Cinta Pria Kejam

Cinta Pria Kejam
Takut Kehilangan Bercampur Obsesi


__ADS_3

"Ya, makanlah yang kenyang! setelah ini pergi dari hidupku, dan jangan pernah mengharapkan ku lagi, kita akhiri saja hubungan ini, aku tak bisa melanjutkannya!! " ucap Senta mengungkapkan keputusannya.


Kunyahan Carl seketika berhenti mendengar ucapan Senta, yang tadinya bahagia seketika hilang juga dan menatap arah kekasihnya berdiri dengan tatapan tajam yang belum pernah ia perlihatkan.


"Aku bilang tidak ya tidak!! aku tau aku salah, tapi tolong maafkan aku, kalau kau mau waktu aku pasti akan berikan, aku juga akan membuktikan untukmu kalau aku tak akan seperti it.... "


"Buktikan apa lagi? kau tak ingat beberapa bulan yang lalu apa yang kau lakukan hm? apa kau akan membuktikannya dengan baik lalu saat aku sudah mempercayaimu kau menghancurkannya seperti apa yang kau lakukan kemarin hm?? " ucap Senta memotong ucapan Carl sembari melakukan aktifitas paginya sebelum berangkat kuliah karena ia memiliki waktu yang sedikit untuk melakukan dua hal itu.


"Tapi aku benar-benar berubah untukmu! aku mengaku khilaf kemarin, dia menggoda ku terus terusan, tapi aku menolaknya kerana selalu ada kau di otakku, pada akhirnya ia membuka bajunya di depanku yang membuatku hilang akan pada... "


"Stooopppppp!!!! aku benci mendengar itu!! " teriak Senta menatap nyalang kekasih hatinya. "Kau lihat orang-orang di bawah sana!!! para penghianat yang hanya akan membuat kecewa, kau sama seperti mereka! untuk apa mempertahankan manusia seperti kalian? apa perlu aku ingatkan lagi untuk sekian kalinya kau membuat sakit hati ini hm! "


"Aku tidak mau, jangan tinggalkan aku sayang! " ucap Carl yang tiba-tiba berlutut di hadapan Senta, penuh permohonan karena ia bisa melihat keseriusan ucapan kekasihnya sedari tadi. " Aku sangat mencintaimu, aku khilaf!! aku tak mau berakhir, jangan!!! aku mohon!!! " lanjutnya.


"Hanya ada kesempatan kedua!! tidak untuk yang ke tiga! kita berjalan masing-masing saja, cari kehidupan yang kau inginkan dan begitu juga diriku! " ucap Senta mencoba menurunkan kemarahannya.


"Aku tidak mau! kau tetap kekasih ku! kau hanya milikku! tak ada yang berakhir di sini!!! " ucap Carl yang benar-benar tak mau karena cintanya yang besar.


"Maaf! " satu ucapan Senta yang menyiratkan penolakan atas ucapan Carl.


Yang tentu saja membuat Carl jadi naik darah mendengarnya, yang tadinya berlutut seketika berdiri menatap Senta dengan penuh amarah, mencengkram kedua bahu senta dengan cukup kencang.


"Ssstttttt!!! " desiran Senta yang cukup merasakan sakit akan hal itu.


"Aku bilang tak akan pernah ada perpisahan, hubungan ini akan tetap berjalan sampai kapan mu! kau hanya milikku Senta, jangan sampai membuatku menunjukkan kasar padamu hm! " tekan Carl yang terdengar mengerikan.

__ADS_1


"Aku tak akan merubah keputusanku! " ucap Senta yang menantang pria di depannya yang mulai memperlihatkan amarahnya, melepas cengkraman itu jauh lebih kasar yang menimbulkan sakit luar biasa di bahunya. "Ssstttt!!! " desiran kecil tak terlewatkan dari mulut senta karena tak bisa menahan rasa sakitnya.


Tak peduli akan hal itu, senta lebih memilih mengambil tas kuliahnya dan berlalu pergi. Tapi hal itu belum terjadi saat Carl merangkul tubuh senta cukup kuat dari arah belakang.


Cup.


