Cinta Pria Kejam

Cinta Pria Kejam
Mulai Kuliah


__ADS_3

Genap 1 bulan sudah Anya lulus sekolah, beberapa hari ini juga di sibukkan dengan pendaftaran perguruan tinggi di Universitas ternama, dengan jurusan bisnis.


Karena Anya tau ia adalah satu-satunya penerus keluarga Waber, walau sebenarnya hatinya lebih memilih jurusan tata boga, tapi anya tak egois, dan tak selamanya papa Oscar menjalankan bisnisnya, ada masanya papa Oscar harus di gantikan oleh penerusnya.


Papa Oscar dan mama Rosa tak pernah memaksakan keinginan meraka, kenyamanan dan kebagian anya yang terpenting bagi mereka.


"Pagi manusia-manusia bucin!!! " teriak anya yang sudah di depan meja makan.


Terdapat papa Oscar dan mama Rosa yang sudah standby di tempat duduk masing-masing.


"Anya cepat makan!! jangan telat di hati pertama kamu kuliah!! " kata mama.


Pagi ini terlihat lebih serius di banding hari biasanya, karena sang nona kecil yang akan masuk kuliah pertamanya.


Tak lama selesai sarapannya, papa Oscar dan anya berpamitan pada ibu ratu dan masuk ke dalam mobil papa Oscar.


"Nanti kamu di jemput pak buf, papa gak bisa jemput! " kata papa Oscar yang sudah melajukan mobilnya.


Anya mengangguk sembari menatap jalanan.


"Tunggu!! Kemarin-kemarin ada salah satu dosen menelpon papa, menawarkan kampus yang sama, kamu mengikuti saran dia? "


"Ha?? Nawarin kampus gimana? Anya masuk karena suka kampus itu pa!!! " kata Anya bingung.


"Lha terus??? dosen kemarin??? kata papa gantung.


" emmmm, sebenarnya dia dosen yang secara khusus mengawasi ujian akselerasi..... "


"ya, dia bicara begitu juga. " kata papa menyela.


"Kadang diam-diam dia ngelihatin Anya saat jadi pengawas, Anya ga suka!! terus pas selesai ujian dia minta nomer Anya!!! karena sebel, sekalian aja Anya kerjain, Anya kasih nomer papa. "


"Bagus!! bagus!! Lain kali lagi kalau ada yang minta nomer Anya, kasih nomer papa. " sifat posesif nya keluar.


"Ya, ya, ya!! terserah papa. " kata Anya uang selalu menyerah kalau sudah menghadapi ke posesifan papa Oscar. .


"Banyak laki-laki brengsek jaman sekarang, papa tidak mau anya kenapa-kenapa. "


"Ya papa benar sekali. " kata anya dalam hati yang pikirannya melayang pada daddy Len.


"Malah melamun!! ayo semangat kuliah, jangan memikirkan laki-laki jaman sekarang".


karena memang meraka sudah sampai di depan universitas.


" Anya kuliah dulu pa. " kata Anya sambil mencium pipi papa Oscar.


Anya keluar dari mobil berjalan melewati setiap koridor kampus, banyak pasang mata mahasiswa mahasiswi yang menatap ke arahnya.


Terkadang Anya merasa risih melihat orang memandanginya seolah tak pernah melihat manusia seperti dirinya.


Tapi anya cuek dan terus berjalan menuju ruang rektor yang ia sudah di beritahu saat pendaftaran kemarin.

__ADS_1


Sampai di depan ruang rektor, Anya mulai mengetuk pintu .


tok tok tok


Tak lama terdengar suara pria yang menyuruh Anya masuk.


Saat masuk, anya malah syok melihat 2 pria yang anya kenal.


"Ck, kenapa harus mereka sih! " kata anya dalam hati yang malas.


"Hai nya. " sapa Riky yang duduk anteng di salah satu sofa.


Dengan carlson rektor sekaligus dosen yang saat ini sedang duduk di ruang kerjanya tak jauh dari sofa yang di duduki Riky.


"Duduk anya, jangan berdiri di situ!!! tunggu sampai Kelas di mulai. " kata carl melihat anya yang masih berdiri di depan pintu.


Anya hanya mengangguk dan duduk di sofa samping Riky.


"Kau kenapa di sini?? kau tidak mengikutiku bukan?? " bisik Anya penuh penekanan.


