Cinta Pria Kejam

Cinta Pria Kejam
Sakit


__ADS_3

"Jangan! biar di situ saja! aku sendiri yang membersihkannya!! " jawab Len yang membuat pak Pet melongo. " Pak Pet keluar saja, istriku sepertinya sudah hampir selesai! " ucapnya karena pria tua itu terbengong karena ucapannya.


"Oh, baik tuan permisi! " ucapnya permisi keluar dari kamar majikannya itu.


Setelah kepergian pak Pet, Len bergegas mencari barang di dalam laci kecil miliknya, sampai menemukan satu figura kosong bekas masa lalunya, tanpa peduli akan hal itu, Len memasukkan kain putih bercampur merah itu ke dalam figura yang ia miliki.


"Indahnya!!! " ucap Len menatap figura berisi hal tak lazim itu, sembari tersenyum membayangkan malam yang penuh kenikmatan tadi dalam.


Tapi acara senyum-seyumnya Len potong sebelum sang istri tau dengan kelakuannya, menaruh figura yang sudah terisi itu ketempat semula.


Flashback Off


Len hanya bisa terdiam dengan mulut embernya itu, ia sangat berfikir keras untuk mencari jawaban untuk Anya.


"Ehhhmmmm... Sobek!! bukan bolong tapi sobek, tadi daddy terlalu semangat membantu pak Pet jadinya narik nya terlalu keras!! Sobek!!! " ujar Len yang dia sendiri tak yakin dengan alasannya sendiri, yang untungnya Anya menerima alasannya itu.


"Kenyangnya!!! " ucap Anya bersandar di bahu suaminya sembari menatap pemandangan di luar.


"Benarkah?? " tanya Len memastikan dengan mengelus-elus perut rata sang istri. "Semoga dia cepat hadir di sini!!! " lanjut dengan membatin.


"Daddy mau punya anak segera? " tanya Anya seolah tau maksud usapan Len di perutnya.


"Se dikasihnya!! cepat di kasih tentu saja aku sangat bahagia, jika dalam waktu dekat ini belum di kasih ya aku akan sabar menunggu, tapi aku tak mau menundanya!!! " ucap Len masih mengusap perut rata Anya.


"Apa tidak di diskusikan dulu dengan dante? " tanya Anya yang khawatir anak pertamanya itu tak ingin dan masih mengharapkan perhatian mereka.


"Dia sudah besar untuk memiliki seorang adik!! dia akan baik-baik saja selagi itu dari rahim mu!!! " jawab Len.


"Apa perlu program kehamilan dad? " tanya Anya lagi.


"Program?" tanya Len malah berfikir mesum di otaknya. " Biar daddy yang buat program hamilnya!! " ucap Len dengan hati-hati merebahkan tubuh mereka ke ranjang yang sebentar lagi akan goyang itu.


"Ha?? kau bukan dokter dad!! jangan aneh ante deh! " ucap Anya yang tak mengerti dengan kode suaminya.

__ADS_1


"Daddy akan sering-sering melakukannya!! itu cocok untuk program kehamilan mu! " ucap Len sembari melepas kaos yang ia pakai.


"No dad!! " jerit Anya yang mulai tau maksud perkataan Len.


Dan benar saja, siang-siang bolong pasangan pengantin baru itu melakukan program hamil yang di rancang sendiri oleh sang suami, sedangkan sang istri yang memiliki tenaga kecil itu hanya bisa pasrah kembali di buat lemas oleh sang suami.


*****


Di belahan bumi lain, Senta yang siang ini masuk kuliah, di kejutkan dengan seorang yang ia kenal sedang berjalan dengan salah satu dosen wanita yang terkenal centil di kampusnya, siapa lagi kalau bukan sang pacar yang kebetulan juga ada jam mengajar hari ini.


Tak ada pikiran negatif di dirinya, karena memang mereka sama-sama dosen dan Senta sangat yakin pria itu bisa menjaga cinta mereka, dengan begitu santainya ia berjalan ke arah kelas yang segera akan di mulai.


"Di mana yang? " Senta memulai mengirimkan pesan pada anak pacar.


"Di kampus! aku ada jadwal mengajar hari ini sayang! " jawab Carl yang cepat membalas pesan pacarnya itu.