Tak segan-segan Carl menciumi leher jenjang milik sang kekasih yang sudah pasti mendapatkan penolakan dari sang pemilik.


"Lepaskan aku! " berontak Senta yang malah semakin di peluk sangat erat oleh sang mantan baginya.


"Tak akan sebelum kau mencabut ucapanmu tadi! ! aku mencintaimu Senta! sangat mencintaimu!! dan kau juga sama! aku tak akan membiarkan berpisah begitu saja! jangan semakin menyakitimu dengan perpisahan ini!! pikirkan kembali!!! " ucap Carl terus memaksakan kehendaknya, entah semua sudah berubah obsesi atas memang hanya tak mau di tinggal dengan cintanya.


"Tapi kau sendiri penyebab semua rasa sakit ku! aku hanya ingin pergi dari rasa sakit ini!! lepas! aku ada kuliah pagi ini!! " ucap Senta yang semakin marah dengan perbuatan Carl.


"Kau masih bisa meminta waktu padaku! kenapa langsung memutuskannya! Jangan-jangan karena pria playboy yang kemarin mendekatimu iya!! kau kembali jatuh hati padanya dan meninggalkanku hm? aku tak akan membiarkan itu terjadi Senta!! oh, bukankah kau kemarin berbohong padaku kalau kau tak ada kuliah siang itu, dan terlihat dekat dengannya!!! " ucap Carl yang malah menuduh hal yang tak benar.


Ucapan Senta itu dapat membungkam mulut Carl yang berkata sembarangan, tak ada lagi yang bisa Carl katakan tapi ia tetap tak akan melepaskan kekasih yang begitu sangat ia cintai yang sempat begitu ia perjuangkan.


"Lepaskan sekarang juga! aku ada kuliah pagi ini! " ucap Senta penuh penekanan.


"Biar aku antarkan! " ucap Carl mulai melepaskan pelukan mereka.


"Tak perlu! " ucap Senta bergegas keluar dari kamarnya, takut Carl akan berubah pikiran dan menahannya kembali, karena jujur Senta sebenarnya takut saat pertama kali melihat amarah Carl yang mengerikan di wajahnya.


Carl juga mengikuti setiap langkah kekasihnya tanpa peduli dia berada di tempat yang tak tepat sekalipun.

__ADS_1


"Tunggu!!! semuanya tetap tak akan berakhir, kau tetap kekasihku! kau tetap akan menjadi milikku Senta!" ucap Carl tanpa peduli kalau ada orang tua Senta yang melihat drama percintaan mereka.


" Kenapa nak? " ucap papa senta bertanya sembari menghentikan langkah Carl.


"Tidak pa! hanya ada sedikit masalah yang membuat hubungan kami goyah! " ucap Carl tak memberitahukan masalah mereka dengan gamblang.


"Benarkah? tenang saja mama dan papa akan membujuknya untuk tak mempermasalahkan terlalu dan hubungan kalian kembali seperti semula! " ucap mama Senta yang begitu mendukung Carl.


"Ya papa akan membujuknya nanti! " ucap papa Senta yang juga menimpali.


Carl terdiam sesaat mendengar ucapan dua manusia menjijikkan itu, apa lagi tadi pagi ia juga sempat mendengar percakapan mereka saat akan menyusul sang kekasih, pada akhirnya mengurungkan niat itu dan berpura-pura keluar dari kamar mandi dan juga pura-pura tak tau apapun.


Ada rasa bahagia saat mendengar jawaban setan yang tak peduli dari mana ia berasal, tapi ia juga bisa memanfaatkan keserakahan orang tua kekasihnya untuk mendapatkan Senta seutuhnya.


"Aku ingin menikahinya segera? Aku sangat mencintai putri kalian, dan aku ingin memilikinya seutuhnya lalu membuatnya tak bisa pergi seenaknya dariku seperti ini!! apa boleh?? kalian akan mendapatkan keuntungan besar dariku jika bisa mewujudkannya! " ucap Carl yang mulai memanfaatkan identitasnya, ia akan melakukan segala cara agar tak kehilangan cintanya termasuk seperti apa yang ia lakukan sekarang.


.


.


.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2