"Tidak!! jangan GR ya!! Aku hanya menerima penawaran saja!! " gerutu Riky.


" ck, tidak percaya! Kamu ambil jurusan apa? "


" Bisnis Tapi.... "


"Tuh kan ikut-ikutan. " potong anya.


Membuat anya menatap sebal orang di sebelahnya, memilih memainkan ponselnya dari pada berdebat dengan pria playboy di sebelahnya.


Interaksi kedua insan itu, tak luput dari pandangan carl yang ada di depannya.


"Jika aku jadi kau, akan terus aku kejar wanita sempurna ini len. " kata carl dalam hati.


"Kau masih suka memasak, apa lagi buat cake? " tanya Riky mencari pembahasan.


"hm, kenapa? mau aku bawakan? " tanya anya meski cuek, tapi tetap peduli jika mengenai perut manusia.


"Boleh! " Dengan memamerkan gigi putihnya.


"Bahkan dia bisa mengenakan perutmu len!! " kata carl yang diam-diam ikut menyimak percakapan mereka.


"Tapi tidak janji, karena besok ada kuliah pagi! "


"oke."


Riky senang bisa dekat dengan anya, sedangkan anya sebenarnya hanya terpaksa, karena ia masih belum mengenal seorang pun di kampus selain Riky.


"Sudah waktunya masuk, kita ke kelas kalian sekarang!! " kata carl sambil berdiri.


Diikuti Riky dan anya, carl berjalan menuju kelas anak baru yang tak jauh dari ruangannya, berjalan masuk ke depan kelas yang masih di ikuti Riky dan Anya.

__ADS_1


"Mohon perhatiannya anak-anak". kata carl tegas.


Membuat yang tadinya gaduh karena kedatangan pria tampan dan gadis super cantik di kelas mereka menjadi diam.


"Hari ini kalian kedatangan mahasiswa dan mahasiswi baru!! Silahkan perkenalan. " kata carl singkat


"hmm, nama saya Vanya waber, bisa di panggil anya, saya lulusan akselerasi SMA tunas bangsa, mohon bantuannya. " kata anya sedikit memabukkan badannya tanda hormat.


Anya lebih dulu memperkenalkan dirinya, karena ia tau sifat pengecut Riky .


"Nama saya Riky Erdian Edmund, saya sama dari lulusan akselerasi SMA tunas bangsa, mohon bantuannya. " kata riky mengikuti Anya.


"Silahkan duduk di bangku kosong yang tersedia, saya permisi dulu!!" kata carl lalu beranjak pergi.


Sedangkan Anya berjalan menuju bangku kosong yang ada di bagian belakang, di apit dua pria, sama halnya dengan Riky, tapi berada di samping tembok, yang memang rata-rata didominasi pria di jurusan bisnis.


Anya duduk dan mulai mengeluarkan buku materi hari ini. Sampai terdengar suara pria di samping kanannya yanng menyapanya.


"Hai, cody!! " kata cody mengulurkan tangannya.


"Anya." jawaban singkat dengan membalas jabatan tangan cody, dengan senyum imut.


"Tuhan, nikmat mana lagi yang kamu dustakan!!kuatkan hati hamba, cantik banget sih jadi cewek!! " kata cody dalam hati.


"Emm, bisa lepasin tangan Anya, sudah ada dosen yang masuk! " kata Anya yang sedikit risih.


"oh, maaf, maaf!! " cody tersadar dari lamunnya.


Anya hanya mengangguk, mulai memfokuskan pandangannya pada dosen yang mulai mengajar di depan.


Sedangkan Cody malah memandangi terus-terusan Anya yang ada di sampingnya, sampai tiba-tiba seorang dengan berpakaian rapi menghalangi penglihatannya.


Cody yang kaget langsung menatap wajah pemilik tubuh itu, dan tersenyum menunjukkan gigi putihnya.


"Saya tau pemandangan di samping kamu lebih indah dari pada di depan sana!! kalau naksir, nanti setelah jam salah, fokus ke depan! " kata sang dosen pada Cody.


"hehhee, maaf Pak, saya akan fokus kali ini!!!"


Anya yang melihat kelakuan orang di sampingnya, hanya geleng-geleng kecil.


"Orang aneh!! " kata Anya dalam hati.


.


.


.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2