"Oke!! " ketik Senta yang hanya ingin tau keberadaan pacarnya, walaupun dia sudah melihatnya tadi.


"Kau ada kelas hari ini? " tanya Carl.


"Selamat siang !!! " ucap pak dosen yang baru masuk itu.


"Selamat siang Pak!!? " jawab mahasiswa dan mahasiswi dengan bersamaan, menandakan pembelajaran mereka akan di mulai selama 2 jam kedepan.


"Senta, bisa bantu saya membawa tugas teman-temanmu keruangan dosen? " pinta dosen itu setelah pembelajaran mereka selesai, dan Senta yang terpilih karena ia orang terakhir yang akan keluar dari kelas.


"Baik Pak!! " jawab Senta yang tentu saja baik hati dan tidak sombong, yang mungkin dia akan mendapatkan bonus nilai dengan sikap baiknya itu.


Meski cukup berat Senta dengan sekuat tenaga menuju ruang dosen yang sempat di masuki sang pacar tadi, tapi sayangnya perjalanannya tak semulus yang ia harapkan sampai Riky tiba-tiba berjalan beriringan dengannya.


"Aku Bantu! " ucap Riky tanpa meminta persetujuan Senta mengambil sebagian lebih buku-buku yang Senta bawa.


"Ck, mau bilang tidak juga tak bisa!! " ucap Senta yang lumayan kesal dengan sikap pria yang pernah ia sukai itu. " Kau kenapa sih!! aneh tau, sana sama wanita-wanitamu itu! " ucapnya lagi mengusir pria playboy itu.

__ADS_1


"Kau cemburu??? aku akan membuang mereka semua demi dirimu!! " ucap Riky yang sepertinya sudah terlambat untuk berubah.


"Ck, tak perlu repot-repot!! aku sudah membuang rasa itu jauh-jauh!! dan aku tak akan mungkin cemburu!! " ucap Senta tersenyum kecil.


"Bohong! sekecil apapun pasti masih ada kan!! kau tak perlu berbohong padaku!! selagi kau jujur padaku, aku akan membuang semua wanita-wanita itu!! " ucap Riky yang masih tak mau mengalah.


"Sayangnya tak ada rasa itu sama sekali!! dan aku sangat jujur dalam hal apapun!! " ujar Senta yang membuat Riky diam sesaat.


"Tak apa! aku yang akan membuat perasaan itu muncul kembali padamu!! " ucap Riky dengan PD, pria playboy itu tak pernah meragukan pesonanya.


"Sudahlah, jangan buang-buang waktumu untuk hal yang tak penting itu!! bagaimana kuliahmu hari ini? " tanya Senta mengalihkan pembicaraan pria playboy itu.


"Lancar, sangat lancar!! Tapi Anya ijin tak masuk hari ini karena sakit!! sakit apa dia? " tanya Riky pada sahabat dekat teman sekelasnya itu.


"Hanya sakit demam biasa!! " jawab Senta. "Sakit malam pertama mungkin! aku dengar-dengar itu akan sangat sakit untuk pengalaman pertama!! " Senta menjawab kebenarannya dari dalam hati. " Kau masih peduli padanya! kau masih menyukainya kan!! " tebak Senta.


"Tidak, aku menyukaimu sekarang! " jawab Riky dengan berbisik tapi masih dapat di dengar oleh Senta.


Tanpa mau menjawab Senta langsung membuka pintu ruangan dosen tanpa mengetuk untuk menghindari ucapan Riky, tapi ia di kejutkan dengan hal tak senonoh saat membuka pintu ruangan itu, membuatnya berdiri mematung dengan mata tertuju pada dua dosen dengan berlawanan jenis itu.


"Ck, Kenapa mereka harus bercumbu di kampus sih! seperti tak ada tempat lain saja!! aku yang playboy saja bisa tau tempat!! ck, ck!! nafsu memang membuat orang jadi gila, bahkan lupa di mana mereka berada!! " Bisik Riky yang ikut berdiri diam di samping Senta yang menahan rasa sakit yang luar biasa di hatinya.


Dua dosen yang menyadari kehadiran siswa siswi nya langsung membenahi sikap mereka, dengan sang wanita yang malu sembari membenahi pakaian dan roknya, sedangkan sang pria hanya bisa menatap wanita yang mematung menatapnya dengan buku-buku di tangannya.


.


.


.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2