih menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya tanpa menunggu jawaban dari sang suami.
Lagi-lagi Carl hanya menatap sang istri yang sekarang berjalan membelakangi nya, seketika tangannya menengadahkan kepalanya menikmati dia benda besar yang bergoyang saat berjalan, bagi Carl sangatlah seksi dan tak bisa ia lewatkan sedikitpun, sampai sang istri sudah tak terlihat dari jangkauan matanya.
"Huuuffftttt!!! punya istri seksi, cantik, dan masih perawan!!! beruntungnya hidupku di layani olehnya seumur hidupku!! aku harus cepat-cepat mendapatkan hatinya kembali, dan menyingkirkan orang-orang yang berpotensi meregangkan hubungan kita dengan lebih cepat! agar tak terjadi perselingkuhan untuk ke dua kali nya!! aku tak akan membuatmu menyesal memiliki suami sepertiku sayang!!! " ucap Carl pada dirinya sendiri.
Lama menunggu sang pujaan hati mandi, akhirnya yang di harapkan muncul juga di dalam kamar mandi, yang sayang nya tubuh seksinya tertutup handuk kimono, tak sesuai ekspektasinya yang akan terlihat jauh lebih seksi dengan hanya handuk kecil yang menutupi bagian tubuhnya.
"Huuuuffffftttt!!!! " Carl hanya bisa menghela nafas karena harapannya tak sesuai dengan realitanya, tapi tetap saja matanya tak bisa lepas dari Senta yang berjalan melewatinya ke arah ruang ganti dan kembali membuatnya menunggu sendiri. " Dasar otak mesum!! " kesal tak sesuai ekspektasi malah menyalahkan ke mesuman nya.
"Kau tak mandi-mandi? " tanya Senta yang baru keluar di ruang ganti, dan menatap suami barunya yang masih berada di posisi yang sama sedari ia keluar dari kamar mandi.
"Mandi? " Carl malah berbalik tanya.
"Kau berniat tak mandi??? yang benar saja, lihatlah penampilanmu, kau mau keluar dengan keadaan seperti itu? " tanya Senta yang menunjukkan keadaan carl yang masih berantakan khas orang bangun tidur, walau tak mengurangi kadar ketampanan dan kemacoannya yang malah terlihat sangat seksi.
__ADS_1
"Kenapa memang dengan penampilanku? " tanya carl yang memperhatikan penampilannya yang sedikit berantakan. " Tidak ada masalah kalaupun aku keluar dengan keadaan seperti ini!!! " ucap Carl yang tanpa ada menciptakan api kecemburuan di dalam hati istrinya.
"Apa kamu bilang? " tanya Senta sekali lagi, menatap tajam suaminya. " Kau mau pamer pada wanita di luar sana ha! dengan bangga membuatnya menjerit melihat penampilan mu ini??? Mau ku jambak rambutmu itu??? " kesal Senta tak sengaja memperlihatkan kecemburuan nya saat Carl dengan mudah memperlihatkan keistimewaannya sebagai istri pada orang lain.
Carl sendiri yang tadinya bingung, berubah tersenyum kecil saat tau akan kecemburuan istrinya pada hal-hal kecil seperti ini, yang artinya masih begitu besar rasa cinta yang Senta miliki untuknya.
"Kenapa senyum-senyum?? kau benar-benar mau pamer dengan keadaanmu ini pada wanita lain ha???? " kesal Senta meloloskan matanya dan siap untuk menjambak rambut tebal Carl.
"Ti.. tidak!!! aku mandi sekarang! " ucap Carl yang sadar dengan kengerian wanita yang sedang cemburu, dengan cepat beranjak dari duduknya bersamaan menjauh dari tubuh istrinya.
"Kau belum membawa handuk mu!!! " ucap Senta mengingatkan dengan memberikan handuk yang sengaja ia bawa untuk sang suami.
"Uh, perhatian sekali istriku ini, jadi makin cinta deh!!! " ucap Carl sembari berjalan berbalik ke arah Senta mengambil benda yang sempat tertinggal.
"Benarkah? kenapa aku melihat keraguan di mata mu saat mengucapkannya hm??? " goda Carl yang tau Senta sedang berbohong padanya.
"U... udah sana mandi, a.. atau aku tinggal keluar lebih dulu!!! " ancam Senta sedikit gugup .
"Ia mandi!!! I love you sayang!!! " ucap carl tak lupa memberikan kiss bye sebelum masuk ke kamar mandi.
Dengan Senta terlihat aneh melihatnya tapi ada setitik hati yang berbunga bunga melihatnya, lalu berjalan membawa paper bag cukup besar yang Carl bawa selain cincin nya tadi malam yang emang berisi pakaian gantinya.
Walau pernikahan ini sangat tak Senta inginkan, tapi ia akan melakukan perannya sebagai istri yang tau akan tugasnya, dan membawa pakaian ganti itu ke ruang ganti milihnya, menatanya cukup rapi agar memudahkan sang suami untuk memakainya.
"Huuuufffftttt, aku tak tau sampai kapan ini semua akan bertahan!! takdir terlalu mengerikan untuk ku, yang membuatku tak akan berharap banyak akan apapun, termasuk kau!! " ucap Senta menatap setelan pakaian santai milik suaminya dan sedikit bingung dengan jalan hidupnya, lalu berjalan keluar sebelum sang suami selesai dengan mandinya.
__ADS_1
Tapi haru saja keluar dari ruang ganti, Senta malah bertepatan dengan sang suami yang keluar dari kamar mandi dengan rambut yang basah dan tubuh di selimuti handuk kimono yang ia berikan tadi.
"Kau sangatlah tampan, tapi kenapa begitu kejam padaku? " batin Senta yang diam mematung melihat keadaan suaminya. "Tidak-tidak!! dia sangatlah seksi!!! " lanjut Senta membatin dengan menggelengkan kepalanya.
"Kenapa? " tanya Carl yang seperti dejavu, yang baru ia rasakan beberapa waktu yang lalu. "Kau tergoda dengan penampilanku seperti ini? " batin carl yang paham tapi pura-pura tak tau dengan bertanya.
"Ti.. tidak!!! ba....bajumu sudah aku siapkan di dalam!!! " ucap Senta menunjuk ruang ganti yang ada di belakangnya, lalu berjalan ke meja rias nya tanpa berani menatap ke arah Carl karena malu.
"Terima Kasih sayang!! " ucap Carl dengan senyum cerahnya melihat istrinya yang begitu perhatian padanya dan berjalan ke arah yang di tunjuk Senta .
"Ihh, kenapa malah terlena dengan ketampanan ya, aku harus tunjukkan kalau sangatlah susah untuk mendapatkan kesempatan dariku lagi, aku akan mempersulit perjuangannya, ingat itu Senta!!! jangan sampai terlena lagi, agar ia tak semena-mena lagi padamu!! aku harus ingat itu!!! " ucap Senta memperingatkan pikirannya sendiri setelah melihat kepergian suaminya.
Ia benar-benar akan memberikan pelajaran sesungguhnya pada sang suami nanti
.
.
.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
__ADS